Selasa, 12 Januari 2021

Mengenal Stall, Kondisi Gawat yang Bikin Pesawat Kehilangan Daya Angkat

 Stall merupakan masalah serius yang bisa terjadi pada pesawat terbang ketika melayang di udara. Stall bisa membuat pesawat kehilangan daya angkat dan mengakibatkan pesawat jatuh dari ketinggian layaknya sebuah batu.

Pilot sekaligus Youtuber, Captain Vincent Raditya, pernah menjelaskan mengenai istilah pesawat stall dalam dunia aviasi. Konten mengenai stall tersebut diunggah di akun Youtube pribadinya, pada 8 Januari 2021.


Menurut Vincent, stall terbagi dalam beberapa kategori, yakni stall biasa, full stall, hingga stall yang bisa membuat pesawat mengalami spin alias berputar-putar.


"Stall bisa terjadi di level manapun. Bisa terjadi di ketinggian yang sangat tinggi, namun juga bisa terjadi di ketinggian yang rendah misal ketika take off atau ketika landing. Dan ketika stall di ketinggian rendah ini sangat mengkhawatirkan, karena ruang untuk recovery sangat kecil sekali," kata Vincent.


Lanjut Vincent menjelaskan, terjadinya efek stall pada pesawat terbang sangat berkaitan dengan faktor altitude (ketinggian) dan speed (kecepatan).

https://trimay98.com/movies/indecent-proposal/


"Jadi selama kita terbang, kita harus bertukar antara speed dengan altitude. Kalau kita mau climb, ya seperti kayak kalau kita mau naik tanjakan ke puncak atau ke gunung pake mobil, itu gas misalnya dengan rpm di 5.000 kita mendapatkan speed 60 km/jam, tapi ketika lurus kita dapat speed 80 km/jam, lalu ketika ketika turun speed-nya 100-120 km/jam. So, ini mirip seperti di pesawat," jelasnya.


Menurut Vincent, ketika stall terjadi pada pesawat terbang biasanya speed-nya akan turun sangat rendah. Semakin kecil, maka airflow juga akan semakin kecil. Dan untuk mempertahankan altitude supaya tetap sama, otomatis pesawat harus menahan pitch (perputaran pesawat terhadap sumbu melintang) lebih tinggi. "Dan semakin tinggi pitch itu ditarik, maka yang terjadi adalah critical angle of attack dan umumnya terjadi stall di low speed," ujarnya.


Mengenai Pesawat Sriwijaya Air yang Diduga Jatuh karena Mengalami Stall

Pesawat Boeing 737-500 milik maskapai Sriwijaya Air jatuh di perairan Kepulauan Seribu tak lama setelah lepas landas dari Soekarno-Hatta. Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (9/1/2021).


Melalui pembacaan dan analisa data di situs flightradar24, pesawat Sriwijaya Air tujuan Pontianak itu diduga mengalami stall. "Kalau kita lihat berdasarkan ground speed 115 knots ini. Ini indikasi keras, kuat sekali, kita bisa lihat bahwa pesawat ini terkena full stall. Dan akan sulit sekali di-recover dengan ketinggian segini (5.400 ft)," ujar Vincent, dalam video 'ANALISA DATA SRIWIJAYA AIR SJ-182 FLIGHT RADAR 24', yang diunggah di kanal Youtube pribadinya.


"Dan di jam 07.39, hanya dalam satu menit pesawat itu jatuh dari ketinggian 11.000 ft, dia jatuhnya ke kanan (di ketinggian 250 ft) dengan kecepatan sangat ekstrem, 350 knots adalah kurang lebih 663 km/jam," lanjutnya.


Namun Vincent mewanti-wanti jika data yang tersaji di situs flightradar24 tidak 100 persen benar. "Ini belum tentu benar. Ketepatannya bisa dikatakan 30% bahkan 20% saja. Saya membacakan ini hanya untuk memberikan gambaran bagi orang-orang yang penasaran," tukasnya.

https://trimay98.com/movies/kama-sutra-a-tale-of-love/


Senin, 11 Januari 2021

Google Maps Rekam Penampakan "Dinosaurus Antartika"

 Seorang penganut teori konspirasi menemukan sisa-sisa kerangka yang dia yakini sebagai "dinosaurus" di Antartika. Penampakan itu dibagikannya di internet dan menjadi viral.

Lewat akun YouTube MrMBB333, penemuan penampakan di Google Maps itu dibagikan dalam sebuah video yang telah dilihat lebih dari 40.000 kali. Pada video tersebut, tampak hasil rekaman Google Maps, menunjukkan kerangka makhluk yang terbaring di lembah kering yang dikelilingi pegunungan bersalju.


"Secara tebak-tebakan kasar, saya kira ini berukuran sekitar 12-20 kaki. Bentuknya utuh, saya tidak tahu apakah ini baru saja mencair dan kerangka ini telah membeku selama ribuan tahun atau apakah ini sesuatu yang baru," klaim si pengunggah video.


Saat tampilan makhluk itu diperbesar, akun MrMBB333 mengklaim melihat kaki depan dan belakang. "Bisa jadi dinosaurus tua, bisa jadi banyak hal berbeda," sebutnya.


Kolom komentar pun ramai mengomentari tentang penemuan ini. Video tersebut memicu debat di kalangan netizen yang terbelah. Namun sebagian besar penonton mengklaim bahwa penampakan dalam video tersebut tak lebih dari sekadar kerangka anjing laut.


"Jika sesuatu yang baru, bagaimana bisa dia ada di sana?," kata salah satu netizen.


"Bagi saya, itu adalah sisa-sisa kerangka anjing laut dan apa yang tampak seperti tangan, jari tangan, dan kaki adalah apa yang tersembunyi dalam kerangka tersebut, kata seseorang.


Yang lain berkomentar: "Kalau dibandingkan berdasarkan hasil penelusuran Google untuk gambar kerangka anjing laut, terlihat cocok."


"Itu terlihat seperti kerangka buaya, pasti sejenis reptil yang berjalan di darat," kata yang lainnya.


Para ahli teori konspirasi telah lama mengklaim bahwa lanskap bersalju Antartika menyimpan harta karun rahasia di bawah permukaannya, yang terungkap dengan mencairnya lapisan es.


Akun MrMBB333 juga baru-baru ini mengklaim telah menemukan cakram besar misterius buatan manusia purba yang muncul dari salju di wilayah tersebut.

https://movieon28.com/movies/swingers-massacre/


Asteroid Sebesar Jembatan Golden Gate Akan Dekati Bumi


- Asteroid raksasa akan melintasi Bumi pada 21 Maret mendatang. Asteroid bernama 2001 FO32 ini diperkirakan memiliki diameter sepanjang 1 km, setara dengan panjang jembatan Golden Gate di San Francisco, AS.

Objek antariksa ini diketahui sebagai asteroid terbesar yang akan mendekati Bumi di tahun 2021. Meski ukurannya cukup besar, lintasan orbit 2001 FO32 telah diketahui dan asteroid ini diyakini tidak akan menabrak Bumi.


Pada tanggal tersebut, 2001 FO32 akan mencapai titik terdekatnya dengan Bumi pada pukul 16.03 UTC atau 23.03 WIB. Di titik terdekatnya, asteroid ini akan berjarak sekitar 2 juta km dari Bumi, seperti dikutip dari EarthSky, Senin (11/1/2021).


Karena ukuran dan jaraknya, 2001 FO32 digolongkan sebagai asteroid yang berpotensi berbahaya. Kategori ini diberikan untuk asteroid dengan panjang lebih dari 140 meter dan melintas dengan jarak sekitar 7,5 juta km dari orbit Bumi.


Selain ukurannya yang mengesankan, asteroid 2001 FO32 juga akan menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan di langit. Hal ini dikarenakan asteroid ini akan menjadi salah satu asteroid tercepat yang melintasi Bumi.


Asteroid 2001 FO32 saat ini terbang di angkasa dengan kecepatan sekitar 123.887 km/jam, atau 34,4 km/detik. Sebagai perbandingan, Bumi mengelilingi matahari dengan kecepatan sekitar 30 km/detik.


Karena kecepatannya yang ekstrem, penikmat langit malam yang memiliki teleskop bisa menikmati penampakan asteroid ini saat lewat di depan bintang-bintang secara real time. Menariknya, populasi yang tinggal di belahan Bumi selatan memiliki posisi yang menguntungkan untuk melihat 2001 FO32.


Asteroid ini akan cukup sulit untuk dilihat menggunakan mata telanjang. Jika ingin menggunakan alat bantu, disarankan menggunakan teleskop dengan diamater 8 inch atau lebih besar.


Asteroid 2001 FO32 pertama kali ditemukan pada 23 Maret 2021 oleh Lincoln Near-Earth Asteroid Research (LINEAR) di dekat Socorro, New Mexico.


Setelah melewati Bumi pada Maret 2021, asteroid ini akan kembali bertemu dengan planet kita 31 tahun lagi pada 22 Maret 2052. Tapi pendekatan di tahun 2021 akan menempatkan asteroid 2001 FO32 di jarak terdekatnya dengan Bumi dalam 200 tahun ke depan.

https://movieon28.com/movies/whipped/