Minggu, 13 Desember 2020

5 Fakta Alergi Olahraga, Beneran Ada dan Berbahaya

 Memilih rebahan dengan alasan alergi olahraga mungkin terdengar mengada-ada. Tapi bagi beberapa orang, kondisi ini sungguh-sungguh ada dan bisa mengancam jiwa.

Sebuah kondisi langka yang dikaitkan dengan alergi olahraga adalah exercise-induced anaphylaxis (EIA). Kondisi ini pertama kali dilaporkan tahun 1979 dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology, dan diperkirakan 50 dari 100.000 orang mengalaminya.


"EIA adalah kasus langka yang terjadi saat orang mengalami reaksi alergi yang mengancam nyawa termasuk bersih, ruam, sesak napas, dan syok," jelas Purvi Parikh, MD, ahli alergi di New York University Langone Health, dikutip dari Health.com.


Beberapa fakta alergi olahraga terangkum sebagai berikut.


1. Gejala alergi olahraga

Gejala umum yang dilaporkan adalah seperti alergi pada umumnya, termasuk gatal, biduran, dan bengkak di bawah permukaan kulit atau angioedema. Pada kondisi yang parah, bisa disertai sesak napas dan hilang kesadaran.


2. Penyebab alergi olahraga

Tidak diketahui pasti penyebabnya, tetapi yang jelas bukan karena malas olahraga. Beberapa teori mengaitkannya dengan makanan yang dikonsumsi dalam 3 jam sebelum olahraga, sehingga ada istilah food-dependent exercise-induced anaphylaxis (FDEIA).


Penggunaan obat tertentu seperti anti-inflamasi non steroid (AINS) juga dikaitkan dengan alergi olahraga.


3. Faktor risiko

EIA atau alergi olahraga bisa terjadi pada semua kelompok umur, tetapi paling banyak ditemukan di usia belasan hingga 20-an tahun. Ras tidak berpengaruh, tetapi jenis kelamin mungkin berhubungan dengan risiko. Wanita dilaporkan 2 kali lebih rentan.


4. Tidak berhubungan dengan tingkat kebugaran

Sejauh ini tidak ada kaitan antara tingkat kebugaran dengan risiko EIA atau alergi olahraga. Riwayat dalam keluarga malah lebih mungkin berhubungan.


Bisakah alergi olahraga diobati? Simak di halaman berikutnya.


5. Bisakah diobati?

Pengobatan yang ada saat ini sama seperti pengobatan untuk alergi maupun sesak napas pada umumnya, antara lain dengan pemberian antihistamin dan steroid sistemik. Sedangkan untuk pencegahan alergo olahraga, beberapa tips bisa diterapkan.

sebelum olahraga, menghindari makanan yang bisa memicu alergi

menghindari obat-obatan yang bisa memicu alergi

berolahraga tidak di tempat terlalu panas, terlalu dingin, atau di lingkungan dengan kelembaban tinggi.

https://cinemamovie28.com/movies/my-girlfriends-mother-2/


Waduh! 58 Orang Diduga Reinfeksi COVID-19, Sembuh Tak Dijamin Kebal?


Lebih dari 50 orang diduga mengalami reinfeksi COVID-19 atau terinfeksi Corona kembali usai dinyatakan pulih. Laporan di Brasil ini menyusul kasus reinfeksi COVID-19 yang pertama ditemukan pada tenaga kesehatan.

"Kementerian Kesehatan Brasil sedang mempelajari 58 kasus dugaan infeksi ulang COVID-19 setelah mengonfirmasi kasus pertama seseorang yang terinfeksi COVID-19 kembali," kata seorang juru bicara kementerian pada hari Jumat, dikutip dari Reuters.


Kasus pertama dilaporkan terjadi pada nakes wanita berusia 37 tahun yang dites positif Corona dan kemudian terinfeksi kembali 116 hari setelahnya di bulan Oktober. Kasus reinfeksi COVID-19 yang menimpa wanita tersebut dikonfirmasi salah satu pusat penelitian di Brasil.


Para peneliti mengungkap wanita tersebut hanya memiliki kekebalan terhadap COVID-19 setidaknya 90 hari setelah terpapar. Sementara dugaan 58 kasus reinfeksi COVID-19 lain kini tengah dipelajari.


"Patogen dari sampel yang dikumpulkan pada bulan Juni termasuk dalam strain B.1.1.33 dan sampel Oktober berasal dari strain B.1.1.28. Keduanya sudah terdeteksi di Brasil," sebut peneliti menjelaskan kalau infeksi COVID-19 yang dialami wanita tersebut jelas berbeda.


Apa kata WHO terkait reinfeksi COViD-19?

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui adanya ancaman reinfeksi COVID-19 bisa terjadi. Hal ini terjadi saat respons antibodi berkurang.


"Kami telah melihat jumlah orang yang terinfeksi terus bertambah, tetapi kami juga melihat data yang muncul bahwa proteksi mungkin tidak seumur hidup, dan oleh karena itu kami mungkin melihat infeksi ulang mulai terjadi," jelas direktur eksekutif WHO program darurat Dr Mike Ryan, dikutip dari CNBC beberapa waktu lalu.


Seberapa mungkin reinfeksi COViD-19 terjadi?

Para peneliti kini masih berusaha menentukan seberapa mungkin dan seberapa sering kasus reinfeksi COVID-19 terjadi. Kepala unit penyakit dan zoonosis WHO, Maria Van Kerkhove, mengatakan mereka masih terus mencoba menentukan berapa lama respons antibodi akan bertahan setelah seseorang terinfeksi COVID-19.


"Yang kami pahami adalah 90 persen hingga 100 persen orang yang terinfeksi virus Corona mengembangkan antibodi, apakah kamu mengalami infeksi ringan, infeksi tanpa gejala, hingga infeksi parah," kata Maria.

https://cinemamovie28.com/movies/an-affair-kind-daughters-in-law-3/

Sabtu, 12 Desember 2020

Belajar dari Victoria Beckham, Ini 10 Cara Mendidik Anak Jadi Pekerja Keras

 Victoria Beckham dikenal sebagai sebagai salah satu ikon fesyen dunia. Di luar kehidupan glamornya, istri David Beckham ini juga dikenal dengan cara mendidik anak-anaknya.

Victoria dikaruniai empat anak dari pernikahannya dengan David Beckham. Keempat anaknya yakni Brooklyn, Romeo, Cruz, dan Harper. Sebagai ibu dari empat anaknya, Victoria memastikan bagaimana perkembangan dan sikap anak-anaknya.


Saat mengasuh keempat anaknya, Victoria banyak dibantu sang suami. Namun ia juga tidak segan untuk meminta tolong putra pertamanya, Brooklyn, untuk menjaga adik-adiknya.


Dalam mengasuh buah hati, setiap orang tua memiliki gaya pengasuhan yang berbeda. Perlu diketahui, pola asuh orang tua bisa memengaruhi tumbuh kembang anak.


Dikutip dari HaiBunda, menurut psikoterapis Amy Morin, LCSW, gaya pengasuhan juga bisa memengaruhi perasaan anak terhadap dirinya sendiri.


"Penting untuk memastikan bahwa gaya pengasuhan kita mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak karena cara ini bisa memengaruhi selama sisa hidupnya," kata Morin.


Peneliti mengidentifikasi empat pola asuh, yakni otoriter, demokratis, permisif, dan tidak terlibat sama sekali. Morin mengatakan bahwa pola asuh demokratis adalah yang terbaik.


Lalu seperti apa pola asuh yang diterapkan Victoria dan David Beckham untuk empat anaknya? Dikutip dari Hello Magazine, berikut 10 cara mendidik anak ala pasangan ini.


1. Meluangkan waktu bersama keluarga

Victoria sering menghabiskan waktu bersama keluarganya meski dirinya tengah sibuk. Ia selalu menyempatkan waktu untuk keluarga di sela kesibukannya seperti, mengajak keluarganya jalan-jalan ke luar negeri.


"Saya diberkati karena memiliki suami yang luar biasa dan anak-anak yang cantik, sehat dan menyenangkan," kata Victoria Beckham kepada Grazia tahun 2015 silam.


"Ya, kami sering bepergian karena urusan bisnis, tapi kami selalu menyediakan waktu sebagai pasangan atau sebuah keluarga," sambungnya.


Penasaran dengan pola asuh Victoria dan David Beckham lainnya?


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA.

https://nonton08.com/movies/mothers-lover-3/


3 Fakta Unik Tisu Magic, Sering Dipakai Juga Saat Cedera Olahraga


Bentuknya memang seperti tisu pada umumnya, tetapi fungsi utamanya bukan untuk menyeka cairan maupun kotoran. Tisu magic kerap dipakai untuk meningkatkan performa saat bercinta.

Salah satu alat bantu seks ini banyak dipakai pria untuk membuat organ intim mati rasa, dengan harapan jadi lebih tahan lama. Makin tidak sensitif, makin lama orgasme bisa ditunda.


Tidak sulit mendapati tisu magic di toko-toko swalayan maupun apotek. Popularitasnya di kalangan pria dewasa juga sudah tidak diragukan lagi.


Namun ada beberapa hal yang penting diketahui. Di antaranya sebagai berikut.


1. Tidak mengatasi ejakulasi dini

Bagian ujung penis yang diusap tisu basah bisa menjadi kebas atau mati rasa. Pria berharap bisa ereksi lebih lama dengan kulit yang kebas selama kurun waktu tertentu.


"Namanya juga usaha untuk mengatasi ejakulasi dini, tentu boleh mengusahakan berbagai cara. Namun efeknya tidak akan lama bagi yang sudah merasakan manfaatnya. Sedangkan bagi yang lain mungkin tidak merasakan manfaatnya, karena memang ejakulasi dini tidak bisa diatasi hanya dengan tisu magic," kata pakar andrologi dan seksologi, Prof dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS.


2. Berisiko bagi kesehatan kulit penis

Kontak langsung antara kulit dengan tisu magic ternyata berisiko bagi kesehatan penis. Kulit pada penis yang cenderung sensitif berisiko memancing reaksi alergi akibat bahan-bahan tisu magic.


"Untuk setiap bahan kadang bisa menimbulkan alergi, namun pada orang-orang tertentu. Karena kulit area penis cenderung sensitif," kata dokter pesialis kulit dan kelamin dr I Gusti Nyoman Darma Putra, SpKK, dari D&I Skin Centre Bali.

https://nonton08.com/movies/mothers-lover-2/