Minggu, 12 Juli 2020

Terpopuler Sepekan: Viral Nama Unik 'Dita Leni Ravia'

Seorang pelajar dari Gunungkidul, Yogyakarta, beberapa waktu lalu ramai jadi perbincangan masyarakat karena memiliki nama yang unik. Pelajar tersebut bernama Dita Leni Ravia (17) yang jika diartikan dari bahasa Jawa artinya 'diikat dengan tali rafia'.
Memiliki nama unik terkadang menjadi bahan perundungan (bullyan) teman ataupun orang lain. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Leni karena ia selalu berpikir positif.

"Ya kalau saya tidak pernah terbebani, justru saya bangga punya nama Dita Leni Ravia. Saya juga tidak malu sama sekali karena nama itu pemberian dari orang tua saya," katanya saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

Leni mengaku beberapa temannya terkadang menertawakan nama uniknya. Namun tersebut tidak membuatnya berkecil hati.

"Ya kalau ada yang ketawa ketawa saya biasa aja sih Mas," ujarnya.

"Intinya positif thinking lah, mungkin dia ketawa karena nama saya unik dan lucu, bukan menertawakan yang jelek-jelek, itu saja," tambah Leni.

Bagaimana jika nama anak memiliki arti tertentu yang memancing olok-olok?

Veronica Adesla, seorang psikolog klinis dari Personal Growth, mengatakan potensi bullying terhadap nama mungkin saja terjadi. Terlebih jika memiliki kandungan makna tertentu yang dianggap negatif.

Akan tetapi, menurut Veronica semua tergantung dari respons masing-masing orang individu. Termasuk dalam kasus nama unik Leni yang viral tersebut.

"Ketika kita besar, kita tentu perlu berpikir secara rasional dalam menyikapi bila terjadi bullying. Yang pertama adalah pahami dan ingat kembali makna di balik nama yang diberikan orang tua. Bila tidak tahu, maka bertanyalah pada orangtua," saran Vero.

"Yang kedua, bersikaplah asertif. Bila memang merasa terganggu, sampaikan bahwa kamu tidak menyukai perilaku tersebut dan minta untuk tidak diulang kembali," pungkasnya.

Selain itu, Veronika mengatakan saat orang tua memberi nama ke anak hendaknya memperhitungkan kembali konsekuensi jangka panjang. Berbagai hal termasuk tradisi, budaya, dan agama, harus menjadi pertimbangan.

"Pemilihan nama akan menjadi doa dari orangtua agar anak memiliki kehidupan yang baik, sesuai dengan nama yang diberikan baik arti atau makna dari nama tersebut maupun tokoh dari nama yang diberikan tersebut," jelas Vero saat dihubungi detikcom.

Dikabarkan Positif Corona, Ini Riwayat Penyakit Amitabh Bachchan

 Aktor Bollywood Amitabh Bachchan positif Corona COVID-19 setelah mengeluh sesak napas beberapa hari terakhir. Ia kini diisolasi di rumah sakit bersama sang putra, Abhishek Bachchan (44), yang juga terinfeksi virus Corona.
"Saya positif COVID, dipindahkan ke rumah sakit. Pihak rumah sakit mengabarkan otoritas. Keluarga dan staf kini menjalani tes, hasilnya masih menunggu. Semua orang yang pernah dekat dengan saya selama 10 hari terakhir diharap segera memeriksakan diri," kata Amitabh Bachchan dan dikutip pada Minggu (12/7/2020).

Sebelum positif Corona, Amitabh Bachchan diketahui pernah mengidap beberapa penyakit. Mulai dari hepatitis B hingga tuberkulosis.

Pada tahun 2015, Amitabha Bachchan mengungkapkan dalam video kampanye UNICEF bahwa hatinya rusak hampir 75 persen setelah menerima transfusi darah dari orang yang terinfeksi hepatitis B. Saat itu ia mengalami kecelakaan serius dan membutuhkan transfusi darah.

"Waktu itu, aku menerima transfusi dari 60 unit kantong darah yang berasal dari 200 pendonor. Ternyata, beberapa kantong darah itu terinfeksi Hepatitis B. Hal itu menyebabkan aku tertular penyakit itu." kata Amitabh Bachchan seperti dikutip dari The Indian Express.

Pada tahun 2016, Amitabh Bachachan menginformasikan bahwa tahun 2000 ia pernah mengidap penyakit tuberkulosis (TB). Sangat mengidap penyakit TB, ia mengaku bahwa hari-harinya sangat sulit.

"Ini sangat tidak nyaman. Anda tidak bisa duduk atau berbaring. Sebagian besar waktu saya mengonsumsi 8-10 obat penghilang rasa sakit setiap hari." ucap Amitabha Bachchan seperti dikutip oleh PTI.

Setelah menjalani perawatan selama satu tahun Amitabh Bachchan dinyatakan sembuh dari penyakit TB.
https://nonton08.com/director/tommy-gormley/feed/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar