Ray Martell Moore adalah seorang model yang mungkin pernah kamu lihat dalam berbagai iklan. Penampilannya mungkin tidak familiar karena yang dijual Ray bukanlah wajah. Ray adalah pemilik tangan 'ganteng' yang sering dipekerjakan brand untuk jadi memegang produk dalam foto atau video. Meski model tangan tidak umum, profesi ini bisa menghasilkan miliaran rupiah per tahun.
Ray mulai jadi model tangan 10 tahun lalu. Tangannya yang dianggap ideal membawa pria tersebut mengantongi penghasilan hingga $75 ribu atau sekitar Rp 1,1 miliaran per tahun. Tak hanya bertugas untuk memegang handphone, jam tangan, atau makanan, Ray bahkan juga pernah menggantikan tangan Jay-Z dalam sebuah iklan.
Apa yang sebenarnya membuat tangan Ray terlihat bagus untuk dipasang dalam iklan? Ray sendiri berpendapat jika tangan dan jari-jarinya tampak ideal karena tidak terlalu besar atau kecil untuk memegang barang. Warna kulitnya juga dinilai netral sehingga bisa dengan mudah diedit jadi terang atau gelap sesuai dengan model utama atau kebutuhan.
Meski punya tangan yang sudah dianggap ideal, Ray tetap perlu merawat jari-jarinya. Tak cukup dengan pakai pelembap, Ray harus mengulaskan pelembap paling tidak 30 kali dalam sehari. Perawatan yang dilakukan Ray pun mungkin bisa jadi inspirasi kamu yang ingin tampilan tangan cantik dan awet muda.
"Kalau aku harus menghitung aku bisa mengulaskan pelembap 30 kali sehari. Aku menaruhnya di berbagai tempat di rumah untuk mengingatkan aku pakai pelembap. Ada orang yang pakai lotion atau oil, aku lebih suka pakai oil. Tubuh kita secara natural punya minyak jadi menggunakan minyak organik bagus menambahkan natural oil bagus untuk rejuvenasi dan hidrasi," ujarnya kepada Business Insider.
"Satu hal yang tidak boleh dilakukan sebagai model adalah cuci piring, paling tidak tanpa sarung tangan. Sabun atau detergen terlalu keras untuk kulit," kata Ray. "Satu kali aku pernah digigit kucing, akhirnya aku pakai concealer untuk memudarkan bekasnya," tambahnya.
Ray sendiri mengaku tidak menyangka jika tangannya bisa membawa banyak pekerjaan. Sebelum pandemi Corona, ia bisa mendapatkan dua sampai tiga panggilan dari brand dalam seminggu. Meski penghasilannya tidak menentu, Ray mengaku bangga dengan profesinya. "Aku terkejut karena tidak ada orang yang ingin jadi model tangan, itu hampir aneh tapi aku bangga. Aku melihatnya di mana-mana billboard, majalah, bus, di mana-mana," kata Ray.
Dibayar mahal, profesi sebagai model kadang tidak mudah karena ia harus memegang atau mengangkat benda dalam waktu lama dan di bawah penerangan. Agar tangannya kuat dan tidak berurat, Ray pun punya cara untuk menjaga tangan tetap cantik.
"Ketika istirahat, aku mengangkat tangan agar sirkulasi udara ke bawah jadi tanganku tidak tampak berurat. Tidak minum kopi selama syuting karena tangannya menjadi gemetar,"
Geger Mayat Pria-Wanita di Baturraden, Seks Bisa Picu Serangan Jantung?
Pasangan pria-wanita ditemukan meninggal di Baturraden, Jawa Tengah. Polisi meyakini, keduanya mengalami serangan jantung seusai berhubungan badan.
"Kondisinya memang sudah selesai mandi, dari posisinya laki-lakinya pakai sarung dan baju koko, tapi tidak menggunakan pakaian dalam. Perempuan pakai daster tipis tapi tidak menggunakan dalaman," Papar Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Berry kepada detikcom, Rabu (12/2/2020).
Berhubungan seks sebenarnya merupakan kegiatan yang normal dalam kehidupan manusia. Tetapi bagi para pengidap penyakit jantung, berhubungan seks bisa menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan. Mengapa?
Menurut penelitian, berhubungan seks dapat meningkatkan kemungkinan terkena serangan jantung. Para ilmuwan mengungkapkan bahwa pengidap penyakit jantung memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan jantung satu jam setelah berhubungan seks dibandingkan dengan mereka yang tidak berhubungan seks. Bagi mereka yang jarang berolahraga risikonya meningkat empat kali lipat.
Para ilmuwan di Karolinska Institute, di Stockholm, Swedia melakukan studi dengan mewawancarai 650 orang yang dirawat di rumah sakit dengan penyakit serangan jantung. Hampir setengahnya adalah laki-laki yang berusia 45 sampai 60 tahun. Beberapa di antara mereka adalah orang yang berhubungan seks sekitar dua jam sebelum terkena serangan jantung.
Menurut penelitian sebelumnya, sekitar satu dari 100 orang yang terkena serangan jantung disebabkan oleh aktivitas seksual, yaitu ketika detak jantung meningkat hingga 120 kali per menit dan tekanan darah naik.
Namun, Anda tidak perlu takut untuk berhubungan seks dengan pasangan karena para ilmuwan menyimpulkan bahwa berhubungan seks sekali dalam seminggu tidak memiliki risiko terkena serangan jantung. Walaupun berhubungan seks dapat meningkatkan risiko serangan jantung tapi kemungkinannya sangat kecil.
Dan untuk mengurangi risiko serangan jantung saat berhubungan seks, Anda bisa melakukan olahraga secara rutin dan menjaga pola makan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar