Rabu, 05 Agustus 2020

Ledakan di Lebanon Lepaskan Gas Beracun Nitrous Oxide

Ledakan 2.750 ton amonium nitrat di Beirut, Lebanon, tak cuma menyisakan puluhan korban jiwa dan ribuan luka-luka. Udara kota Beirut juga tercemar gas beracun nitrous oxide atau N2O.
Warga diimbau menggunakan masker dan tetap berada di dalam ruangan. Imbauan serupa juga dikeluarkan oleh kedutaan Amerika Serikat kepada warganya di Beirut.

"Ada laporan gas beracun terlepas dalam ledakan sehingga seluruh di area harus tetap berada di dalam ruangan dan menggunakan masker jika tersedia," demikian bunyi pesan tersebut, dikutip dari Washington Post, Rabu (5/8/2020).

Dikutip dari Healthline, nitrous oxide merupakan gas tidak berwarna dan tidak berbau dan dikenal sebagai 'gas tertawa'. Jika terhirup, gas ini bersifat sedatif atau menenangkan tetapi dalam kadar tertentu bisa menyebabkan keracunan.

Beberapa gejala akut keracunan nitrous oxide antara lain:

Pusing, mual, muntah
Letih
Sakit kepala
Keringat berlebih
Menggigil.

Diabetes Banyak Jadi Penyerta pada Pasien Corona, Begini Kaitannya

Tirani Ika Pratiwi (35), pemilik akun Facebook Tea Ranich viral karena curhat soal almarhumah ibunya. Ia mempertanyakan sang ibu yang mengidap diabetes dilabeli COVID-19 saat meninggal di RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan. Dengan gigih, ia menolak tanda tangan terkait penanganan, pemulasaraan, hingga pemakaman ibunya sesuai dengan protokol COVID-19.
"org pintar dok to sy bisa baca hasil tes nya negatif tp knp harus sy menyetujui jika ibu sy covid hanya karena gejala panas dan sesak.tentunya semua orang sakit juga mengalami panas." ungkap Titani, pada akun Facebooknya.

Terlepas dari kasus tersebut, data menunjukkan bahwa diabetes adalah komorbid (penyerta) terbanyak kedua setelah hipertensi pada pasien Covid-19 dengan proporsi sebesar 50,5 persen. Kenapa bisa demikian?

Menurut dr Rudy Kurniawan, SpPD, pendiri komunitas peduli diabetes Sobat Diabet, banyaknya penyandang diabetes yang terpapar COVID-19 bisa disebabkan karena di Indonesia sendiri masih banyak pengidap diabetes yang tidak terkontrol.

Ia menjelaskan, secara umum penyandang diabetes memiliki sistem imun yang lebih lemah, terutama jika diabetesnya tidak terkontrol (total gula darah sewaktu >200, mg/dl atau gula darah puasa >130 mg/dl).

dr Rudy juga memaparkan bahwa sistem imun kita membutuhkan kondisi optimal untuk dapat bekerja dengan baik. Pada penyandang diabetes, kadar gula yang tinggi menyebabkan disfungsi (gangguan) imunitas. Selain itu, kadar stress oksidatif pada pasien diabetes cenderung lebih besar, sehingga dapat melemahkan sistem imun.

"Jangan lupa juga, penyandang diabetes yang sudah lama dengan beragam komorbid maupun komplikasi juga menambah risiko perburukan COVID-19," ujar dr Rudy saat dihubungi detikcom, Selasa (04/08/2020).

"Tapi kalau diabetesnya terkontrol dengan baik, maka sistem imunnya bisa baik juga," pungkasnya.

7 Kesalahan Sebelum Tidur yang Bikin Tubuh Tak Bugar Pagi Ini

 Tidur merupakan salah satu cara terpenting untuk mengisi energi di dalam tubuh yang sudah terkuras selama seharian. Namun, seringkali orang-orang melakukan kegiatan yang salah dan tidak disadari sebelum tidur, sehingga membuat mereka mengalami kesulitan tidur.
Michael Grandner, PhD, seorang instruktur psikiatri dan anggota Behavioral Sleep Medicine Programme di University of Pennsylvania, mengatakan bahwa ketika seseorang mengalami insomnia atau masalah tidur lainnya, kemungkinan bisa disebabkan karena kesalahan kegiatan yang dilakukannya sebelum tidur.

Berikut 7 kesalahan yang seharusnya tidak kamu lakukan sebelum tidur, yang dikutip dari laman Health:

1. Merokok
Banyak orang menganggap bahwa merokok pada malam hari adalah bagian terbaik untuk bersantai. Akan tetapi di dalam rokok terkandung nikotin yang dapat membuat insomnia, terutama untuk kamu yang melakukannya sebelum tidur. Nikotin juga memicu seseorang untuk bangun lebih awal dari biasanya di pagi hari.

2. Minum terlalu banyak air
Menjaga tubuh untuk terhindar dari dehidrasi memanglah penting. Akan tetapi minum terlalu banyak air pada malam hari, bisa membuatmu ingin buang air kecil terus-terusan. Akibatnya, waktu tidurmu menjadi terganggu. Solusinya, kamu bisa menyediakan segelas air di dalam kamar, sehingga ketika kamu merasa kehausan, minumlah secukupnya saja.

3. Minum kopi atau teh
Seperti yang kita ketahui, kopi dan teh memiliki kandungan kafein di dalamnya yang membuat kamu menjadi kesulitan tidur. Memang, kadar kafein yang dihasilkan teh tidak sebesar kopi. Akan tetapi sebagian besar kafein dari teh dilepaskan sejak awal proses penyeduhan. Jika kamu tetap ingin menikmati teh sebelum tidur, carilah teh herbal yang bebas kafein.

4. Konsumsi cokelat
Sumber kafein selain dari kopi dan teh, rupanya terdapat pada cokelat juga (terutama cokelat hitam). Cokelat mengandung stimulan theobromine yang terbukti dapat meningkatkan detak jantung dan sulit tidur.
https://indomovie28.net/the-human-centipede-3-final-sequence/

Daftar 100 Negara Teraman dari Pandemi Corona, Indonesia Peringkat 97

 Korsorsium perusahaan investasi internasional, Deep Knowledge Group, memperbarui daftar 100 negara yang dianggap aman dari wabah pandemi COVID-19. Daftar ini dibuat berdasarkan 130 parameter berbagai macam data mulai dari efisiensi karantina, kemampuan pengawasan serta deteksi, kesiapan sistem kesehatan, hingga efisiensi kerja pemerintah.
Dalam laporan 250 halaman tersebut, Swiss menjadi negara peringkat pertama aman dari wabah virus Corona COVID-19. Sementara itu peringkat terakhir ditempati oleh Sudan Selatan.

Indonesia menempati peringkat 97, di atas Bahama, Laos, dan Kamboja.

Awalnya peringkat yang dibuat oleh Deep Knowledge Group menempatkan negara yang mampu bergerak cepat merespons krisis di posisi atas. Namun, kini ada pergeseran dengan negara-negara yang ekonominya bisa bertahan di tengah krisis mendapat peringkat lebih baik.

"Swiss dan Jerman berhasil menempati posisi nomor satu dan dua dalam studi kasus ini spesifiknya karena ekonomi mereka tangguh. Mereka juga bisa berhati-hati dalam melonggarkan upaya lockdown dan pemberhentian ekonomi berdasarkan sains, tanpa mengorbankan kesehatan serta keamanan publik," tulis studi seperti dikutip dari Forbes pada Rabu (5/8/2020).

Vietnam dan Kepulauan Karibia jatuh dari peringkat meski dalam laporan resmi memiliki jumlah kasus COVID-19 sedikit. Alasannya karena dianggap tidak memiliki kemampuan deteksi dan sistem kesehatan yang baik.

Berikut daftar 100 negara teraman dari pandemi COVID-19 menurut studi:
1. Swiss
2. Jerman
3. Israel
4. Singapura
5, Jepang
6. Austria
7. China
8. Australia
9. Selandia Baru
10. Korea Selatan
11. Uni Emirat Arab
12. Kanada
13. Hong Kong
14. Norwegia
15. Denmark
16. Taiwan
17. Saudi Arabia
18. Hungaria
19. Belanda
20. Vietnam
21. Kuwait
22. Islandia
23. Bahrain
24. Finlandia
25. Luksemburg
26. Qatar
27. Liechtenstein
28. Polandia
29. Lituania
30. Malaysia
31. Latvia
32. Slovenia
33. Oman
34. Yunani
35. Estonia
36. Kroasia
37. Turki
38. Irlandia
39. Georgia
40. Siprus
41. Chili
42. Montenegro
43. Republik Ceko
44. Malta
45. Spanyol
46. Portugal
47. Thailand
48. Bulgaria
49. Greenland
50. Meksiko
51. Uruguay
52. Vatikan
53. Italia
54. Serbia
55. Filiphina
56. India
57. Romania
58. Amerika Serikat
59. Slovakia
60. Prancis
61. Rusia
62. Argentina
63. Belarus
64. Monako
65. Swedia
66. Ukraina
67. Gibraltar
68. Britania Raya
69. Afrika Selatan
70. San Marino
71. Kazakhstan
72. Bosnia dan Herzegowina
73. Iran
74. Ekuador
75. Azerbaijan
76. Mongolia
77. Lebanon
78. Belgia
79. Andorra
80. Kepulauan Cayman
81. Armenia
82. Moldova
83. Myanmar
84. Bangladesh
85. Sri Lanka
86. Mesir
87. Tunisia
88. Albania
89. Jordan
90. Panama
91. Brasil
92. Maroko
93. Algeria
94. Honduras
95. Paraguay
96. Peru
97. Indonesia
98. Kamboja
99. Laos
100. Bahama

Ledakan di Lebanon Lepaskan Gas Beracun Nitrous Oxide

Ledakan 2.750 ton amonium nitrat di Beirut, Lebanon, tak cuma menyisakan puluhan korban jiwa dan ribuan luka-luka. Udara kota Beirut juga tercemar gas beracun nitrous oxide atau N2O.
Warga diimbau menggunakan masker dan tetap berada di dalam ruangan. Imbauan serupa juga dikeluarkan oleh kedutaan Amerika Serikat kepada warganya di Beirut.

"Ada laporan gas beracun terlepas dalam ledakan sehingga seluruh di area harus tetap berada di dalam ruangan dan menggunakan masker jika tersedia," demikian bunyi pesan tersebut, dikutip dari Washington Post, Rabu (5/8/2020).

Dikutip dari Healthline, nitrous oxide merupakan gas tidak berwarna dan tidak berbau dan dikenal sebagai 'gas tertawa'. Jika terhirup, gas ini bersifat sedatif atau menenangkan tetapi dalam kadar tertentu bisa menyebabkan keracunan.

Beberapa gejala akut keracunan nitrous oxide antara lain:

Pusing, mual, muntah
Letih
Sakit kepala
Keringat berlebih
Menggigil.
https://indomovie28.net/escape-from-cannibal-farm/