Kamis, 16 April 2020

Positif Corona, Kakek-Nenek Ini Meninggal Sambil Berpegangan Tangan

Sepasang kekasih kakek-nenek asal Mississippi, Amerika Serikat, meninggal dunia setelah berpegangan tangan untuk yang terakhir kalinya akibat infeksi virus Corona COVID-19.
Dikutip dari New York Post, Jerry Austin Williamson dan istrinya, Frances Jewel Bond Williamson, keduanya berusia 72 tahun dan meninggal bersama pada hari yang sama hanya berjarak selama enam menit.

Sepasang kekasih ini telah menjalani pernikahan selama lebih dari 50 tahun. Mereka berdua dikenal sebagai pasangan tua yang suka berlayar, bahkan dalam waktu setahun bisa melakukan 20 kali perjalanan.

"Mereka sering berlayar, dan jika saya tidak salah sepertinya setiap kali mereka pulang dari kapal pesiar, mereka akan jatuh sakit," kata Pastor Gereja Baptis Pantai Long Utara, Rick Clark.

Jadi ketika kerabat dan teman-temannya mengetahui pasangan itu terkena sakit setelah pulang dari berlayar, mereka menganggap itu adalah hal yang normal.

"Tetapi ketika kami mengetahui bahwa Frances memakai ventilator, Jerry memanggil saya tepat setelah itu terjadi dan kamu bisa melihat air mata di wajahnya," ujar Clark.

Sepasang kekasih itu pun pada akhirnya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona COVID-19. Keduanya di rawat di Rumah Sakit Gulfport Memorial, hingga akhirnya meninggal dunia.

Bisakah Virus Corona Bertahan di Dalam Kulkas?

 Ahli virologi, dr Warner Greene, di San Fransisco menyarankan untuk mendisinfeksi semua barang belanjaan sebelum ditaruh di kulkas. Hal ini untuk mengantisipasi barang belanjaan tersebut aman dari virus Corona COVID-19.
Namun benarkah virus Corona COVID-19 dapat bertahan di kulkas?

Mengutip NBCbayarea, sebuah studi tahun 2010, American Society for Microbiology, meneliti efek suhu dan kelembaban pada virus corona SARS yang terkait erat dengan virus Corona COVID-19 (SARS-CoV-2). Dalam penelitian tersebut para ilmuwan menemukan bahwa virus dapat bertahan dalam suhu di bawah 4,4 derajat celcius.

Greene, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan bahwa itu adalah alasan mengapa ia perlu merekomendasikan semua orang untuk mendisinfeksi barang belanjaannya sebelum ditaruh di kulkas. "Intinya adalah, Anda tidak akan pernah memasukkan apa pun ke lemari es Anda tanpa didekontaminasi terlebih dahulu," katanya.

Greene mengatakan ada beberapa langkah yang bisa memastikan makananmu aman sebelum ditaruh di kulkas seperti berikut.

- Siapkan mangkuk yang sudah berisi disinfektan berbahan dasar alkohol. "Ada dua hal yang dapat melarutkan membran coronavirus. Anda dapat menggunakan alkohol atau mencucinya dengan sabun dan air," ujarnya.

- Cara lain adalah dengan menambahkan sabun ke dalam air hangat. Lalu rendam handuk dalam larutan pembersih dan peras. Gunakan handuk basah untuk menyeka permukaan setiap wadah makanan secara menyeluruh. Pastikan kamu melakukannya di permukaan yang bersih seperti meja yang sudah didisinfeksi.

- Dekontaminasi wadah makanan sebelum dimasukkan ke kulkas.

Meski belum ada penelitian pasti terkait virus Corona COVID-19 dapat bertahan hidup pada suhu tertentu, dr Greene menyarankan hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kemungkinan risiko penyebaran.

Viral! Cerita Miris Dokter yang Lihat PDP Keluyuran Tak Isolasi Mandiri

Cuitan seorang dokter bernama dr Gia Pratama yang mengajak seorang pasien dalam pengawasan (PDP) untuk diisolasi di rumah sakit, viral di media sosial. Kisah ini ia bagikan melalui akun Twitter pribadi miliknya @GiaPratamaMD, Senin (6/4/2020).

"3 hari lalu saya menangani PDP, masih umur 20an, saya minta dia utk isolasi di rs, dia menolak keras, padahal masih ada satu ruangan lagi," tulis dr Gia pada postingannya di Twitter yang sudah di retweet lebih dari 2.600 kali hingga Rabu (8/4/2020).

"Saya jelasin abis2an tentang penularan. Tetap Ngotot bgt minta isolasi di rumah, Sampe tanda tangan perjanjian utk bener2 isolasi di rmh," lanjutnya.



dr. Gia Pratama
@GiaPratamaMD
3 hari lalu saya menangani PDP, masih umur 20an, saya minta dia utk isolasi di rs, dia menolak keras, padahal masih sisa satu ruangan lagi. 

Saya jelasin abis2an tentang penularan.

Tetap Ngotot bgt minta isolasi di rumah, Sampe tanda tangan perjanjian utk bener2 isolasi di rmh.

Lihat gambar di Twitter
2.455
19.31 - 6 Apr 2020
Info dan privasi Iklan Twitter
2.965 orang memperbincangkan tentang ini

Namun sayangnya, pasien itu tidak menepati janji untuk melakukan isolasi di rumah. dr Gia pun cukup mengecewakan hal itu, karena perilaku seperti ini jika dibiarkan bisa berdampak pada kelangsungan penyebaran virus Corona di Indonesia.

"Magrib tadi, pulang dari RS, saya melihat laki2 yang sama, sdg naik motor berdua sama seorang perempuan, ktawa ketiwi, tanpa masker sama sekali," ucap dr Gia.

"Rasanya kyk patah hati. Brp byk yg kyj gini. Isolasi diri hnya tinggal janji. Tibat2 pesimis corona bisa segera pergi dari negeri ini," tuturnya.

Positif Corona, Kakek-Nenek Ini Meninggal Sambil Berpegangan Tangan

Sepasang kekasih kakek-nenek asal Mississippi, Amerika Serikat, meninggal dunia setelah berpegangan tangan untuk yang terakhir kalinya akibat infeksi virus Corona COVID-19.
Dikutip dari New York Post, Jerry Austin Williamson dan istrinya, Frances Jewel Bond Williamson, keduanya berusia 72 tahun dan meninggal bersama pada hari yang sama hanya berjarak selama enam menit.

Sepasang kekasih ini telah menjalani pernikahan selama lebih dari 50 tahun. Mereka berdua dikenal sebagai pasangan tua yang suka berlayar, bahkan dalam waktu setahun bisa melakukan 20 kali perjalanan.

"Mereka sering berlayar, dan jika saya tidak salah sepertinya setiap kali mereka pulang dari kapal pesiar, mereka akan jatuh sakit," kata Pastor Gereja Baptis Pantai Long Utara, Rick Clark.

Jadi ketika kerabat dan teman-temannya mengetahui pasangan itu terkena sakit setelah pulang dari berlayar, mereka menganggap itu adalah hal yang normal.

"Tetapi ketika kami mengetahui bahwa Frances memakai ventilator, Jerry memanggil saya tepat setelah itu terjadi dan kamu bisa melihat air mata di wajahnya," ujar Clark.

Sepasang kekasih itu pun pada akhirnya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona COVID-19. Keduanya di rawat di Rumah Sakit Gulfport Memorial, hingga akhirnya meninggal dunia.