Rabu, 05 Agustus 2020

Gubernur Osaka Klaim Obat Kumur Povidone Iodine Ampuh Cegah Penularan Corona

 Gubernur Osaka, Jepang, Hirofumi Yoshimura menyebut obat kumur dengan kandungan povidone-iodine efektif dalam mencegah penyebaran virus Corona COVID-19.
Dikutip dari SoraNews24, dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (4/8/2020), Yoshimura menjelaskan keampuhan obat kumur tersebut sudah dibuktikan dalam sebuah studi. Menurutnya, hasil uji coba terbatas yang dilakukan pada 40 pasien Corona dengan gejala ringan atau tanpa gejala telah menunjukkan adanya penurunan tingkat virus dalam air liur mereka.

Studi ini pun dilakukan selama periode Juni-Juli. Yoshimura menuturkan, dalam studi tersebut pasien diminta untuk berkumur menggunakan obat kumur sebanyak empat kali dalam sehari.

Tak hanya itu, ia juga berencana untuk melakukan penelitian yang lebih besar, yakni terhadap 1.000 pasien Corona dengan gejala ringan atau tanpa gejala untuk memverifikasi keampuhan obat kumur povidone-iodine.

"Jika orang-orang berkumur dengan obat kumur jenis ini, mungkin jumlah orang yang positif virus Corona juga akan berkurang," kata Yoshimura.

"Saya tidak mengatakan itu dapat menyembuhkan pasien Corona, tetapi saya berharap itu dapat membantu mencegah penyebaran infeksi di tempat-tempat di mana kasus-kasus meningkat," jelasnya.

Menurut laporan SoraNews24, setelah konferensi pers tersebut selesai, banyak dari pemilik toko menerapkan kebijakan 'satu botol per rumah tangga' untuk mencegah orang berbondong-bondong memborong obat kumur.

Daftar 100 Negara Teraman dari Pandemi Corona, Indonesia Peringkat 97

 Korsorsium perusahaan investasi internasional, Deep Knowledge Group, memperbarui daftar 100 negara yang dianggap aman dari wabah pandemi COVID-19. Daftar ini dibuat berdasarkan 130 parameter berbagai macam data mulai dari efisiensi karantina, kemampuan pengawasan serta deteksi, kesiapan sistem kesehatan, hingga efisiensi kerja pemerintah.
Dalam laporan 250 halaman tersebut, Swiss menjadi negara peringkat pertama aman dari wabah virus Corona COVID-19. Sementara itu peringkat terakhir ditempati oleh Sudan Selatan.

Indonesia menempati peringkat 97, di atas Bahama, Laos, dan Kamboja.

Awalnya peringkat yang dibuat oleh Deep Knowledge Group menempatkan negara yang mampu bergerak cepat merespons krisis di posisi atas. Namun, kini ada pergeseran dengan negara-negara yang ekonominya bisa bertahan di tengah krisis mendapat peringkat lebih baik.

"Swiss dan Jerman berhasil menempati posisi nomor satu dan dua dalam studi kasus ini spesifiknya karena ekonomi mereka tangguh. Mereka juga bisa berhati-hati dalam melonggarkan upaya lockdown dan pemberhentian ekonomi berdasarkan sains, tanpa mengorbankan kesehatan serta keamanan publik," tulis studi seperti dikutip dari Forbes pada Rabu (5/8/2020).

Vietnam dan Kepulauan Karibia jatuh dari peringkat meski dalam laporan resmi memiliki jumlah kasus COVID-19 sedikit. Alasannya karena dianggap tidak memiliki kemampuan deteksi dan sistem kesehatan yang baik.

Berikut daftar 100 negara teraman dari pandemi COVID-19 menurut studi:
1. Swiss
2. Jerman
3. Israel
4. Singapura
5, Jepang
6. Austria
7. China
8. Australia
9. Selandia Baru
10. Korea Selatan
11. Uni Emirat Arab
12. Kanada
13. Hong Kong
14. Norwegia
15. Denmark
16. Taiwan
17. Saudi Arabia
18. Hungaria
19. Belanda
20. Vietnam
21. Kuwait
22. Islandia
23. Bahrain
24. Finlandia
25. Luksemburg
26. Qatar
27. Liechtenstein
28. Polandia
29. Lituania
30. Malaysia
31. Latvia
32. Slovenia
33. Oman
34. Yunani
35. Estonia
36. Kroasia
37. Turki
38. Irlandia
39. Georgia
40. Siprus
41. Chili
42. Montenegro
43. Republik Ceko
44. Malta
45. Spanyol
46. Portugal
47. Thailand
48. Bulgaria
49. Greenland
50. Meksiko
51. Uruguay
52. Vatikan
53. Italia
54. Serbia
55. Filiphina
56. India
57. Romania
58. Amerika Serikat
59. Slovakia
60. Prancis
61. Rusia
62. Argentina
63. Belarus
64. Monako
65. Swedia
66. Ukraina
67. Gibraltar
68. Britania Raya
69. Afrika Selatan
70. San Marino
71. Kazakhstan
72. Bosnia dan Herzegowina
73. Iran
74. Ekuador
75. Azerbaijan
76. Mongolia
77. Lebanon
78. Belgia
79. Andorra
80. Kepulauan Cayman
81. Armenia
82. Moldova
83. Myanmar
84. Bangladesh
85. Sri Lanka
86. Mesir
87. Tunisia
88. Albania
89. Jordan
90. Panama
91. Brasil
92. Maroko
93. Algeria
94. Honduras
95. Paraguay
96. Peru
97. Indonesia
98. Kamboja
99. Laos
100. Bahama
https://indomovie28.net/cannibal-holocaust/

7 Jenis Aglonema yang Banyak Dicari dan Cara Merawatnya

Tanaman hias aglonema kini kembali banyak peminatnya. Hal ini bermula di saat pandemi COVID-19 dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) banyak masyarakat yang memilih menyibukkan diri dengan bercocok tanam, mulai dari sayur-sayuran sampai tanaman hias seperti jenis aglonema.
Aglonema juga disebut dengan "Ratu Daun", hal ini dikarenakan daunnya yang cantik dengan beragam corak. Ada 30 jenis spesies aglonema di Indonesia, beberapa diantaranya adalah yang paling banyak dicari dan harganya sangat tinggi.

Berikut beberapa jenis aglonema yang sering juga disebut dengan Sri Rejeki atau Chinese Evergreen:
1. Aglonema Pride of Sumatera

Aglonema Pride of Sumatera memiliki ciri khas yang unik. Aglonema jenis ini memiliki daun yang memanjang dengan perpaduan warna merah dan hijau yang gelap. Konon ini merupakan jenis aglonema pertama yang berwarna merah. Aglonema Pride of Sumatera ini ditemukan oleh Gregori Garnadi Hambali. Pertumbuhan tanaman aglonema, baik pertumbuhan tunas, daun, batang dan akar tidak hanya ditentukan oleh faktor genertik tetapi juga iklim dan pemeliharaan.

Harga tanaman aglonema jenis ini dibandrol dengan harga yang cukup mahal, tergantung dari besaran tanaman. Untuk pot kecil biasanya aglonema ini dibandrol dengan harga sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu-an.

2. Aglonema Legacy

Aglonema Legacy memiliki warna yang sangat cantik. Dari tampilannya, aglonema ini memiliki daun dengan warna bercak hijau dengan sebaran warna merah muda yang menawan. Daunnya berukuran besar dengan bagian ujung yang lancip, tentunya ini menjadi ciri khas dari Aglonema Legacy. Harga tanaman hias ini umumnya dibandrol dengan harga di atas Rp 50 ribu-an.

3. Aglonema Lipstik

Aglonema lipstik memiliki nama lain Siam Aurora. Dijuluki sebagai aglonema lipstik karena di bagian pinggir daunnya terdapat warna merah layaknya lipstik. Daunnya yang meruncing di bagian ujungnya juga menambah kecantikannya apalagi batangnya pun menghasilkan warna merah muda. Untuk menghasilkan warna merah yang optimal, sebaiknya sinari aglonema dengan sinar matahari yang cukup, tidak terpapar langsung. Namun pastikan ditaruh di tempat yang teduh.

4. Aglonema Bidadari

Aglonema Bidadari memiliki warna yang hampir tidak ada hijaunya. Warnanya didominasi oleh percampuran warna merah muda dan kuning. Di sebaran daunnya hanya ada beberapa titik bagian yang berwarna hijau. Tanaman Aglonema Bidadari menjadi yang paling populer di kalangan pecinta tanaman hias.

5. Aglonema Red Kochin

Aglonema Red Kochin menjadi salah satu jenis aglonema merah yang sangat diinginkan para pecinta tanaman hias. Warna merahnya sangat menyala dan bagian hijaunya hanya terdapat di bagian tepi daun. Aglonema ini juga memiliki batang yang panjang sehingga terlihat makin cantik. Harga kisaran Aglonema Red Kochin ini dibanderol mulai dari Rp 80 ribuan.

6. Aglonema Tiara

Bagi pecinta warna hijau, kamu dapat memilih aglonema hijau dengan jenis Tiara. Meskipun kombinasi warnanya merah muda, namun warna hijaunya sangat pekat. Tanaman Aglonema Tiara bisa di taruh di dalam ruangan, teras ataupun balkon atas. Sehingga rumah terlihat semakin asri.

7. Aglonema Red Ruby

Aglonema Red Ruby memiliki ukuran daun yang tidak terlalu besar. Bertekstur tipis, namun warna hijau yang mengelilingi tepi daun dan batang tengahnya terlihat cantik dengan warna merah yang menawan. Gradasi merah dan hijau menjadikan aglonema ini dibandrol dengan harga yang lumayan mahal yakni sekitar Rp 90 ribuan.

Cara merawat tanaman aglonema tidaklah sulit. Agar pertumbuhannya cepat dan optimal, kamu bisa memberikan pupuk 2 minggu sekali. Penyiraman aglonema juga dapat dilakukan satu hari sekali agar daunnya tidak kering dan tanahnya lebih gembur.

Daya tarik aglonema juga terletak pada daunnya. Menjaga daun tanaman hias ini agar tetap mengilap, kamu dapat menggunakan campuran susu, ampas kelapa dan air kemudian lap pada bagian daun secara perlahan dengan spons.
https://indomovie28.net/the-dallas-connection/