Kurang bergairah saat melakukan hubungan seks dengan pasangan? Tak perlu khawatir, mungkin libido kamu sedang turun.
Menurut ahli gizi dari Harley Street, London, Rhiannon Lambert, mengonsumsi beberapa makanan tertentu sebelum berhubungan seks dapat meningkatkan gairah seksual.
"Beberapa makanan tertentu dapat meningkatkan gairah seks, karena nilai gizinya yang berperan dalam melancarkan aliran darah kita," kata Lambert, dikutip dari New York Post.
"Makanan yang mengandung vitamin, mineral, dan asam amino tertentu dapat membantu meningkatkan gairah seksual," lanjutnya.
Berikut 4 makanan peningkat libido atau gairah seksual yang bisa kamu coba sebelum bercinta.
1. Kacang-kacangan
Kandungan seng (zat mineral) pada kacang almond dan mete berfungsi untuk meningkatkan aliran darah ke organ seksual. Ini membantu kita agar mudah terangsang dan mengalami kenikmatan seksual saat bercinta.
Selain itu, kacang kenari, kacang tanah, dan biji bunga matahari juga mengandung L-arginine, yaitu asam amino yang berfungsi untuk mengobati disfungsi ereksi.
2. Apel
Sama seperti anggur merah, apel juga memiliki kandungan antioksidan quercetin. Antioksidan ini berperan dalam meningkatkan sirkulasi darah dan meredakan gejala prostatitis atau interstitial cystitis (IC).
Prostatitis merupakan peradangan pada kelenjar prostat yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan testis dan nyeri saat ejakulasi.
3. Dark chocolate
Dark chocolate atau cokelat hitam mengandung banyak phenylethylamine, yaitu senyawa yang berfungsi memproduksi endorfin dalam tubuh. Endorfin yang dihasilkan pun sama rasanya seperti yang diproduksi saat berhubungan seks.
4. Ikan salmon
Ikan salmon terkenal memiliki kandungan asam lemak omega-3. Lemak ini baik untuk kesehatan jantung dan mencegah penumpukan plak di pembuluh darah, sehingga aliran darah pun menjadi lancar termasuk ke organ seksual.
Omega-3 juga berfungsi untuk meningkatkan kadar dopamin di otak, sehingga memicu gairah seksual.
Viral Air Mineral Tinggi Zat Besi Bisa 'Nyetrum', Ini Klarifikasi BPOM
Di media sosial beredar informasi yang menyebut beberapa merek air mineral berbahaya untuk diminum. Alasannya karena air mineral disebut memiliki kandungan logam, spesifiknya tinggi zat besi.
Beberapa video di Youtube misalnya menunjukkan bagaimana orang-orang 'menguji' kadar zat besi pada air mineral dengan mencelupkan adaptor atau steker yang dialiri listrik dan tersambung ke lampu. Air disebut memiliki kandungan logam tinggi saat lampu bisa menyala.
"Gimana kita bisa sehat kalau yang diminum airnya paku direbus," ujar seorang pria dalam salah satu video Youtube yang diunggah pada 30 Juni 2020.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memberi klarifikasi bahwa air mineral kemasan secara umum memang mengandung mineral yang bisa menghantarkan listrik. Namun, kandungannya masih dalam batas aman untuk konsumsi sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 78/M-IND/Per/11/2016.
Kementerian Kesehatan juga sudah mengatur standar kandungan zat besi pada air mineral dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/Menkes/Per/IV/2010.
"Badan POM melakukan penilaian terhadap keamanan, mutu, dan gizi produk pangan sebelum diedarkan di wilayah Indonesia, termasuk kandungan cemaran sesuai standar keamanan dan mutu produk pangan yang telah ditetapkan," tulis BPOM di situs resminya seperti dikutip pada Kamis (2/7/2020).
"Badan POM tidak akan memberikan izin edar terhadap produk AMDK yang memiliki kandungan cemaran melebihi batas yang ditentukan," lanjutnya.
Masyarakat diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar di media sosial.
https://indomovie28.net/cast/jo-wheatley/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar