Baru-baru ini, istri dari mendiang Ustaz Jefri Al Buchori (Uje) mengungkap kisah yang dipendamnya selama ini, yakni sempat dipoligami. Pilunya, kisah itu dilaluinya saat berjuang melawan tumor kelenjar getah bening.
Awalnya, ia tak ingin mengumbar aib rumah tangganya. Namun akhirnya, ia bercerita pada keluarga tentang polemik percintaannya.
"Bahkan keluarga besar saya pun, saat mohon maaf ya, Uje poligami segala macam. Mungkin setahun setelah saya cerita ketika beliau meninggal," kata wanita bernama lengkap Pipik Dian Irawati, Rabu (5/5/2021).
Penyakit tumor kelenjar getah bening memang sempat ia kisahkan setahun lalu lewat akun YouTube keluarga Anang Hermansyah.
"Sempat ada kayak tumor kecil gitu, kelenjar getah bening di leher," terang Umi Pipik saat itu.
Mengenal tumor kelenjar getah bening
Dikutip dari Lymphoma News Today, tumor ini ada pada sel darah putih (limfosit). Jika limfoma tidak bersifat kanker, disebut limfoma jinak, pseudolimfoma, atau hiperplasia limfoid jinak (BLH).
Limfoma bisa berkembang saat limfosit tumbuh tak normal dan muncul sel-sel baru di antara sel yang mati. Tumor jinak ini biasanya terjadi pada kelenjar getah bening. Pertumbuhannya cenderung lambat dan tidak meluas ke jaringan atau bagian tubuh di sekitarnya.
Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti tumor getah bening. Namun, beberapa hal yang bisa memicu pertumbuhan tumor antara lain paparan radiasi, kebiasaan makan tertentu, stres, trauma atau cedera lokal, peradangan atau infeksi, dan obat-obatan.
Berikut beberapa gejala pada pengidap tumor kelenjar getah bening:
Muncul rasa nyeri saat menekan kelenjar yang bengkak
Kelenjar bengkak, bisa menimbulkan benjolan di leher atau bagian tubuh lain
Area kelenjar bengkak terasa lebih sensitif, tidak nyaman digerakan
Sakit di bagian perut dan timbul pembengkakan
Cepat kenyang walau makan sedikit
Sesak napas dan batuk berkepanjangan
Demam
Berat badan menurun drastis
Mudah lelah
Berkeringat malam hari
Anemia atau kekurangan sel darah merah
Derita Sakit Hati Berujung Sate Takjil 'Maut' Racun Sianida
Anak seorang driver ojek online asal Bantul meninggal dunia setelah tak sengaja memakan sate takjil beracun 'salah kirim'. Sate ini ayahnya dapat dari keluarga yang menolak kiriman lantaran tak mengenal identitas pengirim. Tak tahu bahwa sate tersebut diracun sianida, 'rezeki' itu menewaskan anaknya.
Diketahui, sate beracun tersebut dikirim oleh Nani Apriliani. Diduga, ide mengirim sianida tersebut diracik olehnya bersama seorang teman dekat dengan motif patah hati.
Psikolog menegaskan, kondisi psikis dan motif di balik aksi kriminal tidak boleh ditebak-tebak. Namun, banyak kasus kriminal dengan latar percintaan disebabkan pertahanan ego yang lemah.
"Orang dengan pertahanan ego yang lemah tidak bisa menerima mantan menikah dengan orang lain. Dia berusaha menyelamatkan egonya dan dia melakukan itu dengan meracuni. Akhirnya apa? Tidak ada kebijaksanaan, kedewasaan untuk bisa mengembangkan kemampuan diri sendiri dalam mengontrol egonya," terang psikolog Anastasia Sari Dewi, founder pusat konsultasi Anastasia & Associate pada detikcom, Rabu (5/5/2021).
Menurutnya, orang dengan mekanisme ego lemah cenderung menyalahkan orang lain jika dirinya dikalahkan. Misalnya, ego untuk merasa paling cantik, berharga, dan bernilai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar