Pasien virus Corona yang sembuh di beberapa provinsi ini disebut lebih banyak daripada kasus positif Corona. Pemerintah pada Kamis (9/7/2020) mengumumkan penambahan kasus baru Corona sebanyak 2.657 orang, 1.066 dinyatakan sembuh, dan 58 meninggal dunia.
"Total sembuh hari ini adalah 1.066 sehingga total sembuh menjadi 32.651. Meninggal 58 orang jadi totalnya 3.417," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19 Achmad Yurianto dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube, Kamis (9/7/2020).
Berikut detail perkembangan kasus virus Corona di Indonesia pada Rabu (9/7/2020):
1. Jumlah kasus positif bertambah 2.657 menjadi 70.736
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 1.066 menjadi 32.651
3. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 58 menjadi 3.417.
Total ada 10 provinsi yang melaporkan penambahan kasus sembuh Corona lebih banyak dibandingkan kasus positif. Berikut sebaran provinsi yang melaporkan penambahan kasus sembuh lebih banyak dibandingkan kasus positif per 9 Juli:
Sulawesi Selatan
- Sembuh: 189
- Kasus baru: 130
Bali
- Sembuh: 92
- Kasus baru: 53
Papua
- Sembuh: 57
- Kasus baru: 27
Banten
- Sembuh: 24
- Kasus baru: 11
Kalimantan Utara
- Sembuh: 9
- Kasus baru: 8
Maluku
- Sembuh: 21
- Kasus baru: 8
Kalimantan Timur
- Sembuh: 8
- Kasus baru: 6
Kepulauan Riau
- Sembuh: 12
- Kasus baru: 3
Aceh
- Sembuh: 3
- Kasus baru: 1
Bangka Belitung
- Sembuh: 1
- Meninggal: 0
Cluster Secapa Dikarantina, Jubir Pemerintah Jamin Kasus Corona Tak Meluas
Pada Kamis (9/7/2020), ada 2.657 kasus baru virus Corona COVID-19 yang dilaporkan di Indonesia. Hal ini diketahui menjadi rekor penambahan kasus baru terbanyak dalam sehari.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menjelaskan Jawa Barat (Jabar) jadi provinsi yang menyumbang kasus baru paling banyak, yaitu 962 kasus. Sebagian kasus yang terjadi di Jabar didominasi dari cluster penularan di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI-AD di Bandung.
Pria yang akrab disapa Yuri ini mengatakan tim medis sudah mendapatkan konfirmasi 1.262 kasus COVID-19 di cluster Secapa TNI-AD sejak mulai diinvestigasi 29 juli lalu. Para peserta didik dan tenaga pelatihnya sudah dikarantina dan dalam pengawasan yang ketat.
"Seluruh kompleks pendidikan Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat di Bandung kita lakukan isolasi. Kita lakukan karantina dan kemudian kita larang untuk adanya pergerakan orang baik masuk ke dalam kompleks atau pun keluar," kata Yuri dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Kamis (9/7/2020).
"Pengawasan ini dilakukan secara ketat oleh unsur kesehatan dari Kodam III Siliwangi yang memantau terus-menerus sepanjang hari," lanjutnya.
Yuri meyakinkan agar masyarakat tidak perlu panik atau khawatir berlebihan. Ia menjamin kasus corona dari cluster Secapa TNI-AD tidak akan meluas.
"Kami memastikan bahwa tidak akan terjadi penularan keluar kompleks. Karena kita menjaga dengan ketat agar betul-betul pelaksanaan karantina kewilayahan bisa dijalankan secara maksimal," pungkasnya.
https://indomovie28.net/yu-gi-oh-vrains-episode-116-subtitle-indonesia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar