Kamis, 27 Agustus 2020

Tidak Hanya ASI Booster, Ini 3 Cara Natural Tingkatkan Produksi ASI

 Ketika sedang menyusui sang buah hati, banyak ibu yang mengalami penurunan produksi air susu ibu (ASI) dan sering mengalami penyumbatan. Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai hal mulai dari stres, gangguan hormon, dan lain sebagainya.
Head of Medical Marketing Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur menjelaskan ASI mempunyai peranan besar untuk pemenuhan nutrisi bayi pada saat dirinya berkembang. Kegunaannya bisa untuk otak, daya tahan, tubuh, serta agar tumbuh kembangnya menjadi optimal.

"ASI sangat kaya dengan zat nutrisi, maka pemberian ASI yang utama adalah pemenuhan nutrisi bayi untuk tumbuh dan berkembang saat usia 0-6 bulan, baik untuk nutrisi otak, daya tahan tubuh, dan juga tumbuh kembang optimal," ungkap dr Muliaman baru-baru ini kepada detikHealth.

"Di samping mendapatkan nutrisi, manfaat lain dari ASI adalah bonding dari orang tua dan bayi, memberikan kehangatan skin to skin, dan juga stimulasi saat memberikan ASI," imbuhnya.

Tentunya mengonsumsi makanan seperti ASI booster bisa membantu untuk meningkatkan kualitas serta menambah jumlah ASI. Apalagi pada saat produksi ASI sering terhambat atau menurun.

"ASI booster adalah istilah untuk meningkatkan jumlah dari ASI, bermacam-macam ASI booster diperkenalkan dan dijual di pasaran sehingga ibu menyusui juga jadi bingung memilihnya. Sebenarnya yang terpenting di samping ASI booster adalah kualitas ASI-nya. Buat apa ASI-nya banyak tapi kadar nutrisinya kurang, terutama setelah kolostrumnya sudah keluar 7 hari pertama," ungkap dr Muliaman.

Namun selain ASI booster ada beberapa cara lain lho, untuk tingkatkan produksi ASI bagi ibu yang sedang menyusui secara natural. Dilansir dari laman premamawellnes berikut ini beberapa caranya.

Perbanyak Frekuensi Menyusui

Untuk meningkatkan produksi ASI, ibu bisa mulai memperbanyak frekuensi menyusui. Cara untuk menambahkan ASI ini dinamakan prinsip demand & supply. Semakin banyak bayi menyusui, maka tubuh sang ibu akan mulai merespons secara otomatis kebutuhan bayi tersebut dengan memproduksi lebih banyak ASI.

Rutin Menggunakan Pompa

Ibu bisa mulai secara rutin untuk menggunakan pompa ASI. Setelah menyusui si kecil, mungkin masih ada ASI yang tersisa di payudara ibu. Jika belum habis sepenuhnya, maka tubuh tidak akan memproduksi ASI yang baru. Oleh karena itu pompalah ASI untuk mengosongkan yang tersisa di payudara setelah menyusui.

Buat Lingkungan Optimal untuk Menyusui

Ciptakan kondisi yang nyaman untuk menyusui. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya kalau stres bisa memicu kekurangan produksi ASI. Jika ibu bisa beristirahat yang cukup, memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang, dan merasa senang, maka secara natural produksi ASI bisa meningkat.

Itulah beberapa cara natural untuk meningkatkan produksi ASI. Jika ingin ditambah dengan ASI booster, ada baiknya ibu mencoba susu PRENAGEN selama masa menyusui guna mengoptimalkan nutrisi yang terkandung pada ASI.

"Untuk membentuk produksi ASI yang baik, makanan ibu harus memenuhi jumlah kalori, protein, lemak, dan vitamin serta mineral yang cukup," ungkap dr Muliaman.

PRENAGEN Lactamom mengandung nutrisi makro (karbohidrat, lemak & protein) dan nutrisi mikro (vitamin & mineral) serta DHA dan kalsium. Asupan nutrisi ibu harus lengkap, karena penyerapan nutrisi mikro membutuhkan nutrisi makro yang jumlahnya seimbang dan tepat sesuai kebutuhan ibu hamil dan ibu menyusui.
https://cinemamovie28.com/shura-no-onna-2/

Soal Jejak Corona di Sayap Ayam, Brasil Desak China Tunjukkan Hasil Lab

Kementerian Pertanian Brasil mendesak otoritas China untuk memberikan hasil tes laboratorium terkait jejak virus Corona COVID-19 yang ditemukan pada sayap ayam. Sayap ayam tersebut diekspor dari negara Amerika Selatan.
Permintaan diajukan otoritas Brasil pada pertemuan yang dilaksanakan di Shenzhen, Guangdong, dengan pejabat kesehatan dan perdagangan China pada Selasa (25/8/2020).

Dikutip dari laman Reuters, pihak China mengatakan hasil laboratorium tersebut disimpan oleh otoritas kesehatan Guangdong, yang tidak mengikuti pertemuan itu.

Otoritas Brasil mengatakan mereka akan terus bekerja sama dengan pemerintah kota, provinsi, dan pusat China untuk mendapatkan laporan laboratorium serta informasi lainnya yang berkaitan dengan kasus sayap ayam yang terkontaminasi virus Corona.

Klaim soal pencemaran tersebut berkaitan dengan sayap ayam yang diproduksi di sebuah pabrik unggas di Brasil, demikian disebutkan dalam pernyataan itu.

Nama perusahaan tersebut adalah Aurora, yang menjalankan produksi di Brasil Selatan secara sukarela. Perusahaan ini mengekspor unggas ke China mulai 20 Agustus sambil menunggu penjelasan lebih lanjut terkait dugaan kontaminasi virus Corona.

Menurut pemerintah Brasil, pejabat China pada pertemuan itu mengatakan ada tiga sampel dinyatakan positif terinfeksi virus Corona COVID-19. Dari ketiga sampel, satu diambil dari sayap ayam, dan dua dari kemasan produk berasal dari pabrik Aurora di kota Xaxim.

"Otoritas kesehatan di Shenzhen tidak dapat mengatakan apakah temuan itu hanya berkaitan dengan deteksi bahan genetik virus atau virus aktif, juga tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang dugaan temuan itu," menurut pernyataan itu.

Dugaan soal kontaminasi tersebut menyebabkan Filipina memberlakukan larangan sementara terhadap impor daging unggas dari Brasil. Sementara itu, Hong Kong juga menghentikan sementara impor ayam dari fasilitas Xaxim Aurora.

Namun, sebelumnya direktur eksekutif program darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dr Mike Ryan, mengatakan hingga saat ini belum ada bukti virus Corona menular lewat makanan.

"Saat ini tidak ada bukti bahwa makanan ikut serta dalam penularan virus Corona," ujar dr Mike Ryan dalam siaran pers di kantor WHO Jenewa, yang dikutip dari CNBC International, beberapa waktu lalu.

Tidak Hanya ASI Booster, Ini 3 Cara Natural Tingkatkan Produksi ASI

 Ketika sedang menyusui sang buah hati, banyak ibu yang mengalami penurunan produksi air susu ibu (ASI) dan sering mengalami penyumbatan. Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai hal mulai dari stres, gangguan hormon, dan lain sebagainya.
Head of Medical Marketing Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur menjelaskan ASI mempunyai peranan besar untuk pemenuhan nutrisi bayi pada saat dirinya berkembang. Kegunaannya bisa untuk otak, daya tahan, tubuh, serta agar tumbuh kembangnya menjadi optimal.

"ASI sangat kaya dengan zat nutrisi, maka pemberian ASI yang utama adalah pemenuhan nutrisi bayi untuk tumbuh dan berkembang saat usia 0-6 bulan, baik untuk nutrisi otak, daya tahan tubuh, dan juga tumbuh kembang optimal," ungkap dr Muliaman baru-baru ini kepada detikHealth.

"Di samping mendapatkan nutrisi, manfaat lain dari ASI adalah bonding dari orang tua dan bayi, memberikan kehangatan skin to skin, dan juga stimulasi saat memberikan ASI," imbuhnya.

Tentunya mengonsumsi makanan seperti ASI booster bisa membantu untuk meningkatkan kualitas serta menambah jumlah ASI. Apalagi pada saat produksi ASI sering terhambat atau menurun.

"ASI booster adalah istilah untuk meningkatkan jumlah dari ASI, bermacam-macam ASI booster diperkenalkan dan dijual di pasaran sehingga ibu menyusui juga jadi bingung memilihnya. Sebenarnya yang terpenting di samping ASI booster adalah kualitas ASI-nya. Buat apa ASI-nya banyak tapi kadar nutrisinya kurang, terutama setelah kolostrumnya sudah keluar 7 hari pertama," ungkap dr Muliaman.

Namun selain ASI booster ada beberapa cara lain lho, untuk tingkatkan produksi ASI bagi ibu yang sedang menyusui secara natural. Dilansir dari laman premamawellnes berikut ini beberapa caranya.
https://cinemamovie28.com/the-secret-temptation-of-sisterhood-2/