Senin, 14 September 2020

Virus Corona Lebih Rentan pada Pria Dibandingkan Wanita, Ini Penjelasannya

Merebaknya wabah virus corona di berbagai negara, terutama China semakin mengkhawatirkan. Penyakit infeksi ini juga telah menelan ratusan korban.

Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Tiongkok mengatakan ada perbandingan gender untuk korban yang terinfeksi. Menurut data yang dimilikinya, di Tiongkok jumlah pria yang terinfeksi lebih banyak daripada wanita.

Dr Li Zhang dari Rumah Sakit Jinyintan, Wuhan, mengatakan ada 2 kemungkinan pria lebih mudah terpapar virus. Pertama, pria lebih cenderung rentan mengalami penyakit yang parah dan membutuhkan perawatan di rumah sakit. Kedua, bisa juga karena pola hidup yang tidak teratur sehingga lebih mudah terpapar virus.

"Berkurangnya kerentanan wanita terhadap virus, bisa saja dikaitkan dengan adanya perlindungan dari kromosom X dan hormon seksnya. Karena dalam hal ini, sistem imunitas mempunyai peran yang penting," katanya yang dikutip dari BBC.

Selain dari gender, orang yang lebih rentan terhadap virus termasuk coronavirus sebanyak 99 persen memiliki imunitas yang lemah. Ditambah mempunyai riwayat penyakit serius lainnya, seperti gagal jantung, sakit jantung, stroke, dan diabetes.

Hati-hati, Risiko Ini Mengintai Jika Masih Nekat Minum Boba 5 Liter

 Bubble tea atau boba kembali jadi perbincangan. Bagaimana tidak, belakangan ini viral boba challenge yakni minum bubble tea 5 liter dalam waktu singkat.

Mengonsumsi boba memang sudah jadi tren beberapa tahun terakhir. Tentu saja bukan tak boleh minum boba, hanya saja kamu harus perhatikan risikonya apabila masih nekat minum boba 5 liter.

"Gulanya kan tinggi. Suatu saat kalau kadar gula sudah terlalu jenuh akan menyebabkan resistensi insulin lama-lama produksi pankreas menurun sehingga dia akan menderita kencing manis," kata ahli pencernaan dari RS Ciptomangunkusumo (RSCM), dr Ari Fahrial Syam, kepada detikcom.

Belum lagi kandungan karbohidratnya yang tinggi sehingga membuat pankreas bekerja keras dan berisiko mengakibatkan gangguan di organ tersebut. Jangan lupa risiko tersedak kalau langsung menelan boba tanpa dikunyah.

"Saran saya kalau makan boba dikunyah dulu jangan langsung ditelan. Kalau ditelan langsung, kerja lambung akan lebih berat," sebut dr Ari.

Ada banyak risiko apabila mengonsumsi boba terlalu berlebihan. Diabetes, obesitas, sangat erat kaitannya dengan konsumsi bubble tea kebanyakan.

Masih pengin ikut-ikutan tren boba challenge? Sedikit saran, mending nggak usah.

Terpopuler Sepekan: 51 Pasien Virus Corona Membaik dan Dinyatakan Sembuh

 Awal pekan lalu, media China Xinhuanet, menyebut 51 pasien positif virus corona jenis baru atau 2019-nCoV dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan dari rumah sakit tempat mereka menjalani perawatan. Salah satu pasien yang didiagnosis pneumonia novel coronavirus (2019-nCoV) yang berhasil sembuh berasal dari Provinsi Jiangxi, China Timur.

Lainnya adalah seorang pria berusia 37 tahun yang merupakan penduduk asli kota Wuhan. Sebelumnya dia diiagnosis mengidap 2019-nCoV pada 21 Januari lalu.

Disebutkan bahwa virus corona jenis baru ini masih belum ada obatnya. Namun bukan berarti tidak ada penanganan yang diberikan pada pasien.

Spesialis paru dr Frans Abednego Barus, SpP dari RS OMNI Pulomas, mengatakan kesembuhan pasien terletak pada ketahanan atau imunitas mereka. Bila sistem imun dalam kondisi baik maka tubuh bisa bertahan dari serangan virus.

"Virusnya memang self limiting disease, mati setelah lima sampai tujuh hari," sebut dr Frans kepada detikcom.

Karenanya, pasien yang terinfeksi virus corona biasanya hanya diberikan perawatan pendukung untuk gejala. Selebihnya menjaga asupan nutrisi, cairan tubuh, dan istirahat, jadi kunci menjaga kekuatan imun tubuh.

"Selama ini tata laksananya suportif dan awasi kegawatan. Suportif misalnya obat antipanas, obat batuk atau sesak, oksigenasi, dan hidrasi saja," pungkas dr Frans
https://nonton08.com/living-with-my-cousin/

5 Cara Mudah Cegah Insomnia Mengganggu Tidur Malam Ini

 Tak ada yang lebih menyebalkan daripada insomnia menyerang saat tubuhmu ingin tidur. Insomnia atau kesulitan tidur akan membuatmu terjaga dan sulit tertidur.

Ahli tidur dari London, Kathryn Pinkham, menyebutkan ada banyak kesalahan yang dilakukan orang untuk menangkal insomnia. Salah satunya adalah dengan tidur lebih awal ketika malam sebelumnya begadang atau tak bisa tidur.

Oleh karena itu, dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah cara mudah untuk mencegah insomnia:

1. Stop melihat jam

"Hindari melihat jam saat kamu terbangun tengah malam. Tiap kali kamu mengecek jam kamu akan menjadikannya rutinitas bangun di tiap jam yang sama," kata Kathryn.

Selain itu, lanjutnya, kebiasaan ini bisa membuatmu mulai khawatir akan lelah keesokan harinya dan menjadi tertekan untuk bisa tidur kembali. Ia menyarankan untuk memasang alarm dan menjauhkan ponselmu sehingga kamu tak tergoda untuk mengecek jam.

2. Kuatkan keinginan tidur

Untuk tidur yang nyenyak tentu saja dimulai dengan keingin tidur yang kuat, dan seberapa lama tubuh kita membutuhkan tidur. Hal ini dibangun mulai dari seberapa lama waktu yang kita habiskan di luar tempat tidur.

"Jika kamu terbiasa tidur awal dan kemudian bangun, nantinya kamu malah akan kesulitan tidur atau terjaga semalaman karena keinginan tidurmu tidak cukup kuat," ujar Kathryn.

Untuk melawannya, cobalah tidur agak lebih terlambat dan menyetel alarm lebih cepat. Dengan ini akan muncul keinginan tidur yang lebih kuat dan menghasilkan kualitas tidur yang lebih baik.

3. Masih melek? Hindari kasur

Saat insomnia melanda, kita seringnya tergoda untuk menunggu rasa kantuk datang dengan berada di kasur, namun ini adalah kebiasaan yang buruk. Kathryn menyarankan menjauhi tempat tidur ketika insomnia datang.

Hal ini karena nantinya akan menciptakan kaitan antara tempat tidur dengan perasaa negatif. Lambat laun malah membuatmu tetap melek dengan berada di kasur dan malah merasa cemas.

"Sebagai gantinya, tinggakan tempat tidur dan tonton televisi atau membaca hingga kamu merasa ngantuk dan kemungkinanya lebih besar cepat tertidur ketimbang kamu tetap berada di tempat tidur," jelasnya.

4. Kosongkan pikiran

Seringkali kita tak bisa tidur karena pikiran kita tak mau rileks. Jika kamu mengalami hal ini, langkah yang paling efektif adalah mencoba mengosongkan pikiran pada siang hari.

Alokasikan sekitar 20 menit tiap harinya di siang atau sore hari dan tuliskan apapun yang ada di dalam pikiranmu. Bisa saja kekhawatiran, ketakutan, atau hanya pemikiranmu, namun tujuannya adalah untuk mengenali apa saja yang ada di pikiranmu dan mengeluarkannya ke dalam kertas.

Membiasakan melakukan hal ini setiap hari bisa membuat pikiran mengganggu tak akan merusak waktu tidurmu dan mengakibatkan insomnia.

5. Jangan tidur awal karena kemarin begadang

Menurut Kathryn, satu kesalahan yang kerap dilakukan pengidap insomnia adalah mencoba tidur lebih awal keesokan harinya. Mengapa? Dengan 'membalas' tidur seperti ini tidak akan membuat kita berhasrat untuk tidur dan malah membuat kita semakin melek.

Biasanya kondisi ini nanti akan membuat kaitan antara tempat tidur dan kondisi terjaga, sehingga menyebabkan kita malah lebih kekurangan tidur.
https://nonton08.com/tutor-secret-lesson-on-tasty-sex/