Selasa, 16 Februari 2021

Mars Dikerumuni 'Pesawat Alien' dari Bumi

 Planet Mars semakin dikerumuni deretan robot serta wahana antariksa yang berasal dari Bumi untuk melakukan penelitian. Hal itu menyusul kedatangan wahana Hope dari Uni Emirat Arab dan Tianwen-1 dari China.

Tak lama lagi, rover Perseverance dari NASA juga akan tiba, tepatnya pada tanggal 18 Februari waktu Amerika Serikat. Di Mars, NASA sudah mempunyai beberapa rover maupun pesawat peneliti di orbit.


Seperti dikutip detikINET dari New York Times, pada orbit Mars NASA memiliki Mars Reconnaissance Orbiter, Mars Odyssey dan Maven. Lalu lembaga antariksa Eropa, European Space Agency (ESA), tercatat punya Mars Express dan ExoMars Trace Gas Orbiter.


Dan ternyata, lembaga antariksa India yaitu Indian Space Research Organzation memiliki Mars Orbiter Mission yang juga dikenal dengan nama Mangalyaan. Pesawat ini mengorbit di Mars sejak 24 September 2014.


India pun menjadi negara Asia pertama yang mampu mencapai orbit Mars, di belakang Roscosmos dari Rusia, NASA dan ESA. Mereka juga negara pertama yang berhasil melakukannya dalam percobaan pertama ke Mars.


Di permukaan Mars, NASA sempat bersamaaan mengoperasikan Curiosity dan Opportunity. Kedua robot itu telah mengirimkan banyak gambar dalam misi penelitiannya di Mars.


Sayangnya, Opportunity sudah non aktif beberapa waktu lalu setelah terjadi badai yang membuatnya gagal mengumpulkan cukup tenaga untuk beroperasi. Tapi NASA sudah mendatangkan robot lain bernama InSight yang kini menemani Curiosity meriset Mars.


Adapun Perseverance akan menjadi rover tercanggih yang pernah dikirimkan ke Mars untuk mencari jejak-jejak kehidupan masa lampau di sana. Mars selalu jadi pusat perhatian karena selain jaraknya relatif dekat dari Bumi, disebut-sebut nantinya akan ditinggali oleh manusia lantaran lingkungan yang cukup ramah.

https://maymovie98.com/movies/total-chaos/


Mau Aman Pakai Aplikasi Kencan, Ini Tipsnya


- Aplikasi kencan menawarkan solusi untuk menemukan teman atau pasangan yang diinginkan. Namun, ada baiknya kalian tetap waspada, agar kencan tersebut tidak menjadi petaka.

Kencan online menjadi primadona seiring berkembangnya teknologi, termasuk di tengah pandemi seperti saat ini, yang mana aktivitas dibatasi hingga beralih ke dunia digital.


Sering terdengar aplikasi kencan berujung kecewa, karena mengetahui informasi dan foto yang saat awal perkenalan, justru berbanding terbalik ketika dua insan bertemu satu sama lain.


Tapi juga, persoalan tersebut coba diatasi oleh para pemilik platform kencan online ini dengan menghadiri beragam fitur. Tujuannya jelas, kencan yang diidamkan bisa tercapai. Untuk itu, detikers bisa mengikuti tips aman pakai aplikasi kencan, sebagai berikut:


1. Gunakan aplikasi kencan terpercaya karena banyak situs yang berisikan penipuan di dalamnya.


Kamu bisa memilih situs yang besar dan bereputasi seperti Tinder, JDate, Christian Mingle, OkCupid, dan Match.com untuk melindungi informasi pribadi.


2. Jangan terlalu detail dalam pemberian informasi pribadi seperti alamat rumah, nomor identitas, nama orangtua, dan nomer rekening.


Setel pengaturan keamanan ke tingkat maksimum di semua akun media sosial dan jangan pernah mengizinkan aplikasi untuk mengunggah keberadaanmu.

https://maymovie98.com/movies/after-met-you/


Deretan Aplikasi yang Dipakai Kencan Digital Saat Pandemi

 Kencan digital dinilai sangat cocok saat pandemi COVID-19. Situasi ini memaksa terjadinya perubahan perilaku pengguna aplikasi kencan di seluruh dunia, sehingga tingkat penggunaan aplikasi kencan pun melonjak selama pandemi COVID-19.

Selama masa pembatasan sosial, berbagai aplikasi kencan pun berlomba menawarkan promo, mulai dari membuka hotline tips hingga yang memperbolehkan pengguna untuk curhat.


Meski namanya aplikasi kencan, layanan ini tidak hanya digunakan untuk mencari pasangan kencan. Kalian yang ingin mencari teman baru juga bisa menggunakan aplikasi-aplikasi ini.


1. Tinder

Tinder biasanya menjadi yang pertama disebut ketika orang membicarakan aplikasi kencan. Aplikasi ini menawarkan fitur selektif 'Swipe Right' untuk menyukai dan 'Swipe Left' jika tidak suka, yang dapat digunakan untuk menentukan sendiri pilihan pasangan.


Jika 'Match' atau seseorang juga menyukai (Swipe Right), maka secara otomatis keduanya bisa menggunakan fitur chatting atau percakapan untuk memulai berkenalan satu sama lain.


Selain dengan Swipe, pengguna juga bisa mengandalkan fitur Super Like yang memungkinkan si penerima mendapatkan notifikasi khusus mengenai akunnya. Jadi dengan fitur ini, biasanya profil pengguna akan muncul di tampilan akun penerima dengan notifikasi 'Super Like' yang langsung bisa direspons.


Tinder sendiri menawarkan beberapa paket yang bisa dipilih yakni Tinder Plus dan Tinder Gold. Keduanya merupakan layanan berlangganan yang menawarkan ke fitur premium.

https://maymovie98.com/movies/ajari-aku-islam/


2. OkCupid

Di aplikasi ini, profil pengguna dibuat jauh lebih mendalam dibandingkan kebanyakan situs kencan lainnya. Kelebihan OkCupid adalah bisa mencari calon pasangan berdasarkan lokasi, jarak atau spesifikasi tertentu, seperti hobi, makanan kesukaan, hingga film favorit.


Kalau kalian telaten menjawab serangkaian pertanyaan yang banyak, mereka akan menampilkan rasio persentase Match/Enemy yang masuk akal pada profil untuk membantu kalian mengukur kecocokan dengan calon gebetan.


Update yang dirilis tahun lalu membuat OkCupid sekarang jadi lebih mirip Tinder, lebih fokus pada swiping dan menghilangkan fungsi mengirim pesan kepada pengguna lain tanpa mencocokkannya terlebih dahulu. Namun, OkCupid punya alasan kuat melakukannya karena perubahan ini diklaim membantu menurunkan jumlah pesan yang bersifat ofensif yang diterima pengguna.


3. Bumble

Kalau dilihat sekilas, aplikasi kencan ini mirip dengan Tinder. Tapi kalau diteliti lebih dekat, ada fungsi yang sedikit berbeda. Bumble dikenal sebagai aplikasi kencan yang ramah untuk perempuan karena menempatkan mereka sebagai pemegang keputusan pertama.


Kalau ada cewek dan cowok yang match, maka si cewek yang harus mengirimkan pesan terlebih dulu ke cowok. Pengguna diberi waktu 24 jam untuk menanggapi pesan. Kalau tidak ada respons, match akan dihapus secara otomatis.


4. Hinge

Lagi-lagi, yang satu ini juga disebut mirip dengan Tinder. Hinge mengambil data dari teman-teman Facebook untuk membuat koneksi baru. Setelah mendaftar dengan mengintegrasikannya ke akun Facebook dan mengisi data diri, kalian harus menjawab beberapa pertanyaan dasar dengan cara swipe ke kanan dan kiri. Sama seperti Tinder, kalian harus match agar bisa mengirim pesan ke orang yang disukai.

https://maymovie98.com/movies/lampor-the-flying-casket/