Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan penularan virus Corona ini terjadi melalui mikrodroplet atau droplet yang berukuran sangat kecil.
"Mikrodroplet ini akan melayang-layang dalam waktu yang cukup lama," kata Yuri dalam siaran langsung BNPB, Kamis (9/7/2020).
Yuri mengingatkan untuk disiplin dalam menerapkan protokol pencegahan COVID-19 agar terhindar dari penularan penyakit ini.
"Gunakan masker apa pun alasannya karena ini melindungi kita, kedua jaga jarak. Kemudian sering mencuci tangan dengan sabun," tegasnya.
Selain itu, Yuri menjelaskan ada beberapa cara untuk menghindari risiko penularan virus Corona melalui mikrodroplet di lingkungan kantor.
"Untuk kita yang bekerja di ruang tetap di ruang kerja kantor pastikan sirkulasi udara atau ventilasi ruang kerja kita setiap hari terganti udaranya," jelasnya.
"Kemudian sebisa mungkin kalau akses mendapatkan udara segar bisa dilakukan, lakukan itu," lanjutnya.
Tak hanya itu, Yuri juga menyarankan masyarakat yang menggunakan mobil untuk rutin membuka kaca jendela setiap di pagi hari agar sirkulasi udara bersih tetap terjaga.
Waspadai Gangguan Prostat, Begini Tips Gowes Aman bagi Kaum Lelaki
Pada umumnya, para pegowes sepeda sering mengalami kesemutan di daerah reproduksi akibat terlalu lama mengayuh sepeda. Bersepeda memang membawa segudang manfaat, tetapi jika kamu terlalu lama melakukannya, maka dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan organ intim, baik nyeri, hingga gangguan prostat.
Oleh sebab itu, solusi yang dapat kamu lakukan adalah mengganti sadel (tempat duduk) pada sepedamu. Gunakanlah sadel yang berukuran lebar. Hal ini dikarenakan semakin kecil ukuran sadel, maka semakin besar resiko tekanannya pada organ reproduksi.
Menurut dr Dwi Iswanto, SpU, dokter spesialis urologi Primaya Hospital di Bekasi Timur, ukuran sadel sangat berpengaruh terhadap kesehatan testis. Berbagai masalah bisa dihindari jika ukuran sadel yang digunakan cukup lebar.
"Baik testis, maupun selaput dara (pada wanita), tidak akan rusak asalkan ukuran sadelnya benar. Selain itu, pakailah celana khusus untuk bersepeda. Hal ini dikarenakan celana sepeda sudah dirancang khusus untuk melindungi organ reproduksi", jelas dr. Dwi.
dr Dwi juga mengingatkan untuk tidak melakukan kegiatan bersepeda selama lebih dari sembilan jam seminggu. Hal ini dikarenakan semakin lama kamu bersepeda, maka semakin besar juga potensi terkena gangguan prostat.
Lebih lengkap tentang tips bersepeda bisa disimak dalam video berikut
10 Provinsi dengan Pasien Corona Sembuh Lebih Banyak dari Kasus Baru
Pasien virus Corona yang sembuh di beberapa provinsi ini disebut lebih banyak daripada kasus positif Corona. Pemerintah pada Kamis (9/7/2020) mengumumkan penambahan kasus baru Corona sebanyak 2.657 orang, 1.066 dinyatakan sembuh, dan 58 meninggal dunia.
"Total sembuh hari ini adalah 1.066 sehingga total sembuh menjadi 32.651. Meninggal 58 orang jadi totalnya 3.417," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19 Achmad Yurianto dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube, Kamis (9/7/2020).
Berikut detail perkembangan kasus virus Corona di Indonesia pada Rabu (9/7/2020):
1. Jumlah kasus positif bertambah 2.657 menjadi 70.736
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 1.066 menjadi 32.651
3. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 58 menjadi 3.417.
Total ada 10 provinsi yang melaporkan penambahan kasus sembuh Corona lebih banyak dibandingkan kasus positif. Berikut sebaran provinsi yang melaporkan penambahan kasus sembuh lebih banyak dibandingkan kasus positif per 9 Juli:
Sulawesi Selatan
- Sembuh: 189
- Kasus baru: 130
Bali
- Sembuh: 92
- Kasus baru: 53
Papua
- Sembuh: 57
- Kasus baru: 27
Banten
- Sembuh: 24
- Kasus baru: 11
Kalimantan Utara
- Sembuh: 9
- Kasus baru: 8
Maluku
- Sembuh: 21
- Kasus baru: 8
Kalimantan Timur
- Sembuh: 8
- Kasus baru: 6
Kepulauan Riau
- Sembuh: 12
- Kasus baru: 3
Aceh
- Sembuh: 3
- Kasus baru: 1
Bangka Belitung
- Sembuh: 1
- Meninggal: 0
https://indomovie28.net/kesempatan-dalam-kesempitan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar