Kamis, 10 September 2020

Amankah Minum Sisa Air yang Dibiarkan Semalaman?

Pada umumnya, kita sering melakukan hal sepele, seperti menyisakan air di dalam gelas sebelum tidur, agar bisa diminum kembali setelah bangun. Rupanya, kebiasaan tersebut tidak baik untuk kesehatan.
Dikutip dari Readers Digest, air yang dibiarkan di gelas terbuka tidak akan benar-benar bersih seperti kelihatannya. Debu, serpihan, bahkan bisa saja nyamuk yang lewat di atas gelas, dapat menjatuhkan sesuatu ke dalam air.

Selain itu, menurut dr Marc Leavey, MD, seorang spesialis perawatan primer di Mercy Medical Center, menyampaikan bahwa air liur kita juga berpotensi membawa bakteri. Hal ini menyebabkan air yang ada di gelas akan terkontaminasi bila didiamkan dalam waktu yang lama.

"Air liur kita mengandung banyak bakteri, demikian juga kulit bibir kita. Itu sebabnya sisa air yang dibiarkan berjam-jam sebenarnya sudah mengandung bakteri," kata dr Marc.

Tidak hanya itu, botol minum yang tertutup rapat pun sebenarnya bukan wadah yang baik untuk menyimpan air dalam waktu yang lama. Terlebih jika kita sudah pernah meminumnya. Hal ini dikarenakan bagian atas botol yang sudah kontak dengan mulut membuat air menjadi terkontaminasi.

3 Manfaat Minum Kopi di Pagi Hari

 Pagi hari rasanya tak lengkap tanpa secangkir kopi. Bagi penggemarnya, minuman ini memang paling nikmat dinikmati sembari bersiap-siap memulai aktivitas.
Ternyata bukan cuma nikmat lho, kopi punya segidang manfaat bagi kesehatan. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

1. Merangsang otak
Kopi terkenal dengan kandungan stimulan kafein di dalamnya. Zat inilah yang diserap ke aliran darah dan bergerak menuju ke otak. Hal ini membuat kopi sangat mempengaruhi fungsi otak, seperti meningkatkan memori, kewaspadaan, dan fungsi mental.

2. Membakar lemak
Salah satu fungsi kafein adalah membakar lemak. Sebuah studi menunjukkan bahwa kafein secara khusus dapat meningkatkan pembakaran lemak sebanyak 10 persen pada orang obesitas dan 29 persen pada orang kurus.

3. Mencegah depresi
Kafein dapat memicu hormon dopamin yang membuat seseorang menjadi bahagia. Selain itu, sebuah studi Harvard yang diterbitkan pada tahun 2011 mengungkapkan bahwa wanita yang minum 4 cangkir kopi atau lebih per hari, memiliki risiko 20 persen lebih rendah untuk mengalami depresi.

3 Penyebab Mr P Berbau Amis

Penis yang sehat tidak memiliki bau yang mengganggu. Sehingga, jika penis memunculkan bau tidak sedap dan menyengat, itu tandanya penis mengalami masalah kesehatan.
Umumnya, penis berbau menyengat disebabkan pria tidak menjaga kesehatan pada organ intimnya, seperti rutin mencuci penis setelah buang air kecil. Jika dibiarkan, kondisi penis akan bertambah parah dan memerlukan perawatan medis.

Dikutip dari Healthline, 3 penyebab penis berbau amis:

1. Penumpukan smegma
Smegma merupakan pelumas alami yang menjaga kelembapan penis. Penumpukan smegma akan terjadi, ketika Anda tidak menjaga kebersihan penis.

Pada umumnya, smegma kerap muncul di kepala penis dan di bawah kulup. Jika smegma menumpuk, akibatnya muncul bau amis dan sakit pada penis.

2. Infeksi jamur
Infeksi jamur dapat mempengaruhi bau tidak sedap pada penis. Hal ini karena jamur candida muncul dan berkembang biak di penis.

Jika mengalami infeksi jamur, sangat penting mencari perawatan medis. Sebab, jika tidak diobati, dapat menimbulkan infeksi dan komplikasi lebih lanjut.

3. Infeksi saluran kencing (ISK)
ISK memang sering terjadi pada wanita. Namun, tidak menutup kemungkinan pria juga terkena. Pria yang mengalami ISK akan merasakan sakit saat buang air kecil.

Jika tidak segera diobati, menimbulkan nanah pada penis. Sehingga, penis menjadi bau amis.
https://indomovie28.net/a-woman-a-gun-and-a-noodle-shop/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar