Pilot juga manusia. Seorang pilot di Inggris terekam kamera masuk ke dalam kokpit lewat jendela pesawat. Rupanya sang pilot lupa membawa kunci.
Aksi lucu pilot terekam kamera di Terminal 2 Bandara Heathrow, London, Inggris. Dalam video pendek tersebut, terlihat seorang pilot berusaha sekuat tenaga masuk ke kokpit pesawat lewat jendela.
Video berdurasi kurang dari 1 menit ini direkam dan diunggah di Twitter oleh seorang pilot British Airways dengan akun @JonnyPilot. Dalam unggahannya, Jonny menuliskan caption
"Ketika kamu terlambat kerja, dan kamu lupa membawa kunci," tulisnya.
Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Rabu (23/1/2019) dalam video tersebut, pilot yang tak disebutkan identitasnya ini nampak kepayahan masuk ke dalam kokpit lewat jendela pesawat yang sempit.
Di percobaan pertama, nampak satu kaki sang pilot berhasil masuk ke dalam kokpit, tapi kaki yang satunya masih ketinggalan di luar jendela.
Di percobaan selanjutnya, gantian kepala sang pilot yang berhasil masuk, tapi badannya masih ketinggalan di luar. Sebelum akhirnya datang seorang pilot lagi yang membantu.
Belum diketahui berasal dari maskapai apa pilot ini berasal, mengapa dia masuk kokpit lewat jendela dan apakah dia betulan lupa bawa kunci. Sampai saat ini video tersebut sudah ditonton lebih dari 12 ribu kali.
Pelaku Wisata: Kami Tak Pernah Ganggu Habitat Komodo
Rencana penutupan Taman Nasional (TN) Komodo jadi kontroversi. Dinilai bisa mematikan pariwisata, padahal pariwisata tidak pernah merusak habitat komodo.
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat rencananya akan menutup Taman Nasional Komodo selama 1 tahun. Didasari oleh kondisi habitat komodo di Kabupaten Manggarai Barat, ujung barat Pulau Flores itu sudah semakin berkurang serta kondisi tubuh komodo yang kecil sebagai dampak dari berkurangnya rusa yang menjadi makanan utama komodo. Soal berkurangnya rusa, salah satu sebabnya karena perburuan ilegal.
Jika harus ditutup, para pelaku wisata protes keras. Muhammad Taher, seorang pelaku wisata dari Vidi Liveaboard di Labuan Bajo angkat bicara. Menurutnya, penutupan TN Komodo akan mematikan pariwisata di Labuan Bajo dan sekitarnya. Sebab, pariwisata sudah merupakan salah satu mata pencaharian utama dan pariwisata tidak pernah menganggu habitat komodo.
"Kami (pelaku wisata) dan kegiatan pariwisata tidak pernah menganggu habitat komodo. Kami tahu komodo dilindungi pemerintah, juga dunia," katanya kepada detikTravel, Rabu (23/1/2019).
Taher melanjutkan, tidak semua wilayah di TN Komodo bisa dimasuki wisatawan. Terdapat zona-zonanya, seperti wisatawan hanya bisa melihat komodo di Loh Buaya (Pulau Komodo) dan Loh Liang (Pulau Rinca).
"Taman Nasional Komodo itu sangat luas lho, tidak semua wilayah yang jadi habitat komodo bisa kita masuki. Aturannya selama ini sudah jelas dan kami mengikutinya," terangnya.
"Saya rasa pun pihak taman nasional sudah bekerja dengan baik untuk menjaga habitat komodo. Kalau tentang perburuan rusa ilegal, berarti soal keamanannya dong yang lebih dibenahi," tambah Taher.
Taher berharap, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Pemprov NTT bisa duduk bareng. Stakeholder pariwisata juga baiknya turut serta, agar kontroversi rencana penutupan TN Komodo tidak berlarut-larut.