Pulau Sinabang di Provinsi Aceh punya penginapan yang sedikit berbeda. Lokasinya 'mengapung' di atas teluk.
Pada 28 Agustus hingga 5 Agustus 2019 lalu, Tim detikcom dan Bank BRI berkunjung ke Pulau Sinabang di Provinsi Aceh. Walau masuk Provinsi Aceh, tapi lokasinya berjarak sekitar delapan hingga 12 jam perjalanan via laut.
Di sana, detikcom sempat menginap di sebuah penginapan unik bernama Graha D'Fit. Lokasinya berada tak jauh dari Sinabang, tepatnya di Jalan Ibnu Abban GT Ulma, Air Dingin, Simeulue Timur.
Selain memiliki kamar yang berada di atas tanah, penginapan yang satu ini juga memiliki sejumlah unit kamar yang dibuat 'mengapung' di atas air. Bukan mengapung dalam artian sebenarnya, tapi dibuat berdiri di atas air layaknya rumah panggung.
Dari sejumlah kamar yang tersedia, ada satu rumah terapung yang terdiri dari tiga kamar. Dua di bawah, dan satu di bagian atas. Dari penginapan tersebut, traveler bisa langsung melihat panorama Teluk Sinabang dari depan jendela mau pun pintu.
Layaknya hotel, kamar di Graha D'Fit juga dilengkapi dengan AC atau pendingin ruangan. Jadi walaupun berlokasi di atas teluk, traveler tak usah terlalu khawatir akan kegerahan.
Tepat di bagian tengah penginapan, traveler juga bisa menjumpai ruang kumpul bergaya saung. Dari sana, traveler bisa bersantai sambil melihat panorama teluk nan indah.
Kekurangannya, penginapan ini tak didukung oleh variasi makanan saat breakfast atau sarapan. Rumah makan penginapan pun sudah tak beroperasi pada malam hari. sehingga traveler harus mencari makan di luar apabila lapar.
Rate kamarnya pun dimulai dari harga Rp 500 ribuan per malam. Mungkin bisa jadi rekomendasi bagi traveler yang mencari tempat penginapan dengan suasana berbeda saat berkunjung ke Sinabang.
Ikuti terus berita tentang ekspedisi di pulau-pulau terdepan Indonesia di tapalbatas.detik.com!
Budaya Khas Jerman Semarakkan Oktoberfest 2019 di Aryaduta
Festival budaya khas Jerman yakni Oktoberfest 2019 menyemarakkan perayaan ke-31 tahun Hotel Aryaduta di Jakarta kemarin. Festival dua mingguan menjelang akhir September ini merupakan tradisi tahunan Aryaduta dalam menyambut bulan Oktober.
"Sebagai penyelenggara Oktoberfest terlama di Jakarta, kami selalu menjadikannya acara yang terbesar dan paling meriah setiap tahunnya," ujar General Manager Aryaduta Dirk Fischbach Jakarta dalam keterangan tertulis, Selasa (24/9/2019).
Dirk Fischbach mengatakan festival rakyat terbesar dengan akar tradisi Bavaria ini juga dirayakan di berbagai kota di seluruh belahan dunia termasuk Jakarta. Oktoberfest merupakan bagian penting dari budaya Bavaria, yang telah diadakan sejak tahun 1810 ketika Putra Mahkota Ludwig menikahi putri Jerman, Therese of Saxony-Hildburghausen.
"Aryaduta Jakarta telah menjadi tuan rumah perayaan ini sejak tahun 1988 dan menjadikannya sebagai salah satu tradisi tahunan yang paling dinanti-nantikan," sebutnya.
Perayaan tahun ini telah berlangsung di The Ballroom Aryaduta Jakarta dan di area taman outdoor yang menyajikan dekorasi dengan gaya tradisional Bavaria dengan meja kayu panjang. Adapun panggung yang juga turut menampilkan Garmisch Partenkirchen Musikanten, serta band beranggotakan 10 orang yang didatangkan langsung dari Jerman.
"Pelayan dan pramusaji juga mengenakan kostum tradisional lederhosen, gaun dirndl dan Master Chef Simon Fraundorfer yang menyiapkan sajian Prasmanan otentik Bavaria yang terdiri dari berbagai macam sosis atau wurst tradisional serta goulash, weisswurst, bretzn, hidangan penutup khas Bavaria, dan lainnya," jelasnya.
Sebagai informasi, Festival Jerman kemarin ini banyak menghadirkan kompetisi yang menyenangkan khas Jerman yang diikuti oleh pengunjung yang hadir, seperti menunggang banteng, jug holding, menggergaji kayu dan masih banyak lagi. Beberapa tamu memenangkan hadiah undian termasuk door-prize menginap tiga hari dua malam di Aryaduta Bali.
"Kami berharap anda mendapatkan hari yang tak terlupakan dari sajian, acara, pelayanan, dan semarak tradisi dari Oktoberfest kami yang ke-31 kemarin. Sampai jumpa di tahun mendatang," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar