Rabu, 16 Desember 2020

Intip 6 Ide Bisnis Kreatif di Xcelerate Business Competition

 Di zaman serba digital ini, ada banyak peluang untuk membangun sebuah bisnis. Dalam rangka mencetak creativepreneur di Indonesia, XL PRIORITAS bersama detikcom menghadirkan Xcelerate Business Competition. Adapun acara ini bertujuan sebagai wadah untuk mengumpulkan ide-ide bisnis yang kreatif.

Dari Xcelerate Business Competition, terdapat 6 finalis yang lolos ke grand final. Setiap finalis ini menghadirkan ide yang unik, bahkan belum pernah ada sebelumnya. Penasaran apa saja keenam ide bisnis dari mereka? Berikut ulasannya.


1. Healtea


Teh herbal mungkin memang sudah tidak asing lagi, tapi bagaimana kalau teh tersebut diseduh langsung dari daun atau bunganya? Di kompetisi ini, Muhammad Yazid Huda menghadirkan Heltea, sebuah teh herbal yang punya cara penyajian unik.


"Untuk penyajiannya, konsumen cukup ambil 4-5 bunga dan masukkan ke dalam gelas ukuran 250 ml, kemudian tuangkan air hangat lalu aduk. Untuk menambah rasa dapat ditambahkan madu atau perasan lemon," ujarnya dalam acara Xcelerate Business Competition, Selasa (15/12/2020).


Yazid juga menjelaskan Healtea memiliki banyak varian berbeda mulai dari greentea, rosebud tea, genmaicha tea, lavender tea, hingga blue butterfly tea. Lewat tagline #StayHealthyWithOurTea, Yazid mengatakan Healtea dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.


Bukan hanya itu saja, Healtea juga punya kemasan unik yang terbuat dari botol kaca dengan tutup kayu. Di setiap kemasan, Healtea juga menyertai filosofi dari setiap teh.


"Kami memastikan bahwa seluruh proses yang dilakukan akan terjamin kebersihan dan khasiatnya mulai dari supplier botol kaca, supplier bunga, dan box dipastikan merupakan supplier terbaik," paparnya.

https://trimay98.com/movies/riki-rhino/


2. The Syllogy Frame & Book


Ide bisnis selanjutnya adalah The Syllogy Frame & Book, sebuah hiasan meja atau dinding yang juga bisa dijadikan hampers untuk hadiah. Novianty Panjaitan mengatakan produk The Syllogy berbeda dari hampers kebanyakan, mengingat The Syllogy terbuat dari herbarium kering.


"Produk The Syllogy adalah produk hampers, namun berbeda dari hampers kebanyakan karena The Syllogy berisikan herbarium kering, yaitu tumbuhan yang diawetkan dengan metode biologi yang aman bagi makhluk hidup," katanya.


Jika umumnya produk hiasan hanya menjual nilai estetika, Novi juga menghadirkan ilmu pengetahuan dalam produknya. Pasalnya, The Syllogy akan memuat nama spesies, klasifikasi tanaman, dan kesan dan pesan yang berisi harapan atau kepribadian karakteristik penerima hampers.


"Produk The Syllogy bukan hanya menjual nilai estetika namun juga ilmu pengetahuan alam. The Syllogy juga bersifat fleksibel, yang artinya disesuaikan dengan permintaan customer dan penerima hampers," katanya.


Adapun The Syllogy akan memiliki dua jenis yakni The Syllogi Frame dan The Syllogy Book. Novo menyebut The Syllogy bisa bertahan selama 8 tahun karena terbuat dari bahan alami serta metodologi biologi yang mampu menolak gangguan rayap dan sejenisnya


3. Casing Bunglon HP & Laptop

Casing custom dengan inisial atau gambar mungkin terlihat biasa, namun bagaimana dengan casing bunglon? Ide dari Herlina Sidabutar ini memang bisa dibilang unik. Meskipun bernama casing bunglon, bukan berarti akan ada bunglon di casingnya.


"Casing bunglon merupakan produk custom yang unik dan belum terdapat pada produk casing yang marak beredar di pasaran. Casing bunglon ini menggunakan cat termokromik, cat ini merupakan sifat sensitivitas suhu. Apabila casing digunakan pada gadget yang mengalami peningkatan suhu tentunya desain dari casing tersebut dapat berubah seperti bunglon," katanya.


Bukan hanya unik, ide casing bunglon milik Herlina juga akan menggunakan limbah plastik. Dengan demikian, ide ini juga dapat menjadi solusi permasalahan plastik di Indonesia.


"Dari bahan baku, kami menggunakan limbah sampah plastik sehingga diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan sampah plastik," ungkapnya

https://trimay98.com/movies/tersanjung-the-movie/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar