Minggu, 16 Agustus 2020

Sering Ngantuk di Siang Hari? Bisa Jadi Kamu Mengidap Hipersomnia

- Hipersomnia adalah gangguan tidur yang membuat pengidapnya merasa ngantuk berlebih di siang hari. Hal ini dapat terjadi bahkan bila orang tersebut sebetulnya sudah mendapat waktu tidur yang cukup lama di malam harinya..
Terdapat dua macam hipersomnia, yaitu primer dan sekunder. Hipersomnia primer disebabkan oleh masalah pada sistem otak yang mengontrol fungsi tidur dan bangun. Sedangkan hipersomnia sekunder menyebabkan seseorang sering merasa lelah, sehingga mempengaruhi penurunan konsentrasi dan tingkat energi.

Namun, tidak semua peristiwa ngantuk di siang hari bisa kamu sebut hipersomnia. Pada umumnya, orang yang mengalami hipersomnia adalah mereka yang memiliki sleep apnea, penyakit jantung, penyakit ginjal, depresi, dan fungsi tiroid yang rendah.

Studi dari The American Sleep Association menyatakan bahwa kondisi hipersomnia lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Orang yang sering merokok dan minum alkohol juga berisiko mengalami hipersomnia.

Dikutip dari healthline, gajala hipersomnia meliputi, energi yang rendah, perasaan mudah marah, gelisah, berpikir dan berbicara lebih lambat, kehilangan selera makan, dan memori otak yang sulit mengingat.

Hipersomnia bisa diatasi dengan cara berobat ke dokter. Hal ini dikarenakan setiap pasien hipersomnia memiliki penyebab yang beragam, sehingga perlu penanganan yang berbeda-beda.

Biasanya, dokter merekomendasikan jadwal tidur yang teratur, menganjurkan untuk menghindari kebiasaan buruk, seperti merokok dan minum-minuman beralkohol. Dokter juga menganjurkan diet tinggi nutrisi untuk meningkatkan energi dan memberikan resep obat khusus hipersomnia, seperti amfetamin, methylphenidate, dan modafinil.

Hidup Sehat, Ini Komposisi Nutrisi Ideal Tiap Porsi Makanan

Menjalani gaya hidup sehat menjadi fokus utama dalam menghadapi kehidupan new normal. Adapun gaya hidup sehat merupakan cara seseorang untuk menurunkan risiko terkena berbagai bentuk penyakit.
Untuk hidup sehat, seseorang harus bisa disiplin dalam hal memilih nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Melansir situs canadianliving, untuk seharinya dibutuhkan komposisi nutrisi seimbang dalam bentuk kalori, protein, karbohidrat, dan lemak di tiap porsi makanan. Adapun penjelasan dari setiap komposisi nutrisi yang ada adalah sebagai berikut.

Kalori

Dalam hal kalori, tubuh orang dewasa memerlukan sekitar 1.500-2.200 kalori yang mana 1.800 kalori adalah rata-rata konsumsi orang setiap harinya. Kalori tersebut dibutuhkan untuk menghasilkan energi dalam menjalankan aktivitas. Kalori bisa didapatkan dengan mengonsumsi protein, karbohidrat, dan lemak.

Protein

Kemudian dari segi protein dibutuhkan 50-14 gram protein setiap harinya. Cara mendapatkan protein tersebut cukup mudah. Dalam sekali porsi hidangan 75 gram daging sapi, ayam, atau ikan terdapat sekitar 18-22 gram protein dan dalam segelas susu terdapat 10 gram protein.

Karbohidrat

Untuk karbohidrat, bisa didapatkan dari berbagai macam makanan seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan, beras, dan sebagainya. Dalam sehari cobalah untuk mendapatkan karbohidrat dengan serat yang lebih menyehatkan untuk tubuh. Sekitar 25-35 gram karbohidrat dibutuhkan setiap harinya.

Lemak

Seseorang yang sedang menjalankan diet 1.800 kalori setidaknya harus mendapatkan 40-65 gram lemak setiap harinya. Lemak-lemak dalam bentuk baik bisa didapatkan dari minyak, kacang-kacangan,biji-bijian, dan ikan.

Lalu bagaimana dengan porsi makanan yang baik untuk mendapatkan seluruh nutrisi ideal tersebut? Dilansir dari laman hsph.harvard.edu, disarankan untuk mengisi satu porsi makanan dengan komposisi ½ piring diisi sayuran, ¼ piring diisi karbohidrat sehat (whole grains, buah-buahan, dll), dan ¼ piring diisi protein & lemak sehat (daging ikan, kacang-kacangan, dll).
https://indomovie28.net/colonia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar