Senin, 30 Desember 2019

Tega! Bartender Berfoto Pakai iPhone Curian Milik Penumpang Cruise

Pasangan turis Inggris kehilangan iPhone di kapal pesiar. Pelakunya ternyata bartender yang tanpa merasa dosa, foto-foto dengan ponsel curiannya.

Paul Tierney bersama istrinya Janet dari Liverpool, Inggris berlibur bersama MSC Cruise dan berlayar di Mediterenia. Di hari pertama berlayar, Paul kehilangan ponselnya dan melaporkannya kepada staf kapal.

Mereka pun menulusuri semua tempat yang mereka jalani, dan masih tetap tidak menemukan iPhone 7 Plus ini. Mereka juga menanyakan kepada staf apakah ada laporan penemuan iPhone, dan teryata tidak ada. Karena tidak membuahkan hasil, Paul pun melaporkan dan menonaktifkan kartu sim ponselnya.

Pasangan ini sangat yakin bahwa ponsel ini jatuh di dalam kapal pesiar dan mereka pun berasumsi bahwa ponsel ini memang hilang. Serta screensaver ponsel ini adalah foto mereka berdua, hingga mereka yakin siapapun akan mudah menemukan mereka.

Setelah tiga hari berlayar, mereka pun datang dan menghabiskan waktu di bar wine kapal. Saat berada di bar, mereka pun diajak bermain 'Mr and Mrs' dimana game ini tentang mengenal pasangan lebih dalam.

Pemenang dari game ini adalah yang paling benar dan tepat dalam menjawabn pertanyaan. Mereka pun diyakinkan oleh bartender untuk ikut dan mencoba permainan ini.

Adapun nama bartender yang mengajak mereka bermain bernama Suar Andika. Andika pun mengajukan masing-masing 3 pertanyaan kepada Paul dan Junet.

Salah satu pertanyaan yang diajukan host adalah "Apa pasword ponsel Paul?" Dengan spontan Janet pun menjawab dengan terang dan tanpa ada curiga sedikitpun.

Pasangan ini pun melanjutkan liburannya dan kembali ke rumah pada 9 Juni lalu. Paul pun membeli iPhone baru dan menyinkronkan dengan akun iCloudnya. Setelah terhubung dengan akunnya, pasangan ini pun terkejut!

Lusinan foto dan video dari bartender Suar Andika memenuhi akun Paul. Mereka terkejut bagaimana dia bisa menemukan ponsel dan tidak menyerahkan kepada mereka. Padahal ada screensaver foto Paul dan Janet yang mempertegas itu ponsel Paul yang hilang.

Pasangan ini menyimpulkan bahwa selama berlayar, Andika mengetahui ponsel ini milik Paul. Karena ponsel terkunci dia pun mencoba menjebak pasangan ini melalui kuis untuk mengetahui pasword ponsel Paul.

Paul pun melaporkan ini kepada MSC Cruise dan dia tidak terima akan perlakuan pelayan ini selama berlayar. Dia merasa ditipu dan tidak akan melupakan kenangan buruk liburan berlayar ini.

Menanggapi ini, pihak MSC Cruise pun mengklarifikasi dan meminta maaf akan hal yang ditimpa Paul dan istrinya. Dalam emailnya mereka mengatakan bahwa telah memecat Andika dan akan mengurus karyawan lainnya dengan baik dan profesional.

Pihak kapal pun jua memulihkan kembali iPhone Paul dan mengembalikannya. Serta mereka juga mengganti 300 Euro Paul yang habis karena membeli iPhone baru.

Tak hanya itu, pihak kapal juga menawarkan voucher sebesar 500 Euro untuk pasangan ini, namun Paul dan Janet menolak tawaran ini. Tidak diketahui, apakan pekerja ini mengaku mencuri ponsel ini atau dia mendapatkan dari orang lain.

Menjelajahi Langkawi dengan Bujet Murah Meriah (2)

Tapi ya sudahlah, aku nikmati saja perjalanan di sini sembari melihat lihat petunjuk jalan yang ada. Nah suasana jalan raya di Langkawi cukup lengang, aku bisa mengendarai motor dengan tenang, sambil nyanyi nyanyi, teriak teriak tak jelas saking senangnya, bahkan ada yang ngelakson aku dari belakang karena mungkin heran liat caraku bawa motor gak lurus, dan ketika mobil tersebut mendahului motorku, aku lambaikan tangan saja, sambil berkata enjoy your time.

Duh Sarah, ini negara orang loh jangan aneh-aneh lah ketika otak kananku mulai mengingatkan, tapi otak kiri ku berbeda lagi, nikmati saja bahagiamu saat ini sarah, moment ini belum tentu terulang kedua kali.

Di tengah perjalanan aku lihat jarum bensin menujukkan bensin harus diisi, nah loh dimana ya ada jual bensin, mulai deh aku kebingungan, terus berjalan kira kira 10 menit akhirnya nemu juga SPBU untuk mengisi bensin motor. Dan yang bikin aku bingung di Langkawi sistem isi bensin ya ngisi sendiri, kita bayar dulu di konternya, kemudian isi deh ke tangki motor. awalnya aku agak bingung juga, tapi pas ngeliat si bule dan pacarnya ngisi bensin, akhirnya aku pun bisa juga. Asyik lanjut perjalanan mengejar impian.

5 menit setelah itu aku pun sampai di oriental village untuk Sky Cable dan Sky Bridge, duuh makin senang hati ini ....mau aja aku berjoget dan melompat kegirangan disana, tapi karena disana suasana ramai banget, kelakuan ndeso ku itu aku urungkan, bisa bisa aku disangka orang gila dan dideportasi balik ke Indonesia (Batam), nah yang malu siapa hayooo?

Setelah membeli tiket dikonter, aku pun ikut mengantri, cukup panjang antrian saat itu, namun aku tetap sabar menanti giliran naik Sky Cable jam 1 meski saat itu masih jam 11 pagi, namun saat ditanya petugas aku berapa orang rombongan ? ku jawab saye sendiri, eeehh langsung dikasi masuk gak perlu antre.

Tanpa buang waktu, aku pun ikut masuk ke Sky Cable, dengan sok sok berani gitu awalnya, namun setelah mulai beranjak naik kebukit, ulalaaa dingin sudah kedua tangan ini, apalagi melihat kebawah, nyiuttt serta merta kepalaku pusing, nyawaku pun rasanya mau melayang ajah, akhirnya aku ambil nafas panjang, dan positif thinking, serta berbisik dalam hati, aku berani, aku wanita pemberani, aku jauh jauh datang dari indonesia kesini untuk membuktikan aku wanita pemberani.

Selalu itu yang aku ucapkan dalam hati, sembari menikmati pemandangan dari ketinggian yang sungguh indah. Sampai dipuncak tertinggi, kereta pun berhenti akhirnya aku keluar kereta, dan lagi lagi aku tunjukkan expresiku.

Yuhuu aku berhasil, tak terasa mataku berkaca kaca, ya aku meneteskan air mata setelah berada dipuncak, aku menangis bukan karena takut lagi, tapi karena aku bahagia. aku bahagia karena aku berhasil melawan ketakutanku sendiri terhadap ketinggian. Terimakasih Tuhan. Nah inilah cerita Extraordinary Traveling ku ke Langkawi saat ngetrip sendiri.

Dream Destination pertamaku kesampaian untuk solo travelling ke Langkawi, Selanjutnya yang menjadi Dream Destination adalah negara Dubai. kenapa Dubai ? karena negara ini memiliki tempat wisata yang bisa menguji keberanianku lagi, salah satunya adalah Burj Khalifa.

Aku ingin menaiki menara Burj Khalifa di puncak tertinggi sembari menikmati keindahan Dubai secara keseluruhan. Untuk saat ini tak ada salahnya aku bermimpi ya kan? mana tau ketika bangun udah di menara Burj Khalifah aja.