Senin, 13 Juli 2020

Duh, Pria AS Ditagih Hampir Rp 50 Juta Setelah Negatif Virus Corona

Setelah kembali ke Miami bulan lalu dari perjalanan kerja di China, Osmel Martinez Azcue mendapati dirinya dalam posisi yang menakutkan. Ia mengalami gejala flu yang mirip dengan coronavirus terlebih negara yang ia kunjungi telah disebut sebagai negara endemik.
Dalam keadaan normal, Azcue mengatakan ia hanya pergi ke apotek untuk membeli obat penangkal virus. Namun kali ini berbeda. Pejabat kesehatan telah menekankan kewaspadaan penyakit pernapasan dan Azcue merasa memiliki tanggung jawab memastikan dirinya bebas dari COVID-19.

Setelah itu, ia pergi ke Rumah Sakit Jackson Memorial dan ditempatkan di ruangan tertutup. Perawat berjas putih menyemprortkan disinfektan sebelum ia masuk. Staf medis mengatakan dirinya harus menjalani CT scan namun Azcue mengatakan langsung saja tes virusnya.

Namun hasil pemeriksaan menunjukkan Azcue mengalami flu, bukan terinfeksi virus corona. Ia kemudian mendapat tagihan dari rumah sakit untuk membayar USD 3,500 atau hampir Rp 50 juta.

"Bagaimana mereka mengharapkan penduduk biasa berkontribusi untuk mengurangi risiko penyebaran orang ke orang jika rumah sakit membebankan kami USD 3,270 untuk pemeriksaan darah sederhana dan pembersihan saluran nasal?" katanya dikutip dari The Independent.

Rumah Sakit Jackson Memorial, tempat Azcue menerima tes-tesnya, memberi tahu Miami Herald bahwa ada lebih banyak tagihan untuk pria itu. Tidak jelas apa lagi yang harus dia bayar setelah dites virus corona.

Wanita Ini Lumpuh Gara-gara Pinjam Alat Make Up Temannya

 Wanita muda berusia 27 tahun asal Australia bernama Jo Gilchrist harus menelan kenyataan pahit. Ia lumpuh lantaran terkena infeksi serius akibat meminjam kuas make up milik temannya.
Bagi kebanyakan wanita, meminjam alat make up sudah menjadi kebiasaan. Namun kebiasaan itu membuat ibu muda ini lumpuh.

Awalnya, Jo meminjam kuas make up milik temannya untuk menutupi jerawat di wajahnya. Namun kemudian di hari valentine, ibu muda ini merasakan sakit yang luar biasa di tulang punggungnya. Belakangan diketahui sakitnya ini disebabkan oleh infeksi bakteri staphylococcus.

Jo dilarikan ke rumah sakit dan masih harus bolak-balik berobat. Sementara itu, dokter terus berupaya menyingkirkan bakteri tersebut.

"Awalnya aku merasa sedikit sakit punggung dan mengira itu akibat postur yang buruk. Namun, makin lama ini semakin parah," kata Jo.

Jo menjelaskan, dokter membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan penyebab sakitnya sampai ia mulai mati rasa.

"Mereka mengatakan, mati rasa ini dapat menjalar ke tangan lalu dada, dan ketika itu terjadi aku akan koma dan belajar untuk bernapas lagi," terangnya.

Saat ini ia diberikan antibiotik dengan dosis tinggi untuk membersihkan tubuhnya dari infeksi dan dirawat di rumah sakit selama tiga bulan.

"Saya sangat beruntung sampai ke tulang belakang saya, jika menyerang otak, aku akan meninggal dan jika terkena lengan atau kaki akan diamputasi," ujar Jo.
https://indomovie28.net/astro-boy-tetsuwan-atom-episode-6/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar