"Dicari pasangan yang bebas kuman untuk menemani selama pandemi virus Corona COVID-19 berlangsung dan kalau bisa berlanjut sampai seterusnya" tulis pesan di selebaran kertas. Begitulah aksi lucu dari seorang pria berusia sekitar 30 tahun asal New York, Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari New York Post, pria yang identifikasi sebagai Brad tersebut mengatakan ingin mencari jodoh di tengah pandemi virus corona COVID-19. Ia mendeskripsikan dirinya sehat, menarik, dan pekerja yang baik.
Brad pun memberikan syarat bagi yang ingin menjadi pasangannya yaitu haruslah memiliki tubuh yang sehat, bugar, dan bersih.
Brad mengakui aksinya ini dilakukan karena ia telah lama melajang dan menginginkan seseorang yang bisa menemaninya selama pandemi berlangsung. Terlebih berbagai kebijakan seperti social distancing membuat dirinya kesulitan untuk mendapatkan pasangan.
"Saya masih lajang ketika lockdown dimulai dan saya bertanya-tanya bagaimana dan kapan saya bisa kencan lagi," kata Brad.
"Pembatasan jarak sosial telah membuat orang-orang sulit untuk bertemu dan sekarang kita semua memakai masker, itu merupakan situasi yang sulit untuk pendekatan. Ini bukan waktunya untuk kencan santai, jadi aku mencari hubungan untuk jangka panjang dan eksklusif," lanjutnya.
Menurut Brad, selebaran yang dibagikannya di sepanjang jalur lari membuatnya lebih mudah menarik perhatian wanita-wanita bertubuh bugar yang sedang berolahraga.
"Jauh lebih tertarget dan langsung daripada menggunakan aplikasi kencan," ucapnya.
Brad mengatakan ia telah mendapatkan banyak tanggapan dari para wanita yang melihat selebarannya di sepanjang jalan. Ia berharap bisa bertemu dengan beberapa wanita tersebut untuk bisa pergi kencan bersama.
Pakar Sarankan Pakai Masker Setahun ke Depan Meski Wabah Corona Telah Usai
Setiap orang saat ini diwajibkan menggunakan masker meski dalam keadaan sehat. Hal ini dinilai untuk menekan angka penularan virus Corona COVID-19 yang terus meningkat di masyarakat, berdasarkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Meski begitu, baru-baru ini seorang pakar mengatakan kalau masker tetap perlu dipakai meski wabah Corona nantinya akan berakhir. Ia menegaskan selama vaksin belum ditemukan masyarakat masih berhadapan dengan risiko virus Corona COVID-19.
"Menurut saya kita semua tetap perlu pakai masker selama COVID-19 masih menjadi ancaman, dan bakal tetap mengancam sampai vaksinnya ditemukan," jelas pakar imunologi dari Universitas Yale Shan Soe-Lin, dikutip dari Today pada Rabu (15/4/2020).
Bahkan ahli menyarankan untuk memakai masker selama setahun ke depan. Shan menjelaskan memakai masker di tempat umum adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini guna mencegah penularan virus Corona COVID-19.
Karena menurutnya ke depan work from home dan social distancing tidak akan diberlakukan kembali berkaitan dengan perekonomian dunia. Maka dari itu memakai masker kemana pun menjadi solusi.
"Di musim flu biasa masker mungkin tidak terlalu berguna tapi ini bukan musim flu yang normal," tutupnya.