Sebuah wilayah di Spanyol telah memberlakukan larangan merokok di tempat umum dan terbuka karena khawatir mengenai risiko penularan virus Corona. Larangan merokok ini termasuk di jalanan, bar, restoran, dan tempat lain di mana jarak sosial sulit diterapkan.
Wilayah barat laut Spanyol, Galicia, adalah daerah pertama yang menerapkan aturan ini, disusul oleh Kepulauan Canary. Kebijakan ini diambil saat Spanyol menghadapi tingkat infeksi COVID-19 terburuk di Eropa Barat.
Larangan merokok di Galicia diumumkan pada Rabu (12/8/2020) setelah para ahli kesehatan merekomendasikan tindakan pencegahan tersebut kepada pemerintah. Dilansir dari BBC, langkah tersebut juga didasari oleh penelitian yang dilakukan Kementerian Kesehatan Spanyol yang menguraikan hubungan antara merokok dan peningkatan penyebaran virus Corona.
Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa risiko infeksi COVID-19 meningkat karena orang yang merokok berpotensi menularkan droplet lewat hembusan napas. Perokok juga bisa terinfeksi saat mereka melepas masker dan menyentuh mulut saat merokok.
"Telah terbukti bahwa penggunaan tembakau, dalam bentuk apapun, memperburuk penyakit. Bukti saat ini menunjukkan bahwa merokok dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi untuk keparahan gejala," kata Presiden Regional Wilayah Galicia, Alberto Núñez Feijóo, dalam konferensi pers.
Pejabat di wilayah lain termasuk Madrid, Andalucia, dan Valencia juga dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk menetapkan larangan merokok.
Tindakan serupa telah diberlakukan di tempat lain, seperti di Afrika Selatan di mana penjualan rokok dan tembakau lainnya sudah dilarang sejak akhir Maret.
Ridwan Kamil Siapkan Fisik untuk Disuntik Vaksin Corona Sinovac
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil sedang mempersiapkan diri untuk melakukan penyuntikan vaksin Corona Sinovac. Seperti diketahui, orang nomor satu di Jabar itu mendaftar sebagai relawan uji klinis.
"Saya sedang persiapkan fisik untuk pengetesan vaksin. Saya belum dites, kemungkinan paling cepat minggu depan," kata Emil, sapaan karib Ridwan, di Gedung Pakuan Kota Bandung, Sabtu (15/8/2020).
Emil menegaskan sudah siap disuntik vaksin tersebut. "Secara psikologis baik, secara klinis juga baik, mohon doanya," ujarnya.
Pada penyuntikan vaksin nanti, Kang Emil akan didampingi Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kapolda Jabar Irjen Rudi Sufahriadi.
"Pak Pangdam dan Pak Kapolda juga sama (akan mengikuti uji klinis)," ucapnya.
Kang Emil juga menambahkan, dirinya belum dapat menyampaikan kapan dan di mana akan disuntik vaksin. Menurutnya, untuk perkiraan waktu jatuh pada tanggal 25 Agustus.
"Kemarin ada tanggal yang disampaikan, tanggal 25. Ternyata menurut prosedur kesehatan tanggal itu jangan dipublikasikan dulu," ucapnya.
"Tanggalnya akan saya cek lagi ke Bio Farma, saya bilang saya enggak bisa menghindari sebagai pejabat publik, ya agenda harian saya terbuka kepada masyarakat. Nanti saya sampaikan ke media, pastinya tanggalnya berapa, apakah bareng dengan Pak Pangdam dan Pak Kapolda, yang pasti secepatnya minggu depan," kata Emil menambahkan.
https://indomovie28.net/adventures-in-babysitting/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar