Kamis, 16 April 2020

Kenali 10 Gejala Infeksi Virus Corona yang Kerap Ditemui

Hingga kini para ilmuwan di berbagai negara tak henti-hentinya mempelajari virus Corona COVID-19. Bahkan beberapa gejala baru dari penyakit ini pun mulai ditemui oleh para ilmuwan.

Demam, batuk, dan sesak napas merupakan gejala umum yang kerap ditemui dari setiap kasus virus Corona. Berikut ini adalah sepuluh gejala yang bisa mengindikasikan seseorang terinfeksi COVID-19, seperti dikutip dari CNN.

1. Sesak napas
Umumnya sesak napas bukanlah gejala awal dari infeksi virus Corona, tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. Jika dada terasa sesak dan tidak bisa mengambil napas cukup dalam, sebaiknya perlu bertindak cepat untuk segera konsultasikan ke dokter.

2. Demam
Demam merupakan gejala umum dari infeksi virus Corona. Suhu tubuh yang sudah melebihi angka 37,7 derajat celcius, maka patut diwaspadai.

Dr William Schaffner, seorang profesor kedokteran pencegahan dan penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine mengatakan pengambilan suhu tubuh yang paling baik adalah pada saat sore hari.

"Salah satu gejala demam yang paling umum adalah suhu tubuh Anda naik di sore hari, dan sore hari itu adalah cara umum dari virus untuk menghasilkan demam," jelas Schaffner.

3. Batuk kering
Batuk kering merupakan gejala umum lainnya dari virus Corona. Batuk itu terasa mengganggu dan sakit di bagian dalam dada.

"Itu berasal dari tulang dada yang mengatakan tabung bronkial (saluran pernapasan) Anda meradang atau teriritasi," ucap Schaffner.

4. Menggigil
Menurut para ahli, tidak semua orang memiliki reaksi yang parah dari infeksi virus Corona. Beberapa mungkin tidak menggigil atau sakit sama sekali.

Orang lain mungkin mengalami kedinginan, kelelahan, sakit pada sendi dan otot, yang dapat membuatnya sulit untuk mengidentifikasi apakah ini hanya flu biasa atau karena virus Corona.

Jika gejala menggigil ini dirasakan selama lebih dari seminggu, maka patut diwaspadai dan segera konsultasi ke dokter.

5. Linglung
Pusat Pencegahan dan pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan perasaan linglung atau ketidakmampuan untuk fokus dan waspada mungkin bisa menjadi tanda-tanda serius bahwa perawatan darurat perlu dilakukan. Terlebih jika dibarengi dengan ciri-ciri seperti bibir kebiru-biruan dan sesak napas.

6. Masalah pencernaan
"Dalam sebuah studi di luar China di mana mereka melihat beberapa pasien yang paling awal, sekitar 200 pasien, mereka menemukan bahwa gejala pencernaan atau lambung (gastrointestinal) terjadi di sekitar setengah dari pasien," ucap Kepala Koresponden Medis CNN, Dr Sanjay Gupta.

Studi ini menggambarkan adanya beberapa kasus unik yang di mana gejala awal adalah masalah pencernaan seperti diare dan seringkali tanpa disertai demam.

7. Mata merah
Penelitian dari China, Korea Selatan dan di negara lain menunjukkan bahwa sekitar 1-3 persen orang yang terinfeksi virus Corona menderita konjungtivitis, umumnya dikenal sebagai mata merah.

Konjungtivitis adalah suatu kondisi peradangan pada lapisan jaringan tipis disebut konjungtiva yang menutupi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata.

8. Kehilangan penciuman
Pada beberapa kasus infeksi virus Corona dari ringan hingga sedang, menghilangnya rasa penciuman menjadi salah satu gejala awal penyakit ini.

"Ini disebut anosmia, yang pada dasarnya berarti hilangnya penciuman, tampaknya merupakan gejala yang berkembang pada sejumlah pasien," jelas Gupta.

"Ini mungkin terkait dengan hilangnya selera nafsu makan, kami tidak yakin tapi itu jelas sesuai yang harus diwaspadai," lanjutnya.

9. Kelelahan
Bagi sebagian orang, kelelahan ekstrem bisa menjadi tanda awal virus Corona. Laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan hampir 40 persen dari 6.000 orang yang terkonfirmasi positif penyakit ini mengalami kelelahan.

10. Sakit kepala dan tenggorokan
Laporan dari WHO juga menemukan hampir 14 persen dari hampir 6.000 kasus virus Corona di China memiliki gejala sakit kepala dan tenggorokan, sementara hampir 5 persen lainnya menderita hidung tersumbat.

Tentu ini bukan tanda-tanda paling umum dari infeksi virus Corona, tetapi justru lebih mirip dengan pilek dan flu. Faktanya, banyak gejala COVID-19 yang menyerupai dengan flu, termasuk sakit kepala, kelelahan dan masalah pencernaan. Gejala lainnya bisa menyerupai pilek atau alergi seperti sakit tenggorokan dan hidung tersumbat.

Wanita Ini Tertular Corona dari Anaknya yang Tak Jalani Karantina Rumah

Beberapa negara di dunia termasuk Indonesia menerapkan aturan 'karantina rumah' bagi mereka yang baru saja kembali dari tempat yang terinfeksi virus Corona COVID-19. Bahkan pemerintah Indonesia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan mudik guna menekan tingkat penyebaran virus Corona COVID-19.
Mengutip Nation Thailand, sebuah kasus di Thailand membuktikan betapa pentingnya menjalani karantina rumah sesuai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Seorang wanita Thailand diketahui menyebarkan virus Corona COVID-19 pada ibunya setelah menolak untuk melakukan karantina rumah padahal ia baru saja kembali dari luar negeri.

dr Opass Putcharoen, Kepala Emerging Infectious Diseases Clinical Center Chulalongkorn University menyampaikan informasi ini melalui Facebook pada Selasa (7/4/2020). Ia mengatakan sebagian besar orang yang datang dari luar negeri tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda infeksi awal. Karenanya perlu untuk melakukan karantina rumah.

Sementara itu beberapa kasus bahkan diketahui terkait seseorang yang masih bisa menularkan virus Corona COVID-19 tanpa menunjukkan gejala apa pun. Begitu juga yang terjadi pada wanita ini, ia tidak menunjukkan gejala virus Corona Covid-19 dan merasa baik-baik saja.

Sehingga ia memilih untuk tidak mengisolasi dirinya sendiri. Dia pulang ke rumah, melakukan kontak dekat dengan dengan ibunya, dan tanpa sadar menularkan virus Corona COVID-19 pada ibunya.

"Wanita ini baru mulai menunjukkan gejalanya saat ibunya terinfeksi virus Corona COVID-19. Sang ibu mengidap flu selama enam hari meskipun hasil rontgen paru-parunya tampak normal," kata dr Opass.

Namun, ia mengalami kesulitan bernapas beberapa hari kemudian dan harus dirawat di unit perawatan intensif (ICU). dr Opass kemudian menekankan pentingnya karantina sendiri dan mendesak semua orang untuk mematuhi aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kenali 10 Gejala Infeksi Virus Corona yang Kerap Ditemui

Hingga kini para ilmuwan di berbagai negara tak henti-hentinya mempelajari virus Corona COVID-19. Bahkan beberapa gejala baru dari penyakit ini pun mulai ditemui oleh para ilmuwan.

Demam, batuk, dan sesak napas merupakan gejala umum yang kerap ditemui dari setiap kasus virus Corona. Berikut ini adalah sepuluh gejala yang bisa mengindikasikan seseorang terinfeksi COVID-19, seperti dikutip dari CNN.

1. Sesak napas
Umumnya sesak napas bukanlah gejala awal dari infeksi virus Corona, tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. Jika dada terasa sesak dan tidak bisa mengambil napas cukup dalam, sebaiknya perlu bertindak cepat untuk segera konsultasikan ke dokter.

2. Demam
Demam merupakan gejala umum dari infeksi virus Corona. Suhu tubuh yang sudah melebihi angka 37,7 derajat celcius, maka patut diwaspadai.

Dr William Schaffner, seorang profesor kedokteran pencegahan dan penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine mengatakan pengambilan suhu tubuh yang paling baik adalah pada saat sore hari.

"Salah satu gejala demam yang paling umum adalah suhu tubuh Anda naik di sore hari, dan sore hari itu adalah cara umum dari virus untuk menghasilkan demam," jelas Schaffner.

3. Batuk kering
Batuk kering merupakan gejala umum lainnya dari virus Corona. Batuk itu terasa mengganggu dan sakit di bagian dalam dada.

"Itu berasal dari tulang dada yang mengatakan tabung bronkial (saluran pernapasan) Anda meradang atau teriritasi," ucap Schaffner.

4. Menggigil
Menurut para ahli, tidak semua orang memiliki reaksi yang parah dari infeksi virus Corona. Beberapa mungkin tidak menggigil atau sakit sama sekali.

Orang lain mungkin mengalami kedinginan, kelelahan, sakit pada sendi dan otot, yang dapat membuatnya sulit untuk mengidentifikasi apakah ini hanya flu biasa atau karena virus Corona.

Jika gejala menggigil ini dirasakan selama lebih dari seminggu, maka patut diwaspadai dan segera konsultasi ke dokter.

5. Linglung
Pusat Pencegahan dan pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan perasaan linglung atau ketidakmampuan untuk fokus dan waspada mungkin bisa menjadi tanda-tanda serius bahwa perawatan darurat perlu dilakukan. Terlebih jika dibarengi dengan ciri-ciri seperti bibir kebiru-biruan dan sesak napas.