Senin, 21 Desember 2020

Penjualan PS5 Pecahkan Rekor di Amerika Serikat

 Sejak peluncuran, konsol game Sony PlayStation 5 menjadi barang langka dan terjual habis di mana-mana, bahkan kadang dalam hitungan menit. Malah kepopuleran PS5 baru-baru ini dilaporkan telah memecahkan rekor karena memiliki penjualan tertinggi di Amerika Serikat hanya dalam waktu satu bulan.

Dilansir detikINET dari Business Insider, menurut firma analisis pasar NPD Group, PS5 telah memulai penjualan dengan awal yang besar. Peluncurannya pada pertengahan bulan November memecahkan rekor penjualan konsol game terbesar saat masa awal peluncuran, dalam sejarah di Amerika Serikat.


"PlayStation 5 mencapai penjualan unit bulanan tertinggi saat peluncuran dan juga dalam nilai penjualan dolar untuk platform perangkat keras video game dalam sejarah AS," kata analis industri video game NPD, Mat Piscatella. PlayStation 5 pun mampu mengalahkan PS4 yang memegang rekor ini sebelumnya.


Tak dijelaskan bagaimana penjualan PS5 dibandingkan dengan pesaing Xbox Series S dan Series X milik Microsoft. Akan tetapi menurut situs web penjualan StockX, PS5 telah mengalahkan penjualan konsol Xbox hampir dua banding satu.


"Konsumen menghabiskan USD 1,4 miliar pada bulan November yang merupakan rekor dalam hardware video game, peningkatan 58% dibandingkan tahun silam. Pertumbuhan dipicu oleh peluncuran PS5 dan Xbox," kata Mat.


Di luar konsol game Microsoft dan Sony, Nintendo Switch juga menikmati penjualan bulan November yang besar di mana malah lebih banyak konsol Switch laku pada bulan November daripada PlayStation 5 atau konsol Xbox baru. Mungkin karena stok kedua konsol itu masih terbatas di samping penjualan Switch juga dipadukan dengan versi Lite.


Penguasaan pasar bulan November membuat dominasi penjualan Switch menjadi rekor dua tahun berada di posisi teratas. Switch menjadi konsol terlaris setiap bulan berdasarkan unit yang terjual, selama 24 bulan berturut-turut.

https://nonton08.com/movies/the-work-wife/


Snapdragon 888 Jadi Chipset Terkencang, Ini Hasil Benchmarknya


 Qualcomm baru saja memperlihatkan performa Snapdragon 888 5G Mobile Platform melalui rangkaian uji coba benchmark sintetis.

Maksudnya hanya mengukur beberapa aspek penggunaan dan tidak menangkap pengalaman-pengalaman luas lainnya, seperti konektivitas, fotografi, videografi, audio, daya tahan baterai dan kecepatan pengisian daya, dan lainnya.


Tiap benchmark dijalankan pada desain referensi Snapdragon 888 dan skornya merupakan hasil rata-rata pada tiga percobaan. Seluruh pengukuran benchmark dijalankan menggunakan aturan default pada desain referensi Snapdragon 888, yang direkomendasikan untuk mengantarkan keseimbangan antara performa dan konsumsi daya untuk penggunaan sehari-hari para pengguna.


Berikut hasilnya:


Untuk diketahui Snapdragon 888 membawa peningkatan arsitektur yang signifikan. Mobile Platform tersebut dirancang menggunakan teknologi proses 5nm yang diklaim paling canggih, memungkinkan performa yang paling mutakhir dengan efisiensi daya yang superior.


CPU Qualcomm Kryo 680 menghasilkan peningkatan performa hingga 25% pada CPU secara keseluruhan, dibandingkan dengan generasi sebelumnya dan memungkinkan frekuensi tertinggi hingga 2.84GHz. GPU Qualcomm AdrenoTM mencapai peningkatan performa, membawa rendering grafis hingga 35%, lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.


Menjawab masukan para OEM, GPU Adreno 660 dirancang spesifik memberi tenaga fleksibel dan lebih kuat untuk ponsel gaming dengan kemampuan pengaturan panas lebih canggih atau thermal envelope lebih besar untuk penggunaan berkelanjutan lain pada perangkat flagship. Setiap OEM dapat memilih aspek pengoperasian optimal untuk perancangan perangkat mereka.


Tersemat Qualcomm AI Engine generasi keenam yang dirancang ulang sepenuhnya dengan prosesor Qualcomm Hexagon 780 terbaru dapat mengantarkan sampai 26 TOPS, peningkatan 73% dibanding generasi sebelumnya yang menghasilkan performa AI terdepan di industri, yang juga meningkatkan efisiensi daya hingga tiga kali lebih kuat dibanding generasi sebelumnya.

https://nonton08.com/movies/part-time-wife/

Telkom Buka Pintu Kolaborasi dengan APJII untuk Sebar Internet ke Desa

 Telkom mengaku siap berkolaborasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk menyebarkan jaringan internet ke desa-desa di Indonesia.

"Telkom dapat memahami tujuan APJII menggelar layanan internet di desa yang sejalan dengan tujuan kami dalam mendukung program transformasi digital nasional. Kami tidak melihat niat APJII itu sebagai ancaman, justru sebagai peluang untuk berkolaborasi," tegas Direktur Wholesale & International Service (WINS) Telkom Dian Rachmawan.


Dikatakannya, Telkom memiliki layanan wholesale yang bisa mendukung APJII untuk menyediakan internet di desa, termasuk layanan jual kembali jasa internet.


"Era digital ini adalah zamannya coopetition dimana pada satu sisi kita bisa berkompetisi namun di sisi lain kita saling kooperasi," katanya dalam keterangan yang diterima detikINET.


Dijelaskannya, bentuk kerja sama yang bisa dilakukan antara kedua belah pihak sudah pasti dalam bentuk kesepakatan wholesale.


Telkom memiliki segmen pasar yang luas dan beragam. Telkom melayani pelanggan mulai dari segment retail consumer, korporasi, hingga ke operator telekomunikasi termasuk Internet Service Provider (ISP) yang merupakan anggota APJII.


Layanan wholesale Telkom sudah ada sejak 2003

Fokus layanan wholesale Telkom adalah menjadi digital hub untuk mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang sehat. Banyak hal yang berpeluang membuka kerja sama Telkom dengan APJII mulai dari penyewaan kapasitas jaringan, penyediaan NeuCentrix yang merupakan Carrier Neutral Data Center milik Telkom, hingga platform, dan vertical apps.


Bisnis wholesale Telkom tidak hanya menyasar ISP yang berskala nasional. Telkom juga memiliki kantor perwakilan di daerah untuk layanan bisnis wholesale yang dikenal dengan nama Regional Wholesale Service (RWS) di tujuh regional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.


Keberadaan RWS ini bertujuan untuk memudahkan kerja sama dengan penyelenggara telekomunikasi di tingkatan regional, termasuk seluruh anggota APJII dalam menyediakan layanan internet hingga ke desa. Penyedia Jasa Internet (PJI) berskala regional cukup menghubungi perwakilan Telkom di regional masing-masing, tidak perlu ke Jakarta.

https://nonton08.com/movies/rambo-last-blood/


Diharapkann Dian, jika kolaborasi ini terjadi Telkom akan mengutamakan terbentuknya ekosistem digital Indonesia yang sehat.


"Kami menyadari keberadaan Telkom sebagai tulang punggung sekaligus tumpuan penting ekonomi digital nasional. Dengan terbentuknya ekosistem yang lebih baik, maka semakin besar kemanfaatan bersama yang bisa kita raih," pungkas Dian.


Dengan adanya kolaborasi maka harapannya para ISP yang merupakan anggota APJII dapat memanfaatkan berbagai fasilitas di NeuCentrix Telkom, termasuk Content Delivery Network (CDN) tempat mengakses berbagai konten dengan kualitas dan biaya yang lebih baik. Pada akhirnya masyarakat dan negara yang akan diuntungkan.


Terdapat juga peluang untuk kerja sama dalam hal platform serta vertical apps untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pedesaan yang selama ini belum tersentuh oleh digitalisasi.

Lebih lanjut Dian memaparkan, selain menyediakan konektivitas, Telkom juga memiliki kapabilitas dalam platform dan vertical apps yang dapat dikolaborasikan bersama APJII untuk mendukung pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di desa.


Hingga saat ini, 89% UMKM Indonesia melakukan aktivitas perdagangan online melalui aplikasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp.


Sedangkan 93% dari produk yang dijual oleh unicorn Indonesia adalah produk impor yang sudah pasti bukan hasil UMKM dalam negeri. Tentunya akan timbul pertanyaan, bagaimana kita bisa berdaulat dengan kondisi seperti ini?


Saat ini Telkom sedang membangun platform horizontal Indonesia berbasiskan komputasi awan (Cloud) sehingga kita mampu independen secara teknologi serta memanfaatkan Big Data untuk mendorong terbentuknya opportunity baru dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence, machine learning, dan deep learning.


Di atas itu, Telkom membangun vertical apps untuk produktifitas dan kolaborasi, melakukan unifikasi komunikasi dari berbagai sosial media untuk memungkinkan terjadinya peer-to-peer social commerce, dan tentunya mengembangkan super apps untuk mendukung UMKM.

https://nonton08.com/movies/first-blood/