Sabtu, 12 Desember 2020

Tembus 600 Ribu Kasus Positif, Ini Kilas Balik Wabah Corona di Indonesia

 Kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia tembus angka 600 ribu di bulan kesepuluh. Terjadi penambahan 6.310 kasus positif pada Jumat (11/12/2020), sehingga total menjadi 605.243 kasus.

Sementara itu, jumlah pasien sembuh bertambah 4.911 kasus menjadi 496.886 kasus. Sementara pasien meninggal bertambah 175 kasus menjadi 18.511 kasus.


Berdasarkan data yang dihimpun Worldometers, Indonesia saat ini berada di urutan ke-20 negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak di dunia, dan urutan ke-4 di Asia. Dari jumlah kematian, Indonesia menempati urutan ke-17 di dunia dan urutan ke-3 di Asia.


Dikutip dari covid19.go.id, peta sebaran COVID-19 menunjukkan bahwa Indonesia mengkonfirmasi 2 kasus pertama pada 2 Maret 2020. Perkembangan kasus sejak saat itu terangkum sebagai berikut:


2 Maret 2020: Kasus pertama

Positif 2

Sembuh 0

Meninggal 0


25 Juni 2020: Tembus 50 ribu kasus

Positif 50.185

Sembuh 20.449

Meninggal 2.620

Jeda waktu dari kasus pertama: 115 hari


27 Juli 2020: Tembus 100 ribu kasus

Positif 100.303

Sembuh 52.164

Meninggal 4.838

Jeda waktu dari 50 ribu kasus: 32 hari


22 Agustus 2020: Tembus 150 ribu kasus

Positif 151.498

Sembuh 105.195

Meninggal 6.594

Jeda waktu dari 100 ribu kasus: 28 hari


8 September 2020: Tembus 200 ribu kasus

Positif 200.035

Sembuh 142.958

Meninggal 8.230

Jeda waktu dari 150 ribu kasus: 17 hari


22 September 2020: Tembus 250 ribu kasus

Positif 252.923

Sembuh 184.298

Meninggal 9.837

Jeda waktu dari 200 ribu kasus: 14 hari


4 Oktober 2020: Tembus 300 ribu kasus

Positif 303.498

Sembuh 228.453

Meninggal 11.151

Jeda waktu dari 250 ribu kasus: 12 hari


16 Oktober 2020: Tembus 350 ribu kasus

Positif 353.461

Sembuh 277.544

Meninggal 12.347

Jeda waktu dari 300 ribu kasus: 12 hari


28 Oktober 2020: Tembus 400 ribu kasus

Positif 400.483

Sembuh 325.793

Meninggal 13.612

Jeda waktu dari 350 ribu kasus: 12 hari

12 November 2020: Tembus 450 ribu kasus

Positif 452.291

Sembuh 382.084

Meninggal 14.933

Jeda waktu dari 400 ribu kasus: 15 hari


23 November 2020: Tembus 500 ribu kasus

Positif 502.110

Sembuh 422.386

Meninggal 16.002

Jeda waktu dari 450 ribu kasus: 11 hari


3 Desember 2020: Tembus 550 ribu kasus

Positif 557.877

Sembuh 462.553

Meninggal 17.355

Jeda waktu dari 500 ribu kasus: 10 hari


11 Desember 2020: Tembus 600 ribu kasus

Positif 605.243

Sembuh 496.886

Meninggal 18.511

Jeda waktu dari 550 ribu kasus: 8 hari

https://nonton08.com/movies/scarlet-innocence/


Soal Pre Order Vaksin Corona di RS, Ini Penegasan Jubir Vaksinasi COVID-19


Sejumlah rumah sakit mulai membuka PO atau pre order vaksin COVID-19. Salah satunya Rumah Sakit UII (Universitas Islam Indonesia) di Kecamatan Pandak, Bantul.

Direktur Utama Rumah Sakit UII, Widodo Wirawan menyebut antusiasme warga untuk melakukan pre order vaksin COVID-19 cukup tinggi, terbukti dengan sudah adanya peminat.


Meski demikian, pre order vaksin COVID-19 di rumah sakit mengundang rasa penasaran. Selain karena harga vaksin mandiri belum ditentukan, status vaksin COVID-19 yang ada saat ini masih menunggu EUA (Emergency Use Authorization) alias belum bisa digunakan.


Juru bicara vaksin Corona Prof Wiku Adisasmito ikut menanggapi kemunculan pre order atau PO vaksinasi COVID-19 di beberapa rumah sakit. Ditegaskan, hingga saat ini belum ada kebijakan terkait hal tersebut.


"Belum ada kebijakan pemerintah tentang hal tersebut," tegasnya saat dihubungi detikcom Jumat (11/12/2020).


Vaksin COVID-19 yang sudah tiba di Indonesia diketahui belum mendapatkan izin penggunaan darurat atau EUA. Diperkirakan izin penggunaan darurat baru bisa keluar di Januari 2021 minggu kedua hingga ketiga.


Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menjelaskan mundurnya pemberian EUA terkait vaksin COVID-19 dikarenakan beberapa data uji vaksin Corona yang belum bisa dilengkapi hingga Desember 2020.


Lalu berapa harga pre order vaksin COVID-19 yang ditawarkan RS? Baca di halaman berikut.

https://nonton08.com/movies/house-with-a-nice-view/

5 Cara Jitu Bikin Sperma Makin Tokcer

 Sperma yang sehat dapat membuat pria merasa lebih percaya diri saat berhubungan seks. Selain itu, sperma yang sehat juga dapat mempercepat terjadinya pembuahan saat bertemu sel telur yang dapat menyebabkan kehamilan.

Sperma yang sehat juga perlu sering digerakkan untuk meningkatkan kesuburan. Hal lain yang menandakan sperma sehat juga dilihat dari bentuknya, yakni memiliki kepala dan ekor yang panjang dan kuat.


Dikutip dari Healthline, berikut 5 cara yang dapat dilakukan oleh para pria dalam menjaga kesehatan sperma:


1. Mengatur pola makan

Makanan yang Anda konsumsi, tentu berpengaruh pada kesehatan sperma. Cobalah untuk memperbanyak makan daging tanpa lemak serta mengurangi asupan makanan cepat saji. Beberapa jenis makanan lain yang dapat meningkatkan gerak sperma:


- Vitamin B-12

Vitamin ini dapat ditemukan dalam daging, ikan, dan produk susu. Vitamin B-12 melindungi sperma dari peradangan dan stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas berbahaya di tubuh.

https://nonton08.com/movies/extreme-job/


- Vitamin C

Makanan seperti jeruk, buah beri, kentang, tomat, dan bayam, berkontribusi tinggi untuk kesehatan sperma. Vitamin C dalam makanan-makanan tersebut dapat membuat pergerakan sperma lebih baik.


- Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan salah satu jenis makanan yang dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seks. Sebuah studi tahun 2018 terhadap 119 pria menemukan, bahwa mengonsumsi kacang almond, kenari, dan hazelnut selama periode 14 minggu, dapat meningkatkan jumlah sperma.


- Likopen

Likopen memberi warna merah pada tomat dan semangka. Kandungan ini dapat mengurangi spesies oksigen reaktif (ROS) yang bisa merusak DNA dan melukai sperma. Mengonsumsi empat sampai delapan miligram likopen sehari dapat meningkatkan jumlah sperma.


Olahraga teratur juga dianjurkan agar sperma makin tokcer. Baca di halaman berikut.


2. Olahraga secara teratur

Beberapa olahraga ringan dapat meningkatkan jumlah, gerakan, dan bentuk sperma. Kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat memengaruhi kadar testosteron, yang berpengaruh pada hasrat seks.


Cobalah berjalan kaki selama 20 menit dan melakukan push-up. Hindari gerakan yang terlalu berat, seperti bersepeda, jogging, dan mendaki gunung, karena dapat menurunkan fairah seks.


3. Memilih penggunaan boxer atau celana biasa

Sebuah studi tahun 2018 menemukan, bahwa pria yang mengenakan celana boxer memiliki sperma 17 persen lebih banyak daripada pria yang mengenakan celana dalam. Namun, hal ini tidak bisa dijadikan patokan karena pola hidup juga berpengaruh pada kesehatan sperma.


4. Mengurangi konsumsi kafein

Pria yang sering mengonsumsi kafein dan minuman soda, berisiko besar mengalami penurunan jumlah sperma. Mengkonsumsi lebih dari tiga cangkir sehari minuman berkafein, baik kopi, minuman berenergi, atau minuman soda, dapat mempersulit terjadinya pembuahan.


5. Minum suplemen

Beberapa vitamin dapat dikonsumsi oleh para pria untuk meningkatkan kesehatan sperma dan memudahkan terjadinya pembuahan. Vitamin C sebagai peningkat jumlah dan motilitas sperma, serta Vitamin D untuk meningkatkan testosteron, dapat dijadikan pilihan bagi para pria.

https://nonton08.com/movies/house-with-a-good-view-2/