Terkendala software, perilisan Galaxy Fold 2 kemungkinan besar akan molor dari prediksi awal yang dijadwalkan meluncur Agustus 2020.
Menurut Max Weinbach dari XDA Developer, software untuk Galaxy Fold 2 masih jauh dari kata siap, dan itu hanya salah satu masalah yang membuat peluncurannya tertunda.
Seperti dikutip detikINET dari Slash Gear, adanya penundaan firmware tentunya berarti akan ada keterlambatan pada proses lain hingga ponsel lipat tersebut dapat diluncurkan.
Hal itu termasuk pengujian dan sertifikasi operator yang pasti ingin didapatkan Samsung, agar ponsel mahal lebih mudah didapatkan konsumen melalui subsidi operator.
Menurut Weinbach, sejauh ini bahkan belum ada pengujian perangkat tersebut oleh operator seluler. Yang muncul hanya Galaxy Note 20 dan anehnya, ada Galaxy Z Flip 5G juga dalam dalam daftar pengujian.
Galaxy Fold 2 rencananya akan menebeng peluncuran dua smartphone terbaru Samsung di bulan Agustus. Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra akan bersaing menarik perhatian panggung peluncuran Unpacked 2020 yang dijadwalkan 5 Agustus 2020.
Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra tentu saja akan menjadi bintang dari peluncuran ini. Namun selain dua flagship tersebut, seperti sudah disebutkan sebelumnya, akan ada Galaxy Fold 2.
Tak hanya itu, Galaxy Z Flip 5G, dan Galaxy S20 Fan Edition (Lite) juga kabarnya akan ikut memeriahkan Unpacked 2020. Galaxy Note 20 disebut-sebut akan langsung tersedia seminggu atau dua minggu setelah dirilis, dan Galaxy Fold 2 akan menyusul ketersediaannya pada September.
Namun mengingat adanya berbagai faktor yang menunda, termasuk waktu persiapan dari pengujian hingga peluncuran, Galaxy Fold 2 bahkan bisa saja belum akan dirilis hingga Oktober.
Goodbye Antre! Bayar Pajak STNK Gercep Pakai GoService
Pada masa pandemi seperti saat ini, perlu berbagai inovasi agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari dari rumah. Apalagi untuk menyelesaikan berbagai urusan administrasi publik yang biasanya memakan waktu dan melelahkan.
Salah satunya, bayar pajak dan mengurus administrasi motor atau mobil padahal masyarakat diimbau untuk membatasi keluar rumah. Sudah kebayang ribetnya menyiapkan dimulai dari pulang pergi dari rumah ke Samsat, antre sampe berdesakan. Belum lagi jika ternyata pelayanan ditutup karena volume pengunjung membludak.
Kalau bisa instan dan lebih mudah dalam mengurus hal-hal administratif seperti ini, siapa yang nggak tertarik.
Saat ini Gojek berikan solusi mudah untuk membayar pajak serta mengurus administrasi kendaraan bermotor melalui layanan terbarunya bernama GoService.
Layanan GoService yang merupakan kolaborasi Gojek dan platform JumpaPay ini meliputi perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan dan lima tahunan serta pengurusan balik nama dan blokir STNK. Layanan GoService saat ini bisa digunakan di area Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Melalui layanan ini, Gojek berharap pelanggan bisa lebih produktif untuk memproses pengajuan agar lebih singkat dan efisien yang semula memakan waktu 2-4 jam, kini cukup 5-10 menit saja atau 24 kali lebih efisien.
Salah satu pengguna GoService, Jusa M. Joesaki yang merupakan karyawan di salah satu perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit swasta di Jakarta mengatakan bahwa keunggulan GoService telah membantunya dalam urusan membayar pajak dan pengurusan administrasi kendaraan bermotor.
"Sebelumnya, saya harus menghabiskan waktu berjam-jam dalam membayar pajak dan mengurus administrasi kendaraan bermotor. Waktu saya habis di jalan sampe antre berdesakan. Pake GoService sekarang lebih efisien dan waktu saya banyak terselamatkan."
https://kamumovie28.com/shoukoku-no-altair-episode-7/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar