Kamis, 16 Januari 2020

Bukan di Bali, Ini 'Tanah Lot' di Jawa Timur

Pantai Balekambang yang berada di sebelah selatan Kota Malang ini disebut sebagai Tanah Lot-nya Jawa Timur. Yuk, liburan ke sana!

'Tanah Lot ala Jawa Timur' itulah predikat yang diberikan para wisatawan baik lokal maupun internasional saat mereka kepada Pantai Balekambang yang berada di kecamatan Bantur, 65 KM sebelah selatan kota Malang. Saat itu kami berangkat dari kota Blitar dan membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk tiba di tempat ini perjalanan menuju ke pantai ini cukup lancar, saat memasuki daerah Bantur jalan yang kami lewati mulai menyempit dan berkelok serta menanjak jenis jalan derah perbukitan sehingga membutuhkan kewaspadaan lebih berkendara di jalan ini namun itu semua terbayar dikarenakan rindangnya pepohonan disisi kiri dan kanan jalan serta panorama perbukitan yang menawan.

Kami tiba sekitar pukul 16.50 dan suasana pantai cukup ramai dengan pengunjung yang memancing, berjalan bersama keluarga diatas pasir pantai yang halus, bermain bola, membuat istana dari pasir atau sekadar duduk-duduk di kursi kayu yang disediakan di sekitar pantai sambil menanti tenggelamnya matahari

Aktivitas berenang maupun bermain terlalu jauh dari bibir pantai hingga sampai ke bagian tengah laut sebaiknya tidak dilakukan di pantai ini karena pantai ini termasuk bagian dari pantai laut selatan yang terkenal dengan ombaknya yang ganas sehingga membahayakan, terutama dalam bulan-bulan tertentu saat pergantian musim dimana di saat itu ombak pantai akan lebih tinggi disbanding bulan-bulan biasanya.

Dari Pantai Balekambang kita bisa mengunjungi 3 buah pulau kecil yang berada disekitarnya yaitu Pulau Pulau Ismoyo, Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Sebenarnya ketiga pulau ini terhubung dengan jembatan beton ke Pantai Balekambang, namun sayangnya jembatan ke pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni saat kami ke sini sedang putus dan belum diperbaiki, bila sudah diperbaiki wisatawan tentu akan lebih berkesempatan menjelajahi keindahan Pantai Balekambang.

Sebab mengapa Pantai Balekambang diberi julukan sebagai Tanah Lot dari Jawa Timur, adalah keberadaan Pulau Ismoyo. Bagi rekan-rekan yang pernah ke Bali dan mengunjungi Pura Tanah Lot di Bali pasti terkesan dengan landskapnya di mana sebuah pura berdiri dengan anggun diatas tebing batu karang menghadap laut lepas di tepi pantai.

Nah, laanskap Pulau Ismoyo juga mirip seperti itu dimana di bagian tengah pulau berdiri sebuah pura bernama Pura Amarta Jati. Hanya bedanya Pulau Ismoyo terpisah dari daratan dan untuk menuju ke sana kita akan melintasi jembatan beton yang menghubungkan pulau ini dengan daratan.

Sebagai tempat ibadah umat Hindu, setiap tahunnya di pulau Ismoyo akan diadakan upacara Nyepi saat itu pulau ini akan sangat ramai didatangi ribuan umat Hindu yang datang tidak hanya dari sekitar pulau namun juga dari kota-kota lain. Sebelum upacara waisak dilaksanakan tiga hari sebelumnya, akan didakan upacara Jalani Diphuja yaitu upacara penyucian diri sebelum Nyepi. Juga ada upacara Larung Sesajen ke laut sebagai bukti syukur kepada Yang Maha Kuasa atas segala keberkahan yang telah diterima selama 1 tahun ini dan berdoa agar di tahun berikutnya tetap mendapatkan keberkahan.

Selain bisa melihat upacara Waisak ternyata pengunjung juga bisa melihat kemeriahan di bulan Suro atau bulan Muharam dalam penanggalan Islam dikarenakan adanya makam seorang tokoh penyebar agama Islam bernama Syaikh Abdul Jalil seorang ulama dari Yogyakarta menurut cerita yang populer di masyarakat. Beliau adalah keturunan bangsawan yang sangat dihormati masyarakat namun sangat menentang penjajah Belanda.

Pemerintah Belanda tidak menyukainya sehingga akhirnya beliau meninggalkan kebangsawanannya dan memilih untuk menyiarkan Islam sehingga tiba di Pantai Balekambang. Makam beliau yang berada sekitar 1 km dari pantai Balekambang dan merupakan tempat ziarah yang ramai dikunjungi para peziarah terutama saat bulan Suro.

Sebagai tujuan wisata, Pantai Balekambang memiliki fasilitas yang cukup baik dari toilet yang bersih, tempat ibadah rumah makan yang menyajikan aneka makanan seafood, dan toko-toko suvenir.

Tiket masuk ke pantai Rp 15.000/orang. Bila membawa kendaraan akan ada biaya parker mulai dari Rp 5.000/motor, Rp 10.000/mobil dan Rp 15.000/bus. Bagi pengunjung yang ingin menginap terdapat penginapan dengan tarif mulai dari Rp 150.000-250.000/malam, sarana permainan seperti flying fox, ATV juga ada sehingga berlibur ke pantai ini semakin berkesan.

10 Gunung Tertinggi di Indonesia, Cocok untuk Pendaki

Mendaki gunung tentu menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang. Nah, ada 10 gunung tertinggi di Indonesia nih yang cocok untuk para pendaki. Apa saja?

Gunung tertinggi di Indonesia tersebut memiliki ketinggian mencapai 4.000 meter dan tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Berikut 10 daftar gunung tertinggi di Indonesia:

1. Gunung Puncak Jaya Wijaya

Gunung ini menjadi gunung tertinggi nomor satu di Indonesia karena memiliki ketinggian mencapai 4.884 meter. Gunung ini juga merupakan salah satu gunung tertinggi di dunia.

Gunung yang terletak di Provinsi Papua ini juga dikenal dengan nama Carstensz Pyramid.

Saking tingginya, di puncak gunung ini terdapat salju abadi.

2. Gunung Kerinci

Gunung tertinggi kedua ini memiliki ketinggian mencapai 3.805 meter. Gunung ini merupakan gunung tertinggi di pulau Sumatera. Walaupun biasa dipanjat para pendaki, gunung ini masih dalam kategori aktif lho.

3. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Buat para pendaki, gunung ini menyajikan pemandangan yang indah karena terdapat padang rumput yang luas dan hutan tropis.

Gunung ini memiliki ketinggian mencapai 3.762 meter. Terdapat juga Taman Nasional Lombok di sekitar gunung tersebut.

4. Gunung Semeru

Gunung yang terkenal di film 5 cm ini memiliki ketinggian mencapai 3.676 meter. Puncak gunung yang terletak di Jawa Timur ini dikenal dengan nama Mahameru. Gunung ini merupakan salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa.

5. Gunung Sanggar

Walaupun masih jarang terdengar namanya, gunung ini memiliki ketinggian mencapai 3.564 meter. Alhasil, gunung ini ditetapkan menjadi gunung tertinggi ke-5 di Indonesia.

6. Gunung Latimojong

Dikenal juga dengan nama Bulu Rantemario, gunung ini memiliki ketinggian 3.478 meter. Dari pusat kota Makassar, pendaki harus memakan waktu hingga 10 jam untuk mencapai kaki gunung.

7. Gunung Slamet

Terletak di Jawa Tengah, gunung ini memiliki ketinggian mencapai 3.428 meter. Gunung ini menjadi salah satu gunung yang masih aktif, bahkan tercatat gunung ini telah meletus sebanyak 42 kali.

8. Gunung Sumbing

Gunung tertinggi ke-8 ini memiliki ketinggian mencapai 3.371 meter. Terdapat tiga jalur pendakian, yakni jalur cepit parakan, jalur bogowongso, dan jalur desa garung.

9. Gunung Raung

Gunung ini terletak di tiga daerah, yaitu Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi dan memiliki ketinggian mencapai 3.344 meter.

10. Gunung Ciremai

Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat. Gunung ini memiliki ketinggian 3.078 meter.

Bukan di Bali, Ini 'Tanah Lot' di Jawa Timur

Pantai Balekambang yang berada di sebelah selatan Kota Malang ini disebut sebagai Tanah Lot-nya Jawa Timur. Yuk, liburan ke sana!

'Tanah Lot ala Jawa Timur' itulah predikat yang diberikan para wisatawan baik lokal maupun internasional saat mereka kepada Pantai Balekambang yang berada di kecamatan Bantur, 65 KM sebelah selatan kota Malang. Saat itu kami berangkat dari kota Blitar dan membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk tiba di tempat ini perjalanan menuju ke pantai ini cukup lancar, saat memasuki daerah Bantur jalan yang kami lewati mulai menyempit dan berkelok serta menanjak jenis jalan derah perbukitan sehingga membutuhkan kewaspadaan lebih berkendara di jalan ini namun itu semua terbayar dikarenakan rindangnya pepohonan disisi kiri dan kanan jalan serta panorama perbukitan yang menawan.

Kami tiba sekitar pukul 16.50 dan suasana pantai cukup ramai dengan pengunjung yang memancing, berjalan bersama keluarga diatas pasir pantai yang halus, bermain bola, membuat istana dari pasir atau sekadar duduk-duduk di kursi kayu yang disediakan di sekitar pantai sambil menanti tenggelamnya matahari

Aktivitas berenang maupun bermain terlalu jauh dari bibir pantai hingga sampai ke bagian tengah laut sebaiknya tidak dilakukan di pantai ini karena pantai ini termasuk bagian dari pantai laut selatan yang terkenal dengan ombaknya yang ganas sehingga membahayakan, terutama dalam bulan-bulan tertentu saat pergantian musim dimana di saat itu ombak pantai akan lebih tinggi disbanding bulan-bulan biasanya.

Dari Pantai Balekambang kita bisa mengunjungi 3 buah pulau kecil yang berada disekitarnya yaitu Pulau Pulau Ismoyo, Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Sebenarnya ketiga pulau ini terhubung dengan jembatan beton ke Pantai Balekambang, namun sayangnya jembatan ke pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni saat kami ke sini sedang putus dan belum diperbaiki, bila sudah diperbaiki wisatawan tentu akan lebih berkesempatan menjelajahi keindahan Pantai Balekambang.