Senin, 17 Agustus 2020

Givenchy Umumkan Desainer Baru, Gantikan Perancang Favorit Meghan Markle

 Givenchy mengumumkan Matthew Williams sebagai desainer barunya. Ia menggantikan Clare Waight Keller, desainer kesayangan Meghan Markle, yang mundur dari jabatan tersebut dua bulan lalu.

Menjabat sebagai direktur kreatif, pria 34 tahun asal California, Amerika Serikat, ini bertanggung jawab untuk merancang koleksi busana pria dan wanita rumah mode Prancis tersebut.

The New York Times mengabarkan, penunjukkan Matthew Williams efektif per 16 Juni ini dan koleksi perdananya akan naik pentas di Paris Fashion Week pada Oktober mendatang.

"Saya sangat menantikan kolabirai dengan tim atelier Givenchy, dan membawa rumah mode ini ke era baru yang didasari modernitas dan inklusivitas," kata dia dalam pernyataan resminya.

Berbeda dari desainer pendahulunya di Givenchy, Matthew Williams tidak memiliki latar belakang pendidikan fashion formal. Ia belajar merancang pakaian secara otodidak.

Bakatnya mulai menjadi sorotan ketika Kanye West memakai jaket buatan Matthew Williams untuk aksi panggungnya di Grammy Awards 2008.

Lady Gaga juga berhasil dibuat terkesima olehnya. Pada 2010, sang Mother Monster menunjuk Matthew Williams sebagai direktur kreatif Haus of Gaga.

Ia lalu mendirikan labelnya sendiri pada 2015. Label bernama 1017 Alyx 9SM tersebut memperlihatkan kepiawaiannya mengemas koleksi high-end dalam nuansa street-wear.

Setahun kemudian, desainer yang pernah berkolaborasi dengan Virgil Abloh dari Off-White itu mendapat kesempatan untuk mengikuti 2016 LVMH Prize for Young Fashion Designers.

Di kompetisi desain yang digelar oleh LVMH, grup yang menaungi Givenchy, Louis Vuitton dan Dior, Matthew Williams keluar sebagai salah satu finalis.

"Saya sangat senang Matthew M. Williams bisa bergabung. Sejak dia ambil bagian di LVMH Prize, kami bangga melihat perkembangannya menjadi desainer penuh talenta seperti saat ini," ungkap Chairman dan CEO of LVMH Fashion Group Sidney Toledano.

Didirikan oleh Hubert de Givenchy pada 1952, Givenchy terkenal dengan busana tailored dalam garis desain yang elegan dan klasik. Citra tersebut sangat melekat pada penampilan Audrey Hepburn, aktris sekaligus ikon fashion yang pernah menjadi brand ambassador Givenchy di era 1950 dan 1960-an.

Maka kehadiran, Matthew Williams sebagai salah satu pemain kuat di ranah luxury streetwear, dipastikan akan membawa perubahan besar bagi Givenchy.

"Saya percaya, visinya yang modern akan menjadi kesempatan bagi Givenchy untuk menulis babak baru dengan kekuatan dan kesuksesan," tambah Sidney.

Ramalan Zodiak Cinta 16 Juni: Aries Kendalikan Emosi, Taurus Pikir Rasional

 Ramalan zodiak cinta Leo Walau Anda merasa dia sudah menjadi milik Anda bukan berarti Anda akan bisa seenaknya. Bagaimana dengan ramalan zodiak cinta anda hari ini:

Capricorn:

Setulus dalam rasa cintanya pada diri Anda ternyata masih belum cukup untuk membuat Anda percaya dengannya dan itu terbukti dengan sikap Anda yang terkesan mengekang kebebasannya bahkan sampai membatasi gerak-gerik nya sehingga membuatnya menjadi tertekan batin dan perasaannya.

Aquarius:

Langkah Anda tidak seratus persen salah bagaimanapun juga tujuan Anda sebenarnya adalah demi kebaikannya tetapi jika akhirnya di tengah jalan menemui jalan buntu maka apa boleh buat, yang terpenting Anda sudah berusaha melakukan yang terbaik untuknya.

Pisces:

Sikapnya yang berubah akhir-akhir ini pasti ada penyebabnya dan jika Anda masih belum menentukan titik penyebabnya maka cobalah bertanya dan jika si dia masih belum mau menjawab juga maka sikapi dengan penuh kebijakan dan kesabaran.

Aries:

Emosi Anda tampak sulit bisa dikendalikan di hari ini maka wajar saja jika hubungan asmara Anda jadi ikut memanas untungnya si dia bisa lebih menahan diri sehingga konflik ini tidak sampai berkepanjangan dan cepat bisa diredam.
https://kamumovie28.com/x-men-days-of-future-past/

7 Panduan Buat Kamu yang Ingin Belanja Baju Setelah Mal di Jakarta Buka

Banyak orang sudah tidak sabar untuk pergi ke mall. Selain ingin jalan-jalan, mungkin kamu butuh membeli busana untuk keperluan kerja atau keseharian. Mengingat virus Corona masih jadi kekhawatiran, pergi ke mal atau belanja baju tentu perlu dilakukan dengan kehati-hatian. Selain pakai masker dan menjaga jarak, berikut panduan yang perlu kamu ketahui sebelum belanja baju di mal atau butik.
1. Lakukan Persiapan
Belanja busana sebelumnya memang bukan sesuatu yang perlu dilakukan dengan persiapan. Tak jarang membeli baju terjadi secara mendadak bahkan impulsif ketika menemukan pilihan yang menarik. Tapi setelah Corona merebak, segala sesuatunya memang perlu dilakukan secara hati-hati. Stylist Susie Hasler pun menyarankan kamu menyiapkan daftar untuk barang-barang yang ingin dibeli.

Mungkin terdengar berlebih namun cara ini bisa menghindarkan kamu berada di mal terlalu lama sehingga risiko tertular COVID-19 menurun. Agar tidak buang-buang uang, lihat juga koleksi baju di lemari untuk memastikan kamu tidak membeli yang sebenarnya sudah dimiliki.

2. Browsing Dulu di Situs Online

Kepada Dailymail, Susie menyarankan sebelum pergi kamu browsing dulu koleksi dari brand yang diincar. Kemudian pilih yang sesuai dengan selera dan kebutuhan sebagai referensi belanja. Coba pikirkan pula style seperti apa yang diinginkan agar tidak bingung dan terlalu lama berpikir di dalam toko.

3. Pakai Sesuatu yang Nyaman
Saat hangout ke mal banyak orang memilih pakaian stylish untuk tampil maksimal. Namun Susie menyarankan kamu mengenakan pakaian yang nyaman saja ketika berbelanja selama pandemi Corona. Mengingat berlama-lama di toko atau mal tidak disarankan, kamu lebih memerlukan busana kasual dan nyaman karena hanya perlu membeli yang dibutuhkan apalagi antrean membayar bisa jadi lebih panjang karena 'social distancing'.

4. Ketahui Bentuk Tubuh
Dianjurkan pula jika kamu sudah mengetahui gaya busana yang cocok dengan bentuk tubuh. Selama COVID-19 masih menghantui, kamar ganti tidak disarankan untuk digunakan. Karenanya, ketahui ukuran dan bentuk tubuh untuk bisa memilih busana yang tepat. Misalnya jika kamu memiliki bentuk badan apel yang besar di atas, hindari memilih atasan ramai motif atau potongan untuk menampilkan siluet tubuh yang lebih seimbang.

5. Kenali Warna Kulit
Cara ini adalah sesuatu yang jarang dilakukan orang ketika belanja busana. Yakni menganalisa dan mengetahui warna apa yang sesuai dengan kulit. Salah satu cara mengetahuinya adalah mencoba baju di tempat dengan pencahayaan bagus dan lihat apakah warna tersebut membuat warna mata, kulit, dan rambut lebih intens. Jika ragu-ragu, Susie mengatakan kamu bisa memilih warna biru navy atau merah burgundy karena hampir cocok dengan semua warna kulit.

6. Pastikan Tahu Ukuran Busana
Agar tidak perlu mencoba busana, lihat panduan ukuran busana atau sepatu brand incaran dan ketahui mana yang sesuai dengan kamu. Setiap brand biasanya memiliki sizing yang berbeda sehingga jangan sampai salah ukuran meski banyak brand menerima penukaran. Jika perlu, ukur dulu dada, pinggang, lengan, dan paha kamu sebagai acuan sebelum belanja.

7. Setop Beli Kompulsif
Susie Harper pun menyarankan bahwa ini lah saatnya untuk kamu berhenti belanja kompulsif. Ia mengaku sering mendapati wanita yang memiliki tumpukan busana tapi merasa tidak punya sesuatu untuk dipakai. Hal itu karena mereka sering asal pilih ketika menemukan baju yang dianggap bagus tapi tidak punya padanan sesuai di lemarinya. Untuk lebih hemat selama masa tidak menentu ini ada baiknya membeli yang diperlukan dan benar-benar bisa dipakai saja.
https://kamumovie28.com/x-men-the-last-stand/