Kamis, 17 Desember 2020

Situs Pemda Kena Deface dengan Pesan Anti FPI, Pengamat: Bukan Hal Sulit

 Semalam, Selasa (16/12/2020), 10 situs milik dinas pemkab dan pemkot terkena serangan siber dalam bentuk deface dan membawa pesan anti Habib Rizieq dan FPI. Menurut pengamat, defacing ini bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.

"Sebenarnya untuk meretas situs bukan sesuatu yang sulit dan dengan memindai celah keamanan akan muncul situs-situs yang memiliki celah keamanan," ujar Alfons Tanujaya, pengamat keamanan siber dari Vaksincom kepada detikINET.


Menurutnya, bahkan ada komunitas hacker yang secara rutin mencari dan memindai celah keamanan di situs-situs, kemudian hasilnya dibagikan di komunitas tersebut.


Khusus untuk kasus 10 situs milik dinas pemkab dan pemkot tersebut, menurut Alfons dilakukan lewat celah keamanan dari Wordpress, yaitu celah smtp-plugin yang memang baru ditemukan pada Desember ini.


"Karena celah keamanannya baru maka banyak situs wordpress yang belum sempat menambal sehingga peretas bisa mengeksploitasi celah keamanan tersebut," jelasnya.


"Celah keamanan tersebut memungkinkan pengambilalihan akun admin sehingga memungkinkan deface," tambah Alfons.


Apa motifnya?

Saat ada yang melakukan defacing, atau mengubah tampilan sebuah situs, menurut Alfons ada beberapa motif dari si pelaku. Untuk kasus ini, kemungkinan motifnya adalah untuk menyampaikan pesan.


Namun ia menyayangkan cara penyampaian pesannya, yang dilakukan dengan tindakan melanggar hukum. Yaitu dengan mengubah situs milik pemerintah. Cara seperti ini menurutnya harus dihindari.


"Sebaiknya hal seperti ini dihindari karena kalau nanti semua pihak mengirimkan pesan dengan cara meretas situs, lama-lama bisa habis situs diretas hanya karena ingin menyampaikan pesan," pungkasnya.


Motif lain yang biasanya dilakukan pelaku deface adalah untuk memamerkan kemampuannya. Atau ada juga motif deface yang lain, yang dilakukan saat 'perang cyber'. Jika ini motifnya, maka situs yang diserang adalah situs negara yang menjadi musuh.

https://kamumovie28.com/movies/d-o-a-2/


Orang Terkaya Dunia Diprediksi Bakal Bangkrut Karena 3 Hal


CEO Amazon Jeff Bezos menjadi orang terkaya dunia berkat pundi-pundi yang dihasilkan dari perusahaannya. Namun, pakar retail Doug Stephens memprediksi Amazon bisa jatuh dalam dekade mendatang, bahkan bangkrut.

Di halaman website Business of Fashion miliknya, pendiri Retail Prophet dan penasihat sejumlah merek ternama di dunia ini meramalkan akhir perjalanan Amazon.


"Saya pikir dalam sepuluh tahun bisnis Amazon akan menurun dan ini hanya beberapa alasannya," tulis Stephens seperti dikutip dari Entrepreneur. Berikut ini tiga hal yang diprediksinya akan membuat Amazon dan Jeff Bezos bangkrut.


Amazon ikuti jejak Walmart


Salah satu alasan kemungkinan bangkrutnya raksasa ritel online ini adalah karena mengikuti pola yang sama dengan perusahaan lain. Stephens memberi contoh pada Walmart.


"Antara 1962 dan awal 2000-an, Walmart memimpin bisnis ritel, mengalahkan puluhan pesaing besar dan kecil. Pada 2010, Walmart secara mengejutkan telah membuka 4.393 toko. Lebih dari 3.000 di antaranya dibuka setelah tahun 1990," jelas Stephen.


Namun kemudian, setelah mengalami penurunan besar dalam penjualan pada tahun 2015, Walmart gagal lepas landas di ranah ritel online.


"Penurunan yang dialami sang raksasa yang dulunya tak bisa ditembus, telah menunjukkan bahwa bahkan perusahaan paling besar pun bisa jatuh," kata Stephens.


Amazon tawarkan efisiensi, tapi bukan pengalaman berbelanja


Sang pakar menganggap berbahaya jika Bezos berniat mempertahankan model operasional yang sama untuk jangka panjang.


"Dalam bisnis ritel, kita tahu bahwa pelanggan menginginkan harga murah, dan saya tahu hal itu benar adanya 10 tahun dari sekarang. Mereka menginginkan pengiriman cepat, mereka menginginkan banyak pilihan," ujarnya.


Namun, Stephens percaya bahwa orang tak hanya membeli karena mereka menginginkan produknya secepat mungkin. Mereka juga menginginkan pengalaman berbelanja yang lengkap seperti keluar rumah, menyentuh produk, membandingkan satu sama lain, mencoba hal baru atau mendapatkan inspirasi. Artinya, Amazon terbatas pada efisiensi pembelian online tapi tidak menawarkan pengalaman berbelanja yang diinginkan konsumen.

https://kamumovie28.com/movies/d-o-a/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar