Selasa, 18 Agustus 2020

Ramalan Zodiak Hari Ini: Gemini Perputaran Uang Tidak Stabil, Cancer Optimis

 Ramalan zodiak Aries selesaikan saja dulu urusan anda yang belum selesai baru memikirkan yang lainnya. Bagaimana dengan ramalan zodiak anda hari ini:

Gemini:

Peruntungan: Jangan sembrono dan selalu berhati-hati di dalam menentukan sikap yang harus Anda ambil di dalam menyikapi setiap langkah yang terasa berat akhir-akhir ini, usahakan untuk tidak melakukan kesalahan dengan tidak terburu-buru melangkah tanpa persiapan yang matang.

Keuangan: Perputaran uang kurang stabil dan perlu perbaikan.

Asmara: Kurang adanya saling pengertian cukup mempengaruhi hubungan masa depan anda berdua. Bicaralah terus terang dan terbuka padanya serta tak perlu bersandiwara bagaimanapun juga keterbukaan akan membuat segalanya menjadi lebih baik.

Jam Baik: 10.00-11.00.

Aries:

Peruntungan: Jangan buat sulit situasi yang ada saat ini bagaimanapun juga banyak rencana yang membuat Anda bingung sendiri maka dari itu selesaikan dulu yang sudah ada setelah itu baru yang yang lain agar semuanya berjalan seiring dan teratur.

Keuangan: Selesaikan saja dulu urusan anda yang belum selesai baru memikirkan yang lainnya.

Asmara: Jangan biarkan ucapan Anda menyinggung hatinya bagaimanapun juga saat ini si dia perlu dukungan bukan hanya koreksi yang hanya akan membuatnya serba salah dan bingung harus berbuat apa.

Jam Baik: 14.00-15.00.

Cancer:

Peruntungan: Tak ada yang perlu dicemaskan di hari ini karena segalanya masih terasa menyenangkan dan lancar-lancar saja. Isi lah waktu di hari ini dengan aktifitas yang ringan-ringan saja dan hindari aktifitas berat yang terlampau beresiko dan berbahaya.

Keuangan: Hari ini masih banyak keuntungan yang dapat anda raih, optimis lah.

Asmara: Jangan Anda menambah beban pikiran nya dan mempersulit posisi dirinya saat ini dengan mempermasalahkan segala kekurangan yang ada pada dirinya bagaimanapun juga saat ini dirinya memerlukan dukungan moril untuk bisa lepas dari semua tekanan yang lagi menerpa dirinya saat ini.

Jam Baik: 16.00-17.00.

Simak ramalan zodiak anda selengkapnya disini.

4 Manfaat Air Lemon dan Jumlah Aman yang Harus Dikonsumsi Per Hari

 Air lemon punya banyak manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi secara rutin. Meski begitu air lemon tidak bisa diminum sebebas yang kamu mau karena jika berlebihan akan menimbulkan masalah pada lambung.
Apa saja manfaat air lemon? Seberapa banyak kamu harus mengonsumsinya? Simak ulasannya berikut ini.

1. Tinggi Vitamin C

Menurut Office of Dietary Supplements di Institut Kesehatan Nasional AS, air dari satu buah lemon mengandung sekitar 30 mg vitamin C. Kandungan itu memenuhi 33% dari kebutuhan harian sebanyak 90 mg yang direkomendasikan (RDA) untuk pria, dan 40% dari 75 mg RDA untuk wanita.

Vitamin C berfungsi mendukung sistem kekebalan tubuh sehingga menjaga daya tahan tubuh dari virus dan bakteri penyebab penyakit. Selain itu juga meningkatkan penyerapan zat besi yang sangat penting agar sel-eel tubuh dapat bertahan dan tumbuh.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Karena air lemon rendah kalori, bisa sebagai pengganti yang bagus untuk minuman yang kurang sehat seperti soda, es teh, dan jus yang kerap mengandung tambahan gula. Manfaat air lemon dapat membatasi asupan kalori dan berpotensi membantu penurunan berat badan.

Sebuah studi pada tahun 2012 yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition menemukan untuk orang dewasa yang kelebihan berat badan atau obesitas, mengganti minuman berkalori tinggi dengan air atau minuman non-kalori seperti air lemon membantu penurunan berat badan rata-rata 2% hingga 2,5% setelah enam bulan.

3. Membantu Mencegah Batu Ginjal

Asam sitrat dalam jus lemon juga dapat membantu mencegah perkembangan batu ginjal. Sitrat, garam dalam asam, mendukung mekanisme pencegahan ini dengan mengikat kalsium dalam urine.

Menurut sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan oleh Case Western Reserve University School of Medicine, mengonsumsi empat lemon sehari dicampur dengan dua liter air secara signifikan dapat meningkatkan kadar sitrat urine.
https://kamumovie28.com/my-sister-underworld/

Lika-liku Kisah Indah Raih Beasiswa Luar Negeri ke Jepang Hingga Harvard

 Belajar di luar negeri dengan beasiswa menjadi idaman para pelajar. Selain bisa menambah pengalaman baru, kamu juga merasakan pendidikan yang lebih mumpuni dan masa depan gemilang.
Seperti kisah Indah Shafira Zata Dini, wanita asal Bandar Lampung yang berhasil kuliah di International Education Policy, Harvard University dengan beasiswa luar negeri LPDP. Ia pun menceritakan awal mula ia bisa kuliah di luar negeri.

Indah mengungkapkan ketertarikannya belajar di luar negeri bermula setelah mengikuti study tour yang diadakan sekolahnya ke Singapura dan Malaysia. Saat itu dia bertemu dengan beberapa siswa Indonesia yang mendapatkan beasiswa sekolah di Singapura.

"Aku sempat ketemu beberapa siswa-siswa dari Indonesia yang berkesempatan dapat beasiswa SMA ke Singapura. Dan aku sadar info-info seperti itu tidak bisa aku dapatkan akses jika aku berada di Lampung aja," kata Indah saat dihubungi Wolipop, Rabu (11/8/2020).

Wanita yang kini berusia 24 tahun itu pun bertekad masuk SMA favorit setelah lulus SMP. Dia mencoba beberapa sekolah favorit tapi tidak berhasil lolos, hingga akhirnya memutuskan untuk masuk SMAI Nurul Fikri, sebuah boarding school yang berada di Serang, Banten, Jawa Barat

"Akhirnya aku sekolah di sana dan benar saja banyak kesempatan yang aku tahu mengenai informasi beasiswa. Sekarang aku kalau nggak keluar Lampung, aku nggak pernah dapat info yang seperti ini. Makanya misi aku ketika aku diundang ke webinar-webinar, aku bilang ke panitianya 50% atau lebih dari 50% pesertanya di luar pulau Jawa. Karena itu yang aku rasakan minimnya aksea informasi dan aku mau anak-anak di luar pulau Jawa semuanya mendapatkan informasi yang sama dan merata," ucap Indah yang kerap berbagi kisah inspiratifnya kuliah di Jepang dengan Harvard itu.

Saat sudah masuk SMAI Nurul Fikri, Indah mendaftar untuk mengikuti pertukaran pelajar ke Amerika Serikat. Dari 60 siswa yang mendaftar pertukaran pelajara itu, hanya ada tiga orang yang lolos seleksi American Field Service (AFS). Seleksinya sendiri berlangsung selama dua tahun dan salah satu siswa yang lolos itu adalah dirinya.

"Bayangin seleksinya selama dua tahun. Dari seleksi awal kelas 10 dan berangkatnya kelas 3 semester awal. Dan banyak bangeet tesnya. Aku nggak ngerti lagi ada berapa nggak kehitung," kenangnya.

Perjalanan Indah mendapatkan beasiswa ke luar negeri terus berlanjut setelah dia lulus SMA. Indah berhasil mendapatkan beasiswa untuk kuliah S-1 di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU) Beppu, Prefektur Oita, pada 2015. Namun beasiswa yang didapatkannya tidak penuh, dia harus menanngung sendiri biaya hidupnya.

Bertahan hidup di Jepang, ia menjalani berbagai macam perkerjaan paruh waktu. Mulai dari kerja kasar hingga menjadi guru.

"Tahun pertama dan kedua bahasa Jepangku belum lancar, jadi aku hanya bisa kerja sebagai pelayan restoran, staf dapur, pernah housekeeping di hotel juga (24-28 jam per minggu). Kalau lagi libur semester aku bisa kerja sampe 30 jam seminggu pernah di pertanian gitu panen sayuran, pernah juga lagi libur musim semi dua bulan aku kerja di pabrik," tutur Indah menjelaskan lika-likunya menjalani berbagai pekerjaan di Jepang.

Mendapat Beasiswa Luar Negeri Masuk Universitas Harvard

Menjalani kuliah S-1 sambil bekerja paruh waktu di Jepang, Indah kembali bertekad melanjutkan studinya di luar negeri. Dia pun mendaftar untuk S-2 ke Universitas Harvard, Amerika Serikat. Dia mendaftar untuk S-2 kebijakan publik di bidang pendidikan.

Dan berkat kerja kerasnya, Indah diterima masuk Universitas Harvard pada Maret 2019. Namun dia sempat mengurungkan niatnya masuk Universitas Harvard karena tak ditanggung beasiswa. Keberuntungan menyertai Indah, pada saat itu pihak LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang dikenal sebagai pemberi beasiswa luar negeri membuat pengumuman mengenai perubahan kebijakan mereka.

"Pada tahun 2019, LPDP mengubah policy. Di mana kalau kamu sudah mendapatkan Letter of Exceptance (LOE) dari 12 universitas TOP dari LPDP tinggal semua skip tes dan langsung wawancara LPDP. Jadi kayak gilak banget aku merasanya," ujarnya haru.

Menjalani masa pendidikan S-2 di Universitas Harvard dengan beasiswa luar negeri dari LPDP, Indah mengungkapkan suka-duka yang dijalaninya. Ketika berada di Harvard, Indah mengaku sempat merasa tak percaya diri.

"Stresnya di kelas kali ya. Karena orang-orang jenius semua. Awalnya itu merasa kayaknya aku salah pilih. Minder dan lain-lain," ucapnya sambil tertawa.

Ternyata setelah dijalani dan bertemu dengan mahasiswa lainnya Indah mengatakan banyak yang senasib dengannya. "Ternyata orang-orang itu merasakan hal yang sama dan saling minder. Semester dua sudah pada stres. Ada yang DO dan cuti karena saking stresnya karena banyaknya tugas. Tugas kuliahnya itu 10 kali tugas di Jepang. Karena aku merasa di Jepang bisa part time 24-28 jam/minggu per minggu dan bisa main," jelasnya.
https://kamumovie28.com/slave-city-2/