Jumat, 20 Desember 2019

50 Pulau Terbaik Dunia, Salah Satunya di Indonesia

Survei yang dilakukan sebuah website memunculkan daftar 50 pulau terbaik dunia. Indonesia menyelipkan satu pulau di dalam daftar tersebut.

Daftar pulau terbaik dunia ini dirilis oleh Big 7 Travel, sebuah website berisikan informasi guide mengenai kota-kota dunia. Ada 50 pulau yang didaulat sebagai yang terbaik di dunia saat ini.

"Berdasarkan pilihan dari pembaca kami, skor agregat dari hasil-hasil sebelumnya di media, dan kontribusi dari tim redaksi Big 7 Travel, ini adalah pulau-pulau paling memesona untuk dikunjungi saat ini," tulis situs tersebut.

Ditambahkan bahwa survei yang dilakukan Big 7 Travel ini diikuti oleh 5.345 pembacanya mengenai destinasi wisata favorit mereka. Berikut daftarnya, yang menyertakan Bali sebagai salah satu pulau terbaik dunia saat ini:

50 Pulau Terbaik Dunia versi Big 7 Travel:

1. Flatey, Islandia
2. Palawan, Filipina
3. Espiritu Santo, Vanuatu
4. Sommaroy, Norwegia
5. Korcula, Croatia
6. The Aran Island. Irelend
7. Pemba Island, Zanzibar
8. Barbados
9. Lummi Island, Negara bagian Washington
10. Bora-bora, Prancis Polynesia
11. Pulau Rawa, Malaysia
12. Azores, Portugal
13. KohTao, Thailand
14. Capry, Italia
15. Pulau Freaser, Australia
16. Bali, Indonesia
17. Ibiza, Spanyol
18. Pulau Cape Breton, Kanada
19. Corsica, Prancis
20. Santorini, Yunani
21. Havelock Island, Andaman Islands, India
22. Kauai, Hawaii
23. Colonsay, Skotlandia
24. Aitutaki, Kepulauan Cook
25. Cebu, Filipina
26. Maldives
27. Curacao
28. Rangitoto Island, New Zealand
29. Sir Bani Yas - Abu Dhabi, UAE
30. Galapagos Islands, Ekuador
31. Gozo, Malta
32. Pulau Tengah, Malaysia
33. Grand Cayman, Kepulauan Cayman
34. Salt Spring Island, BC, Kanada
35. St. Barts, Karibia
36. Mont-Saint-Michel, Prancis
37. Laucala Island, Fiji
38. La Digue, Seychelles
39. Jicaro, Nicaragua
40. Cozumel, Meksiko
41. Koh Rong Samloem, Kamboja
42. Culebra, Puerto Riko
43. Formentera, Spanyol
44. Tobago
45. Oland, Swedia
46. St. Lucia, Karibia
47. Paros, Yunani
48. Chiloe, Chile
49. Mallorca, Spanyol
50. Con So'n, Vietnam

Sudah Tahu? Arab Saudi Punya Oasis Terbesar di Dunia

Daratan Arab Saudi sebagian besar adalah gurun. Namun tengah gurunnya terdapat oasis terbesar di dunia yang juga menjadi Warisan Dunia UNESCO.

Sejak mengumumkan beragam mega proyeknya dalam bidang pariwisata, semua hal tentang Arab Saudi pun menjadi sorotan. Salah satunya adalah bahwa negara kaya ini punya oasis terbesar di dunia yang diakui UNESCO.

Oasis ini bernama Al-Ahsa yang berada di semenanjung Arab bagian timur. Diintip detikcom dalam website UNESCO, Kamis (3/10/2019), oasis ini masuk ke dalam Warisan Dunia UNESCO sebagai daratan budaya yang berkembang.

Al-Ahsa bisa dikatakan sebagai lahan paling subur dan hijau di Arab Saudi. Kenapa tidak, di sini tumbuh dengan suburnya 2,5 juta pohon kurma kualitas terbaik, ragam sayuran, buah dan bisa ditumbuhi padi.

Apa itu Al-Ahsa?

Dalam bahasa Arab, Al-Ahsa berarti suara air yang mengalir di bawah tanah. Nama ini sangat cocok dengan Oasis Al-Ahsa yang memiliki 150 mata air hangat, dingin, dan panas yang mengalir secara alami di tanahnya.

Al-Ahsa tidak hanya sekedar nama oasis saja. Al-Ahsa juga menjadi nama lokasi yang merujuk ke wilayah perkotaan provinsi Al-Hofuf. Semua wilayah perkotaan di Hofuf disebut jyga dengan nama Al-Ahsa.

Bagi UNESCO, Al-Ahsa adalah Warisan Dunia yang patut dijaga dan merupakan daratan geokultural yang unik serta contoh luar biasa antara interaksi manusia dengan lingkungannya.

Dari penelitian, Al-Ahsa dipercaya telah ada semenjak sebelum adanya Islam, tepatnya sebelum tahun SM. Karena sumber air yang berlimpah, menjadikan Al-Ahsa sebagai daratan pertama di Arab Saudi yang dihuni manusia alias berpenduduk.

Karena itulah Al-Ahsa juga dikategorikan sebagai salah satu pemukiman tertua di Semenanjung Arab. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa oasis memiliki hubungan kuat dengan peradaban kuno di Levant, Mesir dan Mesopotamia.

Serta adanya saluran yang kuat membantu pergerakan perdagangan dan karavan yang masuk ke Arab Saudi. Bukti arkeologis juga menunjukkan bahwa manusia pertama di Al-Ahsa berasal dari milenium kelima SM.

Peradaban yang menghuni oasis ini dulunya berfokus pada pertanian. Terbukti dari ditemukannya sistem irigasi dan kanal yang canggih yang membawa air ke lahan pertanian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar