Rabu, 09 September 2020

Target Vaksin Corona Merah Putih Siap Produksi Massal April 2021

Semakin hari, vaksin Corona Merah Putih melaporkan beberapa perkembangan yang baik. Hingga saat ini proses vaksin Corona disebut Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro sudah mencapai 50 persen.
"Bahwa lembaga Eijkman sudah memulai upaya pengembangan vaksin dengan platform protein rekombinan dan saat ini prosesnya sudah mencapai 50 persen," beber Menristek dalam siaran pers di Sekretariat Presiden melalui kanal YouTube Rabu (9/9/2020).

"Targetnya akhir tahun ini uji pada hewan sudah bisa diselesaikan. Sehingga awal tahun depan sudah bisa menyerahkan bibit vaksin tersebut kepada PT Bio Farma, untuk kemudian dilakukan formulasi produksi dalam rangka uji klinis," lanjutnya.

Setelah uji klinis 1,2 dan 3 selesai, maka selanjutnya akan diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal ini untuk mengetahui apakah vaksin sudah aman digunakan.

Setelah melalui persetujuan BPOM, barulah vaksin Merah Putih akan diproduksi dalam jumlah besar. Dilengkapi dengan vaksin yang didatangkan dari kerja sama pihak luar negeri.

"Perkiraannya di bulan ke-empat 2021 kita bisa memproduksi dalam jumlah besar dan nantinya akan melengkapi vaksin COVID-19 yang awalnya akan didatangkan dari kerjasama dengan pihak luar terutama Sinovac China, G42 yang berasal dari Uni Emirat Arab (UEA).

Menggunakan isolat virus SARS-CoV-2 Indonesia
Menristek menjelaskan bibit vaksin Corona Merah Putih ini menggunakan isolat virus SARS-CoV-2 di Indonesia. Hal ini untuk memastikan vaksin yang dipakai cocok untuk warga negara Indonesia.

"Bahwa bibit vaksin menggunakan isolat virus yang digunakan di Indonesia sehingga berharap akan cocok menjaga daya tahan tubuh warga negara Indonesia terhadap virus COVID-19 sendiri," pungkasnya.

Ahli Ungkap 5 Tempat Berisiko Tinggi Penularan Corona di Kantor

Tidak sedikit penambahan kasus Corona berawal dari klaster perkantoran. Tanpa disadari, ternyata ada beberapa tempat yang berisiko tinggi penularan Corona di kantor.
Dikutip dari Mirror, Dr Tomasz George, kepala ilmuwan di ViraxCare, mengungkap beberapa hotspot atau tempat yang paling rentan menularkan virus Corona COVID-19 di kantor. Salah satunya, toilet disebut berisiko tinggi penularan Corona.

Berikut 5 tempat yang paling tinggi risiko penularan Corona.

1. Toilet
Toilet menjadi salah satu tempat yang berisiko tinggi penularan Corona di kantor. Penggunaan masker di kamar mandi sangat penting, bisa jadi ada penularan dari aerosol saat seseorang yang terinfeksi COVID-19 menyiram feses mereka tanpa menutup toilet.

Partikel-partikel dari feses bisa saja menyebar sekitar 1 meter dari toilet. Hal ini diyakini sama menularnya dengan penularan rute lain.

Pastikan juga untuk selalu menutup toilet sebelum menyiram feses. Cuci tangan hingga bersih selama 20 detik usai menggunakan fasilitas toilet umum.

2. Ruang terbatas
Penularan virus Corona menjadi rentan terjadi di ruangan terbatas seperti lift. Perusahaan sebenarnya harus membatasi jumlah orang dalam ruangan yang kecil dan masker perlu selalu dipakai.

Selain itu, memastikan ventilasi yang memadai juga penting untuk mencegah risiko penularan Corona melalui udara. Virus Corona yang bertahan di udara, penyebarannya juga bisa dibantu oleh AC.

3. Dapur kantor
Sederet peralatan di dapur kantor juga berisiko menularkan Corona. Maka dari itu, mesin kopi dan peralatan yang dipakai bersama bisa secara tidak sadar membuat risiko penularan Corona semakin tinggi.

Alangkah baiknya untuk langsung membersihkan peralatan bersama maupun pribadi setelah digunakan. Cuci atau bersihkan tangan sebelum dan sesudah menggunakan peralatan dapur.

4. Tombol lift
Tombol lift berisiko tinggi penularan Corona karena paling sering disentuh. Jika virus Corona terdapat dalam permukaan tombol lift dan secara tidak sadar kamu menyentuh bagian hidung, mulut, maupun mata, tentu berisiko tertular Corona.

Pastikan untuk mengantisipasi hal ini dengan menggunakan sarung tangan saat menyentuh lift, atau selalu memakai hand sanitizer bila tidak sempat mencuci tangan. Tetapi, cuci tangan dengan air mengalir selama 20 detik lebih disarankan.

5. Gagang pintu
Gagang pintu juga dapat menularkan virus Corona COVID-19 karena dipakai banyak orang. Seseorang bisa menghindarinya dengan menggunakan 'kait pegangan' untuk menghindari tangan langsung menyentuh gagang pintu.
https://cinemamovie28.com/friends-young-mother-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar