Senin, 20 Januari 2020

6 Aktivitas Seru dan Gratis di Ancol Saat HUT Jakarta

Dalam rangka HUT Jakarta, Ancol Taman Impian dibuka gratis dan ini punya rekomendasi kegiatan seru. Apa saja ya?

Dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (21/6/2019) untuk menyambut HUT ke-492 DKI Jakarta, Ancol Taman Impian turut merayakan dengan memberlakukan masuk Ancol gratis khusus pada 21 Juni 2019. Kebijakan ini merupakan salah satu yang rutin dilakukan oleh Manajemen Ancol untuk menyambut hari ulang tahun Kota Jakarta.

Masyarakat dapat gratis masuk kawasan Ancol dalam rentang waktu pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Namun perlu dicermati syaratnya yaitu, pemberlakuan gratis hanya untuk individu dan tidak termasuk kendaraan. Akses gratis juga hanya berlaku di Pintu Gerbang Utama Ancol, tidak berlaku untuk semua unit rekreasi yang terdapat di dalamnya.

Berniat datang ke Ancol saat lagi gratis? Simak rangkuman 6 aktivitas seru yang bisa dilakukan di Ancol berikut ini :

1. Main sepuasnya di pantai

Siapkan banyak baju ganti, bola dan tabir surya sebelum bermain sepuasnya di pantai. Pantai Ancol memiliki pasir putih yang cukup panjang dan lebar serta memungkinkan untuk bermain bola pasir.

Ada pula promenade atau kawasan pedestrian selebar 8 meter yang mengitari bibir pantai sebagai penunjang rekreasi. Pada beberapa titik terdapat pula taman fitness yang bisa digunakan setiap saat untuk berolahraga. Pasti seru bermain di pantai, apalagi gratis. Namun, perlu diperhatikan untuk tetap menjaga kebersihan demi kenyamanan bersama.

2. Liburan di wahana Ancol gratis? Bisa kok

Bagi pemilik kartu Annual Pass unit-unit rekreasi Ancol seperti Dunia Fantasi, Atlantis Water Adventures, Ocean Dream Samudra, maupun Sea World Ancol maka tanggal 21 Juni adalah saat yang tepat memanfaatkan waktu untuk rekreasi gratis! Apalagi kalau datang dengan kendaraan umum, akan benar-benar gratis loh mulai dari masuk Gerbang Ancol.

3. Cek informasi promo unit rekreasi Ancol di website resmi Ancol

Buat kamu yang gemar rekreasi hemat, ini adalah waktu yang tepat. Karena masih banyak promo menarik liburan di unit rekreasi Ancol yang dapat kamu lihat di website resmi Ancol. Masih ada promo annual pass di Dunia Fantasi dan tiket hari raya di Ocean Dream Samudra dan Sea World Ancol.

4. Update Instagram di lokasi/spot yang Keren

Di kawasan Ancol Taman Impian bertebar spot foto dan dekorasi keren yang bisa dijadikan konten untuk media sosial. Jelajahi sekitar Danau Monumen, Le Bridge dan Pantai Lagoon untuk mendapatkan spot foto menarik. Terlebih di sore menjelang matahari terbenam.

5. Menikmati Kuliner di Tepi Pantai

Menikmati hidangan lezat di tepi pantai untuk makan siang maupun makan malam bisa dilakukan di Ancol karena terdapat banyak sekali pilihan kuliner di Ancol.

Bandar Djakarta, Sea Side Suki, Kafe Hoax, Restoran Rempah Penyet, Rumah Kayu, Simpang Raya, Telaga Sampireun, Gubug Mang Engking dan masih banyak lagi yang lainnya. Yang jelas, makan dengan suasana dan semilir angin pantai akan terasa lebih nikmat.

6. Menonton Ancol Magical Night

Masuk kawasan pantai sudah gratis, apabila ingin melihat pertunjukkan spektakuler dan konser Isyana Sarasvati. Cukup siapkan dana Rp 200 ribu untuk membeli tiket acara Ancol Magical Night.

Acara yang hanya digelar tanggal 21 Juni 2019 di Dunia Fantasi ini merupakan seremoni peresmian wahana baru yang rencananya juga akan dihadiri oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

Penonton bukan hanya bisa mendengarkan lantunan musik dari Batavia Chamber Orchestra, menyaksikan Hi Tech Magic Show yang akan berkolaborasi dengan Video Mapping di Gerbang Baru Dunia Fantasi, tetapi juga dapat mencoba wahana-wahana Dufan Jika sudah memiliki tiket reguler Dufan (One Day Pass).

Seru kan?

Pelan-pelan Memecahkan Misteri Nazca Lines

 Nazca Lines di Peru adalah misteri terbesar di dunia. Suatu bentangan simbol di atas gurun berusia ribuan tahun yang begitu menakjubkan.

Mari kita kenali dulu Garis-garis Nazca alias Nazca Lines. Nazca Lines terdiri dari 800 garis lurus, 300 garis geometris dengan aneka bentuk seperti orang atau wajah dan 70 bentuk garis yang menggambarkan hewan dan tumbuhan. Bisa disebut sebagai geoglyph, yakni suatu motif tertentu peninggalan manusia zaman dulu di suatu lanskap alam seperti tebing, gua atau gurun.

Garis-garis tersebut terhampar di Gurun Nazca yang berlokasi di antara Kota Pampas dan Nazca di Peru. Nazca Lines diyakini dibuat oleh penduduk setempat pada ribuan tahun silam, sekitar tahun 100-600 Masehi.

Menurut para peneliti, penduduk setempat saat itu membuatnya dengan cara mengerik tanah sedalam 30 cm. Kontur tanahnya sendiri memang cocok untuk dikerik dan bekasnya tidak akan hilang karena suhu yang panas, jarang erosi dan curah hujan yang sangat sedikit.

Hasilnya, jadilah garis-garis yang sungguh (sekali lagi) sungguh sempurna.

Menariknya, Nazca Lines hanya bisa dilihat dari angkasa alias dari pesawat. Padahal di zaman pembuatan garis-garisnya, tentu tidak ada pesawat. Jadi ibaratnya, mereka yang membuat Nazca Lines tidak bisa melihat atau menikmati karya-karyanya.

Lantas, untuk apa Nazca Lines dibuat?

Dilansir detikcom dari berbagai sumber, Jumat (21/6/2019) ada 3 jawaban dari para ahli tapi masih jadi perdebatan serta belum memuaskan. Artinya, hingga kini dari tahun 1930-an ditemukan, Nazca Lines masih menjadi misteri.

Sejauh ini, 3 jawaban mengapa Nazca Lines dibuat adalah untuk pemujaan dewa, untuk ilmu astronomi dan dibuat oleh alien. Pendapat lain mengatakan, kalau garis-garis Nazca sebenarnya adalah sistem irigasi canggih. Itu pun, masih harus diteliti lebih mendalam lagi.

Terbaru, para peneliti dari Hokkaido University (suatu universitas di Jepang) menerbitkan hasil penelitian tentang Nazca Lines dalam 'Journal of Archaeological Science: Reports'. Mereka memfokuskan penelitiannya tentang garis berbentuk burung.

Total, terdapat 16 geoglyph yang menggambarkan burung. Dengan mempelajari gambar-gamabrnya burungnya dan dibandingkan dengan burung-burung di dunia, maka burung-burung di Nazca Lines adalah burung kolibri ekor panjang, pelikan dan burung-burung hutan hujan seperti burung nuri.

"Kami mengungkapkan beberapa perbedaan antara karakteristik geoglyph mereka dan karakteristik kelompok taksonomi (klasifikasi mahluk hidup) di sekitar kawasannya," tulis penelitian tersebut.

"Selain itu, kami menetapkan bahwa beberapa geoglyph menggambarkan sejumlah burung tertentu termasuk burung kolibri, pelikan, dan burung nuri. Masing-masing burung ini eksotis secara regional. Misalnya, kolibri dan beo ditemukan di daerah tropis hutan hujan sedangkan pelikan hidup di daerah pesisir," lanjut penelitannya.

Artinya, di sekitar Gurun Nazca tidak ada jenis-jenis burung tersebut. Besar kemungkinan, penduduk setempat di sana pada zaman dulu melihat burung-burungnya saat menjelajahi pantai dan hutan dengan berjalan kaki berbulan-bulan lamanya.

Spekulasi bermunculan. Apakah mereka membuat garis-garis Nazca bergambar burung karena terkesima oleh bentuk burungnya, atau bisa juga karena burung tersebut adalah pertanda adanya air.

"Ketika burung laut bermigrasi ke daerah pegunungan melewati Nazca selama bulan November dan Desember, penduduk di sana berharap hujan akan turun. Di sisi lain, jika burung tersebut tidak bermigrasi maka air tidak turun," tulis penelitiannya.

Maka bisa juga, penduduk Nazca di zaman dulu mengira burung-burung akan membawa cuaca baik dan membawa air. Tapi sekali lagi, hingga kini penelitian dari Hokkaido University masih berlanjut.

Penelitian tentang gambar burung pun masih dilakukan riset mendalam. Bisa jadi, itu adalah kunci dari arti Nazca Lines ini.

"Untuk mengungkap tujuan geoglyph, pemahaman tentang apa yang mereka gambarkan adalah langkah pertama yang penting," tulis para peneliti.