Sabtu, 04 Juli 2020

Dongkrak Pariwisata Medis, Menkes Ingin RSUD Solo Jadi Pusat Terapi Tradisonal

 RSUD Bung Karno Solo diproyeksikan menjadi pusat pengobatan tradisional. Hal tersebut merupakan wacana Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto bersama Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.
Terawan menilai pengobatan tradisional merupakan kearifan budaya Indonesia yang khas. Dia yakin pengobatan tradisional bisa mendunia dan bisa mendongkrak pariwisata.

"Kita bicara bahwa pengobatan tradisional ini merupakan kearifan lokal, ini harus ditonjolkan. Dan itu sebenarnya bisa mendunia, dan pengobatan tradisional ini bisa menjadi medical tourism," kata Terawan saat meninjau RSUD Bung Karno, Jumat (3/7/2020).

Terawan mengatakan pemerintah tak hanya melayani pengobatan, namun riset tentang obat tradisional juga bakal terus berjalan.

"Siapa tahu dari riset-riset tradisional ini bisa juga untuk penanganan COVID-19 dan sebagainya. Di situlah kita mau memodernisir pengobatan tradisoional ini menjadi sebuah ikon yang baik," kata dia.

Tak jauh dari Solo, Kemenkes telah memiliki Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) di Tawangmangu, Karanganyar. RSUD bakal bekerja sama dalam pengembangannya.

FX Hadi Rudyatmo mengatakan Kemenkes akan membantu dalam pendampingan hingga sumber daya manusia (SDM) yang ahli dalam bidang obat tradisional. Jika telah beroperasi, diharapkan pengobatan tradisional nantinya bukan lagi sebagai pengobatan alternatif.

"Jadi nanti dibalik, pengobatan modern akan membackup pengobatan tradisional. Kalau sekarang kan pengobatan modern dibackup tradisional," kata Rudy.

Setelah kunjungan ke RSUD Bung Karno, Terawan dan Rudy langsung menengok B2P2TOOT di Tawangmangu.

336 Orang Terinfeksi Corona di Kalbar, 20 Persennya Tenaga Medis

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji dalam siaran langsung bersama BNPB, Jumat (3/7/2020), mengatakan ada 336 orang yang terinfeksi virus Corona di wilayahnya. Sekitar 20 persen dari jumlah tersebut terdiri atas tenaga medis.
"Nah yang menarik di Kalbar ini adalah, dari 336 kasus 20 persennya perawat dan dokter," ujar Sutarmidji.

Menurut Sutarmidji masyarakat yang terpapar oleh virus Corona di Kalbar jika dilihat dari sisi ekonomi sebenarnya orang-orang yang seharusnya tidak terpapar.

"Bukan masyarakat biasa, bahkan ada pengusaha, anggota DPRD kemudian pegawai negeri. Malah masyarakat yang berkerumun itu tidak," katanya.

Sutarmidji terus mengupayakan menjaga zona-zona yang aman dari virus Corona agar tak terjadi penularan di area tersebut.

"Nah yang harus saya jaga sekarang ini, saya bukan bicara zona hijau, yang bahaya itu kalau zona hijau kemudian dia kembali jadi orange atau kuning, itu yang jadi masalah," kata Sutarmidji.

"Saat ini Kalbar tingkat kesembuhan di atas 82 persen, yang kita perlu jaga imunitas mereka dengan memberikan asupan makan yang sama seluruh Kalbar. Saya terus pantau terus setiap pagi rumah sakit menunya apa, supaya saya bisa kontrol," pungkasnya.
https://cinemamovie28.com/cast/ingrid-haas/

Ciri-ciri Sperma yang Sehat, Dilihat dari Kekentalan dan Warnanya

Ciri-ciri sperma yang baik dan sehat bisa dilihat dari banyak hal, termasuk tekstur dan warna sperma. Lalu apa saja tanda-tanda yang menunjukkan ciri-ciri sperma yang baik dan sehat?
Berikut ciri-ciri sperma yang baik dan sehat, dirangkum detikcom dari berbagai sumber.

Bagaimana warna sperma yang sehat?
Jika warna sperma berubah warna, mungkin kamu akan mulai khawatir terkait dengan kondisi kesehatanmu. Dikutip dari Healthline, warna sperma yang baik dan sehat biasanya berwarna putih atau abu-abu keputihan.

Jika warna sperma berubah menjadi kuning tidak perlu terlalu khawatir tetapi tetap waspada terkait kemungkinan kondisi medis yang bisa mendasari perubahan warna sperma tersebut.

Cairan sperma yang berwarna kemerahan hingga kecoklatan bisa jadi tanda tercampur oleh darah.

Bagaimana tekstur sperma yang sehat?
Ciri-ciri sperma yang baik dan sehat memiliki tekstur yang kental. Tekstur sperma yang kental diperlukan agar sperma bisa bertahan di dalam vagina dan bertemu sel telur.

Hindari kebiasaan buruk seperti merokok dan meminum alkohol untuk tetap memiliki tekstur yang sperma yang kental, agar spermamu tetap sehat.

Jika tekstur sperma cair, masih bisa dikatakan sperma yang sehat?
Sperma yang teksturnya berair bisa menandakan jumlah sperma rendah dan berisiko mengalami masalah kesuburan. Sperma yang teksturnya seperti cair ini bisa menandakan kondisi tubuh sedang tidak baik.

Bagaimana caranya supaya sperma kembali kental?
Ciri-ciri sperma yang sehat memiliki tekstur yang kental. Agar sperma kembali kental cobalah untuk konsumsi banyak sayur-sayuran hijau sperti bayam, selada. Lalu buah-buahan seperti jeruk dan juga kacang-kacangan seperti kacang polong.

Apa pola hidup yang harus dihindari agar sperma bisa tetap sehat?
Penting untuk membiasakan diri tidak merokok dan tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang. Bisa juga untuk konsultasi dengan dokter jika jumlah sperma terus menerus sedikit. Penting untuk tetap kelola stres, karena hal ini juga berpengaruh pada jumlah sperma dan kesehatan sperma.

Bagaimana detikers, apakah kamu memiliki ciri-ciri sperma yang baik dan sehat?

Dongkrak Pariwisata Medis, Menkes Ingin RSUD Solo Jadi Pusat Terapi Tradisonal

 RSUD Bung Karno Solo diproyeksikan menjadi pusat pengobatan tradisional. Hal tersebut merupakan wacana Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto bersama Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.
Terawan menilai pengobatan tradisional merupakan kearifan budaya Indonesia yang khas. Dia yakin pengobatan tradisional bisa mendunia dan bisa mendongkrak pariwisata.

"Kita bicara bahwa pengobatan tradisional ini merupakan kearifan lokal, ini harus ditonjolkan. Dan itu sebenarnya bisa mendunia, dan pengobatan tradisional ini bisa menjadi medical tourism," kata Terawan saat meninjau RSUD Bung Karno, Jumat (3/7/2020).

Terawan mengatakan pemerintah tak hanya melayani pengobatan, namun riset tentang obat tradisional juga bakal terus berjalan.

"Siapa tahu dari riset-riset tradisional ini bisa juga untuk penanganan COVID-19 dan sebagainya. Di situlah kita mau memodernisir pengobatan tradisoional ini menjadi sebuah ikon yang baik," kata dia.

Tak jauh dari Solo, Kemenkes telah memiliki Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) di Tawangmangu, Karanganyar. RSUD bakal bekerja sama dalam pengembangannya.

FX Hadi Rudyatmo mengatakan Kemenkes akan membantu dalam pendampingan hingga sumber daya manusia (SDM) yang ahli dalam bidang obat tradisional. Jika telah beroperasi, diharapkan pengobatan tradisional nantinya bukan lagi sebagai pengobatan alternatif.

"Jadi nanti dibalik, pengobatan modern akan membackup pengobatan tradisional. Kalau sekarang kan pengobatan modern dibackup tradisional," kata Rudy.

Setelah kunjungan ke RSUD Bung Karno, Terawan dan Rudy langsung menengok B2P2TOOT di Tawangmangu.
https://cinemamovie28.com/cast/enid-raye-adams/