Senin, 14 September 2020

Viral Pewarna Makanan 'Karmin' dari Serangga Kutu Daun, Ini Faktanya

Sebuah video viral menunjukkan ada pewarna makanan yang terbuat dari serangga. Pewarna tersebut terkandung di dalam beberapa makanan dan minuman yang sering kita jumpai.
Video ini beredar di berbagai platform media sosial. Melalui video tersebut, diinformasikan ada pewarna alami berwarna merah yang dinamakan karmin.

"Karmin atau pewarna merah alami dengan kode E120, terbuat dari kutu daun sesuai yang ada di video tersebut," tulis seorang netizen dalam keterangan video yang diunggahnya.

Apa itu karmin dan dibuat dari apa sebenarnya?
Dikutip dari IAWP Wellness Coach, karmin merupakan pewarna alami yang terbuat dari serangga berjenis cochineal atau kutu daun. Serangga ini biasa hidup di daerah gurun dan menempel di tanaman kaktus.

Untuk membuat pewarna alami karmin, serangga cochineal akan disortir dan dijemur. Selanjutnya, serangga tersebut akan dihancurkan agar warna merah cerah dalam tubuh serangga itu bisa didapatkan untuk kemudian dijadikan pewarna alami.

Apakah pewarna alami karmin aman dimakan?
Pewarna alami karmin secara umum aman untuk dimakan, asalkan kamu tidak memiliki alergi terhadap pewarna ini.

Selain itu, pewarna alami karmin telah mendapatkan izin untuk dikonsumsi oleh Badan Pengawas Obat dan makanan (BPOM). Hal ini tertuang dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2013 Tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pewarna.

Sulit BAB Pagi Ini? Konsumsi 5 Buah Berikut Bisa Membantu

Masalah perut dan pencernaan bisa sangat mengganggu, apalagi jika membuatmu sampai sulit buang air besar (BAB) pagi ini. Biasanya disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk, terutama konsumsi makanan yang sedikit serat.
Gangguan pencernaan bisa menyebabkan kembung, mulas, mual, muntah dan juga uring-uringan. Ada banyak hal yang bisa membantu meredakannya secara alami, salah satunya dengan makan buah kaya serat.

Kamu bisa memakan buah ini apa adanya, dijadikan salad, smoothie, atau jus. Berikut penjelasannya seperti dikutip dari NDTV Food:

1. Apel

Satu buah apel bisa membantu pencernaanmu lebih baik. Apel tinggi akan serat pectin yang bisa meredakan sembelit dan diarea, tergantung dari apa yang dibutuhkan oleh tubuh. Pectin membantu memperbaiki pencernaan karena bisa terserap secara alami dan mampu mengikat kolesterol serta racun di dalam tubuh yang lalu dikeluarkan.

2. Kiwi

Mengonsumsi buah kiwi dapat membantu memperlancar pencernaan. Kiwi hijau mengandung enzim yang disebut actinidin yang bisa meningkatkan pencernaan protein. Kiwi juga mengandung efek laksatif sedang karena kandungan seratnya yang tinggi. Menurut buku 'Healing Foods' yang diterbitkan oleh DK publishing, konsumsi dua buah kiwi dapat memberimu 20 persen rekomendasi harian dari serat, yang membantu pencernaan dan kesehatan usus.

3. Pisang

Kandungan seratnya yang tinggi bisa memperbaiki kesehatan usus dan mempercepat proses pencernaan. Dalam buku 'Healing Foods' disebutkan pisang memiliki efek antacid yang bisa melindungi perut dari borok yang bisa bertumbuh di dinding usus dan menyingkirkan bakteri yang menyebabkannya. Antacid juga baik untuk meredakan heartburn atau mulas.

4. Jambu merah

Jambu merah bisa menjadi solusi dari berbagai macam masalah perut, sebab buah ini menjadi salah satu sumber serat yang banyak. Faktanya dibandingkan dengan buah lain, hanya dalam satu buah jambu merah bisa memenuhi 12 persen rekomendasi harian dari serat, yang sangat baik untuk kesehatan pencernaanmu.

5. Mangga

Buah mangga mengandung enzim yang bisa membantu pencernaan dan proses pencernaan protein, dan juga serat, yang bisa memperlancar aliran makanan dan kotoran melalui saluran pencernaan. Manfaat jangka panjang dari serat diet termasuk menurunkan risiko terkena kanker usus, penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
https://nonton08.com/escape-from-pleasure-planet/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar