Kamis, 16 Juli 2020

Sinopsis Film Knock Knock, Dibintangi Keanu Reeves dan Ana de Armas

Film Knock Knock hadir di Bioskop Trans TV 15 Juli. Film bergenre drama-thriller ini tayang pada pukul 21.30 WIB.
Knock Knock merupakan film garapan Eli Roth. Sebelumnya, ia pernah memproduseri film Cabin Fever (2002) dan Hostel (2005).

Film berdurasi 99 menit ini mempertemukan Keanu Reeves dan aktris muda yang tengah naik daun, Ana de Armas. Selain itu, tampil pula Lorenzo Izzo, Aaron Burns dan Ignacia Allamand.

Knock Knock diadaptasi dari film berjudul Death Game yang dirilis pada 1970.

Sinopsis Knock Knock

Seperti dikutip dari detikHot, Knock Knock bercerita tentang seorang pria bernama Evan Webber yang diperankan Keanu Reeves. Suatu hari, ia menolak untuk pergi bersama istri dan anaknya karena cedera bahu yang ia alami.

Evan pun sendirian di rumah. Hingga kemudian, ada suara ketukan di pintu rumahnya.Saat Evan membuka, dua orang gadis bernama Genesis dan Bel mengatakan mereka mencari alamat rumah yang mengundangnya datang ke sebuah pesta.

Evan mempersilakan keduanya untuk masuk agar mereka dapat menggunakan internet mencari alamat rumah yang keduanya tuju. Alih-alih melakukan hal sesuai tujuan, Genesis dan Bel tiba-tiba menghilang ke kamar mandi ketika sopir yang menjemput mereka datang.

Evan sempat meminta kedua perempuan itu untuk pergi. Namun, Genesis dan Bel menolak. Keduanya menggoda Evan yang berujung ketiganya melakukan hubungan intim bertiga.

Evan kemudian marah saat mengetahui patung milik sang istri dirusak oleh Genesis dan Bel. Mengancam keduanya bakal dilaporkan pada polisi, Genesis dan Bel berbalik membuat Evan ciut dengan mengatakan keduanya masih di bawah umur.

Momen Evan dan dua gadis itu bersenang-senang berubah menjadi insiden ketika dirinya menemukan dua gadis itu merusak patung milik sang istri.

Keduanya berani bertindak kriminal dengan membunuh asisten istri Evan yang datang dan berencana membawa patung tersebut ke galeri.

Jangan lewatkan Knock Knock di Bioskop Trans TV 15 Juli pada pukul 21.30 WIB.

Suami Rela Pertaruhkan Nyawa Istri, Tolak Saran Dokter Demi 'Jihad Agama'

Setiap wanita yang melahirkan pasti memiliki pengalaman persalinan yang berbeda-beda. Banyak orang yang mengatakan bahwa melahirkan adalah proses antara hidup dan mati. Baik melalui proses persalinan secara normal maupun caesar, semuanya memiliki riskonya sendiri. Namun bagi orang yang telah melalui proses melahirkan secara caesar sebanyak 3 kali, maka tidak disarankan untuk kembali hamil dan melahirkan dalam waktu dekat karena nantinya akan berisiko tinggi bagi ibu dan bayinya.
Seperti dikutip dari M Star, sebuah postingan di Facebook Public Health Malaysia yang menceritakan tentang kisah seorang suami yang lebih memilih untuk membahayakan nyawa istrinya mendadak viral dan memancing kemarahan para warganet. Hingga kini postingan tersebut telah dibagikan lebih dari 5,9 ribu orang dan mendapatkan 1,1 ribu komentar.

Dalam postingan itu diceritakan bahwa sang istri telah melahirkan 5 orang anak di umur yang belum genap 30 tahun. Dua anaknya dilahirkan secara normal, sementara tiga lainnya secara caesar. Hal itu lantas membuat dokter menyarankan agar rahim sang istri diikat setelah melahirkan anak kelimanya. Namun tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh sang suami yang tidak disebutkan namanya.

Padahal sang dokter telah menjelaskan bahwa melahirkan secara caesar sangat berisiko dan jika dilakukan lebih dari tiga kali maka risikonya akan semakin besar. Jika sang istri dibiarkan melahirkan secara caesar sekali lagi maka risiko kematian dari ibu dan bayinya akan sangat tinggi. Selain itu, mengingat jarak mengandung sang istri yang sangat rapat dan berdekatan, akan lebih baik jika istrinya itu melakukan prosedur ikat rahim.

Tetapi walaupun telah dinasihati, sang suami tetap menolak dengan alasan 'jihad agama'. Tak hanya itu saja, suaminya juga meminta hanya dokter perempuan saja yang merawat istrinya dan mengaku tidak akan memberi anaknya vaksin.

"Si suami telah dikaunseling banyak kali namun masih tidak mahu menerima cadangan doktor tersebut. Katanya "jihad agama"," tulis postingan tersebut.

"Ibu masih muda. Anak pun masih kecil. Jika mengandung boleh menyebabkan risiko kehilangan nyawa ibu, hukum mengikat rahim isteri telah jatuh daripada haram kepada harus. Rujuk pada doktor dan juga pakar agama di pejabat agama jika anda musykil tentang perkara ini," tambahnya.

Banyak netizen yang mengaku geram dan kesal melihat reaksi dari suami yang tidak disebutkan namanya itu. Beberapa juga ada yang terlihat mengatakan bahwa perlu ada peraturan untuk melindungi wanita untuk kasus seperti yang satu ini.
https://indomovie28.net/director/rob-minkoff/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar