Sabtu, 22 Agustus 2020

Tips dari Guru Saat Anak Harus Sekolah Online Tanpa Didampingi Ortu

Para murid kini masih menjalani sekolah secara streaming online dengan aplikasi webinar bersama dengan guru. Cara tersebut ditempuh guna mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah.

Biasanya kegiatan belajar mengajar melalui webinar didampingi oleh kedua orangtua. Akan tetapi kini di masa new normal ada beberapa perusahaan yang sudah menerapkan kebijakan pada karyawannya untuk datang ke kantor. Kondisi ini pun orangtua tak bisa lagi mendampingi anak ketika sedang belajar online.

Nunik Rahmania, guru di sebuah sekolah swasta di kawasan Cinere, Depok, mengatakan sebagai pendidik dirinya memahami akan berbagai kesulitan yang dihadapi orangtua saat harus kembali bekerja sementara anak sekolah online di rumah. Menurutnya tingkat kesulitan yang dialami para orangtua pun beragam.

"Kesulitan tentu saja beragam, mulai dari tingkat usia peserta didik, piranti Home Learning (HL) yang mendukung, materi dan pengembangan pembelajaran yang kreatif, bermakna, kontekstual, aplikatif dan serta tidak membosankan. Hambatan pasti ada. Namun, upaya perbaikan selalu dilakukan salah satunya dengan sering melakukan evaluasi guna menemukan solusi," ujarnya.

Para orangtua sendiri menurut Nunik yang merupakan guru ilmu sosial itu juga masih ada beberapa yang gagap teknologi. "Banyak yang belum atau mudah beradaptasi dengan sistem belajar selama Home Learning. Kemampuan orangtua untuk membantu memahami materi pembelajaran pun beragam. Bentuk-bentuk supervisi setiap orangtua selama Home Learning tidak sama. Ada yang intens mendampingi, memberikan kepercayaan untuk bisa mandiri, atau tidak ikut terlibat sama sekali," ujarnya.

Ketika orangtua pada akhirnya harus bekerja di kantor, sementara anak sekolah online di rumah, Nunik mengatakan orangtua harus tetap memantau kegiatan sang anak. Dan orangtua yang bekerja harus mengajarkan orang dewasa yang ada di rumah untuk memantau aktivitas belajar online anak. Orang dewasa yang ada di rumah ini bisa ART (Asisten Rumah Tangga) atau kakek dan nenek si anak.

"Para orangtua yang bekerja juga bisa meminta bantuan orang dewasa lain yang ada di rumah untuk melakukan pengecekan terhadap aktivitas anak. Misalnya ART, kakek atau neneknya, jika para orangtua pergi bekerja. Dan juga pendamping juga harus memeriksa koneksi atau jaringan internet atau kuota agar tetap memadai dan stabil. Mengecek kondisi gadget atau perangkat elektronik yang digunakan untuk mendukung Home Learning dalam rangka meminimalisir kepanikan saat tidak ada orang dewasa yang menemani," jelasnya

Nunik yang sudah menjadi pengajar sejak 2005 itu pun berbagi tips untuk orangtua atau wali murid yang tidak bisa mendampingi anak sekolah online. Berikut tipsnya:

- Orangtua harus memiliki email anak
- Mengecek penugasan anak lewat email atau Google Classroom
- Memiliki jadwal harian anak yang sudah disusun orangtua atau yang diberikan di sekolah
- Melakukan komunikasi rutin kepada anak untuk mengonfirmasi berjalannya jadwal serta membangun motivasi secara berkala
- Melakukan kontak dengan guru kelas atau guru bidang studi jika membutuhkan arahan lebih lanjut
- Memberikan waktu me time yang tepat bagi anak selama Home Learning. Misalnya anak diberikan waktu untuk melakukan video call atau bermain game bersama teman-temannya secara online dalam pengawasan orangtua
- Merangkul anak bila orangtua mulai merasakan ada sesuatu hal yang menjadi kendala selama Home Learning
- Menyiapkan bekal makanan, nutrisi atau vitamin, yang cukup selama ditinggal bekerja.
- Memiliki waktu yang berkualitas bersama anak sebelum atau setelah pulang bekerja. Misalnya beribadah, berolahraga, sarapan, bermain dan bisa juga menonton bersama.
- Ingatkan anak-anak untuk tidak menerima orang asing saat orangtua tidak berada di rumah.
https://kamumovie28.com/youth-4/

Sinopsis The Amazing Spider-Man, Film yang Bikin Andrew Garfield Menangis

Film The Amazing Spider-Man akan mewarnai layar Bioskop Trans TV 14 Juni. Aksi heroik si manusia laba-laba ini dapat disaksikan pada pukul 19.00 WIB.

The Amazing Spider-Man dirilis pada 2012. Film produksi Columbia Pictures dan Marvel Entertainment ini merupakan reboot dari trilogi film Spiderman yang sudah tayang sebelumnya (2002 - 2007).

Pembeda The Amazing Spider-Man dari film pendahulunya adalah pemeran Spidey alias Peter Parker yang berganti. Setelah aktor Tobey Magurie, 'estafet' tersebut berpindah ke tangan Andrew Garfield.

The Amazing Spider-Man juga digarap oleh sutradara berbeda. Bila dulu Sam Raimi yang menyutradarainya, sekarang giliran Marc Webb (500 Days of Summer, Gifted).

Sinopsis The Amazing Spider-Man

Film ini kembali ke masa-masa ketika Peter Parker masih remaja. Di sekolahnya, ia dipandang sebagai murid culun dan kerap menjadi target perundungan alias bullying.

Belum cukup dengan masalah di sekolah, Peter yang seorang yatim ternyata juga bergumul dengan masa lalu orangtuanya.

Pencarian jejak orangtua lantas membawa Peter ke sebuah perusahaan farmasi yang memiliki laboratorium khusus laba-laba.

Sebuah gigitan laba-laba lantas mengubah kehidupan Peter secara drastis. Meski punya kekuatan super, Peter belum terlalu beruntung untuk urusan cinta.

Cintanya kepada Gwen Stacy (diperankan oleh Emma Stone) terhalang oleh restu orangtua. Sementara itu, ia juga harus menghadapi musuh yang ternyata adalah mantan rekan kerja mendiang ayahnya yang menjelma sebagai kadal raksasa.

Emosional

Bagi Andrew Garfield sendiri, film The Amazing Spider-Man meninggalkan banyak kenangan manis. Salah satu momen yang sulit dilupakannya adalah saat perdana mengenakan kostum Spider-Man.

"Sungguh aneh rasanya (saat memakai kostum Spider-Man) dan saya mencoba untuk melihat muka sendiri. Saya mau jujur, saya bahkan sempat menangis ketika pertama kali memakai kostum berbahan spandex tersebut. Saya tidak pernah menyangka bakal seemosional itu," ungkap aktor nomine Oscar itu kepada MovieWeb.

Tak hanya itu, terjadi cinta lokasi antara Andrew Garfield dan Emma Stone. Dari film inilah, hubungan asmara mereka terjalin meski pada akhirnya kedua bintang Hollywood tersebut kini sudah tak bersama lagi.

Box Office

Dari segi rating, The Amazing Spider-Man tidak terlalu mengecewakan. IMDb memberi skor 6.9 dari 10 bintang. Film berdurasi 136 menit ini juga mendapat penilaian 73 persen dari Rotentomatoes.

The Amazing Spider-Man pun sukses di Box Office. Film yang menghabiskan bujet US$ 230 juta ini berhasil meraup keuntungan bersih sebesar US$ 757 juta secara global. Pencapaian tersebut menempatkan The Amazing Spider-Man di posisi ketujuh daftar film paling terlaris sepanjang 2012.

Saksikan The Amazing Spider-Man di Bioskop Trans TV 14 Juni pada pukul 19.00 WIB.

Tips dari Guru Saat Anak Harus Sekolah Online Tanpa Didampingi Ortu

Para murid kini masih menjalani sekolah secara streaming online dengan aplikasi webinar bersama dengan guru. Cara tersebut ditempuh guna mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah.

Biasanya kegiatan belajar mengajar melalui webinar didampingi oleh kedua orangtua. Akan tetapi kini di masa new normal ada beberapa perusahaan yang sudah menerapkan kebijakan pada karyawannya untuk datang ke kantor. Kondisi ini pun orangtua tak bisa lagi mendampingi anak ketika sedang belajar online.

Nunik Rahmania, guru di sebuah sekolah swasta di kawasan Cinere, Depok, mengatakan sebagai pendidik dirinya memahami akan berbagai kesulitan yang dihadapi orangtua saat harus kembali bekerja sementara anak sekolah online di rumah. Menurutnya tingkat kesulitan yang dialami para orangtua pun beragam.

"Kesulitan tentu saja beragam, mulai dari tingkat usia peserta didik, piranti Home Learning (HL) yang mendukung, materi dan pengembangan pembelajaran yang kreatif, bermakna, kontekstual, aplikatif dan serta tidak membosankan. Hambatan pasti ada. Namun, upaya perbaikan selalu dilakukan salah satunya dengan sering melakukan evaluasi guna menemukan solusi," ujarnya.

Para orangtua sendiri menurut Nunik yang merupakan guru ilmu sosial itu juga masih ada beberapa yang gagap teknologi. "Banyak yang belum atau mudah beradaptasi dengan sistem belajar selama Home Learning. Kemampuan orangtua untuk membantu memahami materi pembelajaran pun beragam. Bentuk-bentuk supervisi setiap orangtua selama Home Learning tidak sama. Ada yang intens mendampingi, memberikan kepercayaan untuk bisa mandiri, atau tidak ikut terlibat sama sekali," ujarnya.
https://kamumovie28.com/lie-with-me-2/