Jumat, 27 Desember 2019

Hina Awak Kabin Maskapai Lain, Direktur Maskapai Ini Dipecat

Mulutmu adalah harimaumu. Seorang direktur maskapai ini dipecat, gara-gara menghina awak kabin maskapai lain.

Dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (3/9/2019) Katarzyna Richter, seorang Direktur Operasional maskapai LOT Polish Airlines asal Polandia dipecat dari pekerjaannya. Sebab, dia kedapatan melakukan body shaming kepada awak kabin maskapai lain.

Baru-baru ini, Richter diketahui naik maskapai British Airways (tidak disebutkan rutenya). Dia memotret secara diam-diam para awak kabin di dalam pesawatnya dan memposting di sosial media Facebook-nya.

Parahnya, Richter menuliskan caption berupa hinaan pada awak kabin maskapai British Airways. Beberapa perkatannya seperti gigi yang tidak rata, gaya rambut acak-acakan, pilihan sepatu yang buruk dan seragam yang terlalu ketat.

Sontak saja, postingan tersebut mencuri perhatian, menyulut kemarahan dan jadi viral di dunia maya. Richter pun menjadi sorotan dan pihak Maskapai LOT Polish Airlines sampai turun tangan.

"Kami benar-benar meminta maaf atas kejadian ini dan bertentangan dengan standar serta sistem kami. Oleh sebab itu, kami memutuskan hubungan kerja Richter," kata salah seorang juru bicara dari LOT Polish Airlines.

"Selain itu, kami memastikan bahwa situasi ini tidak akan pernah terjadi lagi," tambahnya.

Di lain sisi, pihak maskapai British Airways juga ikut mengomentari kejadian tersebut. Namun mereka menegaskan, sangat bangga dengan kinerja awak kabinnya.

"Kami bangga dengan awak kabin kami dan layanan luar biasa yang mereka berikan kepada pelanggan setiap hari," kata perwakilan dari maskapai British Airways.

Richter pun sudah mengucap permintaan maaf dan mengaku menyesal. Sayang, nasi sudah menjadi bubur dan dia harus menerima nasib dipecat dari pekerjaannya.

"Saya ingin meminta maaf kepada kru British Airways dan semua orang. Saya menyesali perilaku saya," lirihnya.

Kota-kota Terbaik di Eropa Buat Wisata Kuliner Halal

 Muslim Traveler kini banyak yang liburan ke Eropa. Jangan khawatir soal halal, karena kota-kota di Eropa ini punya wisata kuliner halal yang lezat. Apa saja?

Kota-kota di Eropa sekarang sudah banyak yang memperhatikan soal kuliner halal. Mereka menyediakan banyak pilihan buat traveler muslim, agar bisa kulineran tanpa takut soal kehalalan makanan.

Dari rilis Agoda yang diterima detikTravel, Senin (2/9/2019), berikut 5 rekomendasi kota liburan di Eropa untuk wisata kuliner halal:

1. London, Inggris

London tidak hanya terkenal akan seni dan galerinya, tetapi juga situs-situs wisatanya yang ternama dan bersejarah, misalnya Istana Buckingham dan Gedung Parlemen.

Dengan lebih dari 1 juta Muslim yang bermukim di London, kota ini bisa jadi merupakan kota paling ramah bagi umat Islam di Eropa. Makanan halal dapat ditemukan di hampir setiap sudut jalanan dan dari setiap bagian dunia Muslim, termasuk masakan Pakistan, India, Arab, dan Afrika.

Pilihan restorannya termasuk Liman Restaurant yang terkenal dengan masakan Arabnya, Stax Diner di Carnaby Street yang menawarkan burger dan wafel halal ala Amerika, dan Pie Republic untuk mencoba versi halal dari pai Inggris yang tersohor itu.

2. Wina, Austria

Wina, ibu kota Austria adalah salah satu kota terbesar di Eropa yang kaya budaya. Kota ini dianggap sebagai salah satu kota paling layak huni di dunia.

Dengan warisan musik klasik yang bertahan selama ratusan tahun, taman-taman yang indah, kebun binatang tertua di dunia, tempat-tempat belanja terbaik hingga masjid-masjid yang menawan, Wina menawarkan beragam atraksi dan aktivitas untuk liburan seluruh anggota keluarga, terutama buat Muslim Traveler.

Soal wisata kuliner halal, Wina punya pilihan makanan halal yang lezat mulai dari santapan kasual hingga hidangan mewah. Cobalah Turkish Oriental Food dan Daily Imbiss sebagai restoran halal yang wajib dicantumkan dalam rencana perjalanan Anda.

Ada Drone Melintas, Pesawat Membelok Tajam

Drone merupakan salah satu ancaman tertinggi dari pesawat terbang. Karena, akibat barang tersebut bisa terjadi kecelakaan fatal.

Dilansir CNN, Selasa (3/9/2019), seorang pilot penumpang membelok cukup tajam untuk menghindari drone. Lokasinya ada di dekat Bandara Gatwick, London, Inggris.

Oleh karena drone itu, dalam sebuah laporan, nyaris terjadi kecelakaan. Insiden itu terjadi pada bulan April dan melibatkan Airbus A320 yang dapat mengangkut hingga 186 penumpang.

Pilot pesawat melaporkan bahwa ia melihat drone berwarna gelap di depannya dan menghindarinya dengan mengambil tindakan berbelok 5-8 derajat ke sebelah kanan. Itu menurut ringkasan laporan yang diterbitkan oleh Badan Airprox Board (UKAB) Inggris.

Badan itu menilai bahwa insiden drone tersebut memiliki kategori risiko tertinggi. Laporan penampakan drone di Bandara Gatwick itu telah mengganggu rencana perjalanan ratusan ribu orang.

Tidak ada penyebutan maskapai mana atau nomor penerbangan dalam rilis laporan itu. Diketahui bahwa maskapai British Airways dan EasyJet mengoperasikan Airbus A320 dari Bandara Gatwick.

Adalah ilegal untuk menerbangkan drone di atas 121 meter atau dalam jarak satu kilometer dari batas bandara. UKAB melaporkan bahwa drone melanggar peraturan tersebut.

Dalam ringkasan laporan ditambahkan bahwa drone itu membahayakan pesawat lainnya. "Dewan mempertimbangkan bahwa laporan keseluruhan pilot mengenai insiden tersebut menggambarkan situasi di mana keselamatan adalah hal utama dan tindakan pencegahan dapat diambil," simpulan laporan itu.

Insiden penampakan drone itu adalah satu dari 10 kejadian yang dilaporkan dan dikumpulkan dalam ringkasan laporan bulanan terbaru UKAB. Lima di antaranya terjadi di dekat Bandara Heathrow, bandara utama Inggris.

Ada pula empat objek lain yang ditemukan oleh para pilot, namun tidak teridentifikasi bentuknya. Dan empat dari 14 insiden total dinilai memiliki tingkat risiko tertinggi.

Hina Awak Kabin Maskapai Lain, Direktur Maskapai Ini Dipecat

Mulutmu adalah harimaumu. Seorang direktur maskapai ini dipecat, gara-gara menghina awak kabin maskapai lain.

Dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (3/9/2019) Katarzyna Richter, seorang Direktur Operasional maskapai LOT Polish Airlines asal Polandia dipecat dari pekerjaannya. Sebab, dia kedapatan melakukan body shaming kepada awak kabin maskapai lain.

Baru-baru ini, Richter diketahui naik maskapai British Airways (tidak disebutkan rutenya). Dia memotret secara diam-diam para awak kabin di dalam pesawatnya dan memposting di sosial media Facebook-nya.

Parahnya, Richter menuliskan caption berupa hinaan pada awak kabin maskapai British Airways. Beberapa perkatannya seperti gigi yang tidak rata, gaya rambut acak-acakan, pilihan sepatu yang buruk dan seragam yang terlalu ketat.

Sontak saja, postingan tersebut mencuri perhatian, menyulut kemarahan dan jadi viral di dunia maya. Richter pun menjadi sorotan dan pihak Maskapai LOT Polish Airlines sampai turun tangan.

"Kami benar-benar meminta maaf atas kejadian ini dan bertentangan dengan standar serta sistem kami. Oleh sebab itu, kami memutuskan hubungan kerja Richter," kata salah seorang juru bicara dari LOT Polish Airlines.

"Selain itu, kami memastikan bahwa situasi ini tidak akan pernah terjadi lagi," tambahnya.

Di lain sisi, pihak maskapai British Airways juga ikut mengomentari kejadian tersebut. Namun mereka menegaskan, sangat bangga dengan kinerja awak kabinnya.

"Kami bangga dengan awak kabin kami dan layanan luar biasa yang mereka berikan kepada pelanggan setiap hari," kata perwakilan dari maskapai British Airways.