Fitria Yusuf yang dikenal sebagai sosialita dengan segudang profesi rupanya baru saja menjadi mualaf. Fitria masuk Islam di Masjid Lautze dengan didampingi ayahnya tokoh muslim Tionghoa Jusuf Hamka.
Kabar Fitria Yusuf masuk Islam ini disampaikan langsung oleh ayahandanya Jusuf Hamka. Melalui akun Instagramnya, Yusuf dengan mengucapkan takbir, mengatakan putrinya memeluk Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 12 Maret 2020.
"Putri saya, Fitria Jusuf telah mengucapkan Dua Kalimat Syahadat dng dibimbing Ustaz Zaitun Rusmin ( Majelis Ulama Indonesia). Semoga ananda Fitria Jusuf, Feisal dan Farid Hamka bisa meralisasikan dan meneruskan Cita2 sy dlm membangun 1000 mesjid *Babah Alun* Amien yra," tulis Jusuf Hamka.
Jusuf Hamka dikenal sebagai pendiri Warung Nasi Kuning Podjok Halal khusus untuk fakir miskin dan duafa. Dia juga seorang mantan Direktur Pengelola Tol PT Citra Marga Nusaphala Persada tbk. Saat ini Fitria Yusuf lah yang meneruskan jabatan ayahnya itu.
Selain mendirikan Warung Nasi Kuning Podjok Halal, Jusuf Hamka juga membangun masjid di kolong tol yang dinamai Masjid Babah Alun. Saat ini menurut Jusuf baru ada tiga Masjid Babah Alun. Dia menargetkan membangun dua masjid lagi hingga penghunjung 2020.
Mengenai Fitria Yusuf, sosok wanita cantik ini bukan orang asing bagi pecinta fashion dan gaya hidup. Dia populer di Instagram karena kerap mengunggah inspirasi fashion dan kecantikan.
Fitria sendiri dalam kesehariannya bukan hanya berprofesi sebagai Direktur PT Citra Marga Nusaphala Persada tbk. Dia menekuni berbagai macam bidang. Dalam wawancara dengan Wolipop beberapa waktu lalu, penulis buku Little Pink Book: Jakarta Style & Shopping Guide itu mengungkapkan alasannya bekerja di segala bidang.
"Saya memang orangnya passionate dalam segala bidang, kalau itu halal apa pun saya kerjakan. Di mana ada opportunity kalau saya lihat itu bisa menjanjikan kenapa nggak," kata Fitria yang pernah bekerja sebagai Fashion Market Editor di sebuah majalah itu.
5 Dampak Positif Kulit Ketika Setop Pakai Makeup Selama Sebulan
Di masa karantina mandiri di rumah terkait virus Corona, aktivitas menggunakan makeup menjadi jauh berkurang. Mungkin hanya sesekali tampil dengan makeup jika ada meeting di Zoom. Hal ini tentu saja memberikan dampak positif bagi kulit wajah.
Makeup memang dapat memberikan ilusi wajah yang tampak lebih cantik dan flawless. Namun jika sudah terlalu sering merias wajah, maka tak jarang timbul masalah-masalah kulit seperti tersumbatnya pori-pori, komedo dan jerawat. Dalam masa karantina ini, otomatis kulit wajah melakukan detoksifikasi karena tidak menggunakan makeup. Inilah lima dampak positif jika tidak pakai makeup selama sebulan:
1. Kondisi Permukaan Kulit Jadi Seimbang Lagi
"Dengan tidak menggunakan foundation dan blush on, kulit dibiarkan kembali seimbang dari minyak dan hidrasi," jelas Nadia Kihiczak, MD, dermatologi dari New York.
Ditambahkannya, tanpa memakai riasan, pencucian wajah yang berlebihan dan penggunakan toner untuk menghilangkan makeup jadi lebih berkurang. Hal tersebut membuat kulit kembali keadaan normal.
2. Jerawat Berkurang
Makeup yang menempel di permukaan kulit bisa menyebabkan produksi sebum yang meningkat. Seperti yang kita tahu jika sebum meningkat di kulit, maka memicu jerawat. Sehingga tidak pakai makeup memberikan efek positif, salah satunya adalah berkurangnya jerawat.
"Seringkali produk riasan meningkatkan produksi minyak, sehingga tidak menggunakan makeup bisa mengurangi wajah berminyak, tersumbatnya pori-porinya dan jerawat," jelas dermatologi Hedley King, MD dari New York.
https://kamumovie28.com/twinkle-twinkle-lucky-stars/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar