Sabtu, 08 Agustus 2020

Selain Corona, Ini 10 Virus Paling Mematikan di Dunia Sepanjang Sejarah

Manusia sudah memerangi virus sejak lama, bahkan jauh sebelum virus Corona COVID-19 melanda dunia. Untuk beberapa penyakit yang diakibatkan oleh virus, sudah ada vaksin dan obat yang dapat mengatasi infeksi itu, sehingga penularannya tidak lagi menyebar secara luas. Akan tetapi masih ada vaksin virus yang belum bisa ditemukan hingga saat ini, seperti HIV.
Dalam beberapa dekade terakhir, sejumlah virus yang berpindah dari hewan ke manusia berhasil memicu wabah yang cukup besar, sampai merenggut nyawa banyak orang, seperti yang kita alami saat ini, yaitu virus Corona.

Selain itu, ada sejumlah virus yang pernah mewabah di berbagai belahan dunia. Berikut di antaranya dikutip dari Live Science.

1. Virus Marburg
Para ilmuwan mengidentifikasi virus Marburg pada tahun 1967. Wabah ini dimulai ketika beberapa pekerja laboratorium di Jerman terinfeksi virus dari kera Uganda. Virus Marburg mirip dengan Ebola karena keduanya memiliki gejala, seperti demam berdarah, kerusakan organ tubuh, hingga kematian.

2. Virus Ebola
Wabah Ebola sudah terdeteksi sejak tahun 1976. Virus ini menyebar melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh lainnya, termasuk hewan yang terinfeksi. Seseorang yang terinfeksi virus ini, memiliki gejala yang serupa dengan demam berdarah.

3. Rabies
Meskipun vaksin rabies untuk hewan peliharaan sudah diperkenalkan pada tahun 1920-an, tetapi virus ini masih menjadi permasalahan bagi beberapa negara, seperti di India dan Afrika. Rabies sendiri disebabkan oleh gigitan hewan yang terinfeksi. Biasanya, terdapat pada hewan anjing yang belum disuntik vaksin.

4. HIV
Di dunia modern, HIV menjadi salah satu virus mematikan yang dijuluki sebagai 'Pembunuh Terbesar.' Virus ini sebenarnya sudah dikenali sejak tahun 1980-an. Menurut Amesh Adalja, seorang dokter penyakit menular dan juru bicara Masyarakat Penyakit Menular Amerika, penyakit menular yang memakan korban terbesar adalah HIV karena diperkirakan sudah sekitar 32 juta orang yang telah meninggal sejak virus ini pertama kali dikenali.

5. Cacar
Penyakit Cacar disebabkan karena virus Varicella. Virus ini rupanya sudah dikenali sejak ribuan tahun yang lalu dan diteliti sudah membunuh satu dari tiga orang yang terinfeksi. Menurut sejarawan, terdapat 90% penduduk asli Amerika yang meninggal karena cacar yang ditularkan dari para penjelajah Eropa. Pada abad ke-20, cacar telah membunuh sekitar 300 juta orang.

6. Hantavirus
Virus ini terdeteksi pada tahun 1993, ketika seorang pemuda Navajo bersama tunangannya yang tinggal di daerah Four Corners di Amerika Serikat, meninggal beberapa hari setelah mengalami sesak napas. Beberapa bulan kemudian, otoritas kesehatan menemukan terdapat hantavirus dari seekor tikus rusa yang tinggal di rumah salah satu orang yang terinfeksi. Lebih dari 600 orang di Amerika Serikat yang terjangkit virus HPV, dan 36% diantaranya meninggal dunia.

7. Virus Flu Spanyol
Wabah penyakit ini dimulai sejak tahun 1918 yang menewaskan sekitar 50 juta orang. Virus ini memiliki kesamaan dengan COVID-19, yaitu gejalanya mirip dengan influenza, penularan yang cepat, dan menyebabkan kematian. Wabah penyakit flu Spanyol juga menjadi salah satu faktor perdamaian perang dunia pertama dikarenakan banyak tentara yang meninggal akibat virus ini.

8. Virus Dengue
Virus ini pertama kali muncul pada tahun 1950-an di Filipina dan Thailand. Sejak saat itu, virus ini menyebar ke seluruh wilayah tropis dan subtropis di dunia. Virus Dengue sendiri dibawa oleh nyamuk dan mengakibatkan sakit Demam Berdarah. Virus ini diklaim memiliki tingkat kematian sebesar 20 persen jika tidak ditangani.

9. Rotavirus
Rotavirus menyebabkan penyakit diare yang parah pada bayi dan anak kecil. Virus ini dapat menyebar dengan cepat. Penelitian sendiri mengkonfirmasi bahwa penyakit ini banyak menyebabkan kematian di negara berkembang karena perawatannya yang tidak tersebar secara luas.

10. Mers-CoV
Virus ini memicu wabah di Arab Saudi pada tahun 2012 dan Korea Selatan pada tahun 2015. Virus Mers termasuk dalam keluarga virus yang sama dengan SARS-CoV dan SARS-CoV-2. Akan tetapi penyakit zoonosis ini berasal dari unta.
https://nonton08.com/closet-monster/

Studi Ini Ungkap 5 Posisi Seks yang Jadi Favorit Para Pria

Ada banyak sekali jenis posisi seks yang bisa dicoba pasangan saat bercinta. Kebanyakan posisi ini dicoba untuk mendapatkan sensasi seks yang berbeda hingga mencapai klimaks atau orgasme saat bercinta.
Namun ternyata, di antara posisi seks tersebut ada beberapa yang dianggap paling disukai atau difavoritkan oleh para pria. Hal ini dibuktikan oleh sebuah survei yang dilakukan situs Men's Health pada 2018 lalu, terhadap 800 pembaca prianya.

Hasil survei itu kemudian menyebutkan lima posisi seks yang paling disukai oleh kaum pria pada umumnya. Konon posisi-posisi seks itu disukai, karena bisa mendapatkan sensasi penetrasi yang maksimal, hingga bisa membuat pria semakin liar dan jantan saat di ranjang.

Berikut 5 posisi seks yang paling disukai para pria versi RSVP Live.

1. Doggy style
Doggy style menempati urutan pertama sebagai posisi seks yang paling disukai oleh pria. Posisi seks ini disukai karena bisa memberikan sensasi bercinta yang lebih liar namun tetap intim.

Doggy style biasanya dilakukan dengan cara perempuan bertumpu pada kedua kaki yang dibuka lebar, sementara pria melakukan penetrasi dari belakang dengan bertumpu pada lutut. Sambil melakukan posisi ini, pria akan melakukan stimulasi lainnya seperti mencium area punggung, hingga meremas payudara pasangan dari belakang.

2. Cowgirl
Cowgirl merupakan posisi seks yang menempatkan pria dalam posisi berbaring, sementara perempuan berada di atas atau sebagai pemegang kendali. Kabarnya, posisi seks ini disukai pria karena ia bisa melakukan penetrasi yang lebih dalam. Selain itu, posisi ini juga disukai karena pria bisa melihat tubuh pasangannya lebih detail.

3. Misionaris
Salah satu posisi seks yang paling klasik ini ternyata menjadi favorit para pria. Misionaris disukai karena bisa meningkatkan keintiman antar pasangan. Selain itu, pria juga menyukai posisi seks ini, karena bisa menyentuh titik rangsangan perempuan, seperti mencium lembut area leher hingga bibirnya.

4. Reverse cowgirl (cowgirl terbalik)
Posisi seks ini merupakan variasi lain dari cowgirl. Reverse cowgirl menempatkan pria berada di posisi berbaring, sementara perempuan berada di atas dengan posisi yang memunggungi pasangannya.

Posisi seks ini disukai karena bisa membuat pria semakin bergairah saat melihat pasangannya memegang kendali penuh saat bercinta sambil juga memandangi bagian bokong pasangan. Selain itu, pria juga suka melakukan posisi seks ini, karena bisa melakukan penetrasi yang lebih dalam.

5. Upstanding citizen
Posisi seks terakhir yang disukai para pria adalah upstanding citizen. Posisi seks ini menempatkan pria dengan posisi berdiri sambil menggendong pasangannya. Selain itu, pria juga akan memegangi pantat pasangan sambil melakukan penetrasi.

Kabarnya, posisi seks ini disukai pria karena bisa menunjukkan kekuatan dan maskulinitasnya. Selain itu, beberapa pria juga menyukai posisi seks ini karena bisa membuat sensasi bercinta semakin panas dan bergairah.
https://nonton08.com/jesus/