Rabu, 13 Januari 2021

Efikasi Vaksin 65,3 Persen, Herd Immunity Bisa Dicapai? Ini Kata Jubir

 Satgas Penanganan COVID-19 mengungkap data kabupaten dan kota di Indonesia yang berubah dari zona risiko sedang atau oranye ke zona risiko tinggi atau zona merah penularan virus Corona. Di pekan ini, ada 39 kabupaten dan kota yang naik ke zona merah.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut penanganan COVID-19 di wilayah-wilayah tersebut perlu dievaluasi. Hal ini tidak bisa dibiarkan terjadi berlarut-larut.


"Ini adalah situasi yang tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Saya meminta pada pimpinan daerah untuk benar-benar waspada dengan status zona risiko merah ini. Ini artinya, perlu ada yang dievaluasi dari penanganan COVID-19 di wilayah-wilayah tersebut," tegasnya dalam konferensi pers daring di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/1/2021).


Selain itu, Prof Wiku juga meminta para pemimpin di kabupaten dan kota yang berada di zona oranye untuk tidak merasa nyaman. Kabupaten dan kota tersebut bisa berpotensi pindah ke zona risiko tinggi, apabila pimpinan atau masyarakatnya lengah dalam menangani kasus COVID-19 yang terjadi.


Prof Wiku juga mengatakan, meski saat ini hanya berlaku di daerah-daerah wilayah Pulau Jawa dan Bali, pembatasan aktivitas juga perlu dilakukan di wilayah lainnya. Ini bisa dicoba untuk diterapkan di daerah-daerah yang pada pekan ini pindah dari zona oranye ke zona merah.


"Namun upaya perbaikan keadaan itu perlu juga dilakukan di daerah-daerah lainnya, terutama yang pada minggu ini berubah dari zona oranye ke zona merah," kata Prof Wiku.


Berikut daftar 39 kabupaten dan kota yang naik dari zona oranye ke zona merah penularan virus Corona.


1. Sumatera Selatan

- Kota Palembang


2. Lampung

- Lampung Selatan

- Lampung Tengah

- Lampung Timur

- Kota Bandar Lampung

- Kota Metro


3. Kepulauan Bangka Belitung

- Bangka


4. DKI Jakarta

- Jakarta Barat


5. Jawa Barat

- Garut

- Ciamis

- Bekasi


6. Banten

- Serang

- Kota Cilegon


7. Jawa Tengah

- Banjarnagara

- Purworejo

- Wonogiri

- Blora

- Kota Tegal


8. DI Yogyakarta

- Kulon Progo


9. Jawa Timur

- Kediri

- Mojokerto

- Nganjuk

- Kota Mojokerto

- Kota Madiun


10. Bali

- Bangli


11. Nusa Tenggara Barat

- Sumbawa Barat


12. Nusa Tenggara Timur

- Sumba Timur


13. Kalimantan Tengah

- Kotawaringin Barat

- Kota Palangkaraya

- Kutai Barat


14. Kalimantan Timur

- Kutai Barat

- Mahakam Ulu


15. Sulawesi Utara

- Minahasa Selatan

- Minahasa Utara


16. Sulawesi Tengah

- Parigi Moutong

- Kota Palu


17. Sulawesi Tenggara

- Kota Bau Bau


18. Sulawesi Barat

- Mamuju

- Polewali Mandar

- Majene

https://movieon28.com/movies/conjuring-curse/


Efikasi Vaksin 65,3 Persen, Herd Immunity Bisa Dicapai? Ini Kata Jubir


Berdasarkan data interim uji coba vaksin Corona Sinovac di Bandung, efikasi yang didapat sebanyak 65,3 persen. Tak sedikit yang bertanya apakah angka tersebut mampu membentuk herd immunity?

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan herd immunity baru bisa tercapai jika penularan Corona yang terjadi di masyarakat sudah sangat rendah, atau bahkan tidak ada sama sekali.


"Jadi vaksinasi yang dilakukan di masa pandemi ini bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok. Kekebalan kelompok tersebut ini terbentuk berawal dari individu yang divaksin," bebernya dalam keterangan siaran pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden Selasa (12/1/2021).


Menurutnya, herd immunity bisa terbentuk tanpa harus memvaksinasi semua warga di Indonesia. Hal ini dikarenakan beberapa kriteria terkait penerima vaksin Corona khususnya yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.


"Indonesia melakukan vaksinasi dengan memprioritaskan kelompok masyarakat tertentu yang memiliki risiko tertular COVID-19 yang lebih tinggi dari yang lainnya dan memenuhi syarat," katanya.


Sementara itu, Prof Wiku menegaskan efektivitas vaksin Corona Sinovac baru bisa terlihat saat sudah melakukan pemantauan dalam beberapa waktu pada warga yang sudah divaksinasi.


"Angka efikasi 65,3 persen ini adalah hasil uji klinis, efektivitas vaksin ini akan diketahui setelah dilakukan pemantauan efek perlindungannya di masyarakat yang divaksinasi dalam kurun waktu tertentu," paparnya.


"Herd immunity akan tercapai jika penularannya menurun terus menerus sampai sangat minimal atau tidak ada sama sekali," pungkasnya.

https://movieon28.com/movies/curse/

Kasus Harian COVID-19 RI Tembus 10 Ribu, Sistem Kesehatan Terancam Lumpuh

 Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan dalam sepekan terakhir terdapat 82.667 kasus Corona baru di Indonesia. Jumlah kasus baru tersebut meningkat sampai 20,6 persen bila dibandingkan dengan jumlah kasus pada minggu sebelumnya.

Wiku menjelaskan pekan ini jadi waktu yang berat dalam hal penanganan COVID-19. Alasannya karena setiap hari kasus baru COVID-19 di Indonesia bisa bertambah 9.000 bahkan sampai lebih dari 10.000.


"Satu minggu terakhir ini merupakan minggu yang berat untuk penanganan COVID-19 di Indonesia," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan Sekretariat Presiden pada Selasa (12/1/2021).


"Apabila angka ini terus meningkat dan menyebabkan rumah sakit penuh, maka sangat berpotensi menaikkan angka kematian akibat COVID-19. Sistem kesehatan kita akan lumpuh. Tidak merugikan penderita COVID-19 semata, namun juga masyarakat umum yang membutuhkan perawatan akibat penyakit lain... utamanya mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan esensial," paparnya.


Menurut Wiku saat ini tenaga kesehatan sudah sangat kewalahan merawat pasien. Tenaga kesehatan yang lelah akan berdampak terhadap kualitas pelayanan kesehatan.


Hari ini dilaporkan ada penambahan 10.047 kasus COVID-19 baru yang membuat total kasus terkonfirmasi menjadi 846.765. Sebanyak 302 orang meninggal dunia, jadi rekor tertinggi semenjak COVID-19 mewabah di Indonesia.

https://movieon28.com/movies/the-curse/


39 Wilayah Ini Naik ke Zona Merah COVID-19, Jakbar-Bekasi Termasuk


Satgas Penanganan COVID-19 mengungkap data kabupaten dan kota di Indonesia yang berubah dari zona risiko sedang atau oranye ke zona risiko tinggi atau zona merah penularan virus Corona. Di pekan ini, ada 39 kabupaten dan kota yang naik ke zona merah.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut penanganan COVID-19 di wilayah-wilayah tersebut perlu dievaluasi. Hal ini tidak bisa dibiarkan terjadi berlarut-larut.


"Ini adalah situasi yang tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Saya meminta pada pimpinan daerah untuk benar-benar waspada dengan status zona risiko merah ini. Ini artinya, perlu ada yang dievaluasi dari penanganan COVID-19 di wilayah-wilayah tersebut," tegasnya dalam konferensi pers daring di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/1/2021).


Selain itu, Prof Wiku juga meminta para pemimpin di kabupaten dan kota yang berada di zona oranye untuk tidak merasa nyaman. Kabupaten dan kota tersebut bisa berpotensi pindah ke zona risiko tinggi, apabila pimpinan atau masyarakatnya lengah dalam menangani kasus COVID-19 yang terjadi.


Prof Wiku juga mengatakan, meski saat ini hanya berlaku di daerah-daerah wilayah Pulau Jawa dan Bali, pembatasan aktivitas juga perlu dilakukan di wilayah lainnya. Ini bisa dicoba untuk diterapkan di daerah-daerah yang pada pekan ini pindah dari zona oranye ke zona merah.


"Namun upaya perbaikan keadaan itu perlu juga dilakukan di daerah-daerah lainnya, terutama yang pada minggu ini berubah dari zona oranye ke zona merah," kata Prof Wiku.


Berikut daftar 39 kabupaten dan kota yang naik dari zona oranye ke zona merah penularan virus Corona.

https://movieon28.com/movies/special-section/