Jumat, 27 Desember 2019

Serunya Road Trip ke Palembang Via Tol Sumatera

Transportasi liburan tak melulu pesawat dan kereta api. Lewat jalur Tol Lintas Sumatera, traveler bisa menikmati road trip seru bersama kerabat.

Dalam rangka menikmati Libur Lebaran tahun 2019 dan euforia Mudik, kita memutuskan untuk mencoba Jalan Tol Lintas Sumatera. Kebetulan memang mau ke Palembang, kenapa tidak kita sekalian mencoba.

Senin, 3 Juni 2019 pukul 03.00 WIB adalah awal perjalanan ke Palembang. Dari informasi yang didapatkan, Pelabuhan Merak ada sistem buka tutup Ganjil/Genap. Dari Dramaga, Bogor ke Merak memakan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan.

Setelah antri masuk loket dan antri di Dermaga 3, akhirnya kita masuk Kapal Fery jam 8 pagi. Setelah parkir, akhirnya kita naik ke Dek paling atas, menikmati pemandangan Laut Jawa dan sinar Matahari pagi. Biaya menyebrang dari Merak sampai ke Bakauheni sebesar Rp 350.000 untuk kelas Ekonomi dan Rp 400.000 untuk kelas Eksekutif. Kelas Eksekutif berlayar setiap 3 jam, dengan waktu tempuh selama 1 jam.

Setelah kurang lebih 2 jam berlayar, akhirnya jangkar dilepaskan di Pelabuhan Bakauheni sekitar jam 11.30. Namun antrian yang cukup panjang membuat kita akhirnya keluar jam 12.30 dari Kapal Fery. Setelah keluar dari Pelabuhan Bakauheni, kita memilih untuk mengisi bensin penuh karena ada informasi bahwa tidak ada Pom Bensin di Jalan Tol Lintas Sumatera.

Perjalanan panjang Lintas Sumatera resmi dimulai pukul 12.14 WIB. Jalan Tol sudah dalam kondisi yang baik, namun memang belum ada rest area yang memadai, dan jarak rest area cukup jauh. Perjalanan ke Palembang membutuhkan waktu 3-5 jam Jalan tol Lintas Sumatera tergantung dari kecepatan mobil dan keterampilan menyetir.

Setelah 2 jam perjalanan, akhirnya kita berhenti di sebuah Rest Area untuk beristirahat sejenak, meluruskan badan. Fasilitas di Rest Area yang terpenting sudah coba disediakan, Toilet Portabel, Pom Bensin seadanya dan beberapa tempat membeli makanan yang disediakan oleh warga setempat.

Di Rest Area ini juga, kita diinformasikan bahwa Jalan Tol akan pada pukul 4 sore. Dikarenakan belum adanya lampu jalan pada segmen jalan ini. Memang Jalan Tol ini belum beroperasi sepenuhnya, hanya di buka pada saat Lebaran saja untuk mengurangi kemacetan dan kepadatan kendaraan arus mudik.

Bagi kendaraan yang masih melintas di jalan tol akan di arahkan untuk keluar di Pintu Keluar terdekat. Kebetulan kami harus sampai di Palembang paling tidak malam ini. Sehingga kami memutuskan untuk memaksimalkan waktu 1 jam yang kami punya untuk 120km terakhir.

Yang terpenting adalah kami bisa melewati Pintu Keluar Tol Kayu Agung sebelum pukul 16.00 WIB. Jika tidak sampai, kami harus melanjutkan perjalanan dengan jalur biasa yang memakan waktu sekitar 4 jam.

Sangat bersyukur pada Tuhan dan Papi yang menyetir, kita bisa melewati Pintu Keluar Tol Kayu Agung pukul 16.03 WIB. Setelah masuk Kayu Agung, perjalanan semakin berat karena jalan masih tanah merah dan banyak lubang, seperti off road. Betul adanya kalau belum adanya lampu penerangan, jalan saja masih belum selesai.

Setelah 1 jam off road di Jalan tol Lintas Sumatera, akhinya kita sampai juga di Palembang pukul 17.00 WIB. Disambut dengan Matahari yang akan kembali ke peraduannya, mengobati kelelahan perjalanan panjang Bogor-Palembang. Biaya Jalan Tol Lintas Sumatera saat Lebaran 2019 kemarin kurang lebih Rp 300.000 dan pembayaran menggunakan e-Money. Jadi pastikan saldo e-Money kalian aman dan terisi.

Dari pengalaman Road trip ini, ada 6 tips wajib yang akan membantu kalian menikmati perjalanan.

1. Mulailah perjalananmu dengan Doa

2. Bawalah bantal/guling. Buat tidur di mobil

3. Bawalah banyak cemilan yang tidak membuat haus

4. Sedia saldo e-Money

5. Sedia games/video dan power bank

6. Bawalah Tissu Kering dan Basah

Saran saya, jika kalian ingin Road Trip menggunakan Jalan Tol Lintas Sumatera sebaiknya siapkan watu berangkat 2 hari. 1 hari pertama Jakarta-Lampung dan hari berikutnya melanjutkan perjalanan ke Palembang atau Kota tujuan kalian. Kalau ada yang mau mencoba, mungkin akan lebih baik ketika Jalan Tol Lintas Sumatera ini sudah 100 persen selesai, sehingga perjalanan kalian akan lebih nyaman dan tidak terburu-buru.

Dengan pengalaman pergi yang cukup melelahkan, membuat kami sepakat untuk singgah 1 hari di Lampung pada tanggal 7 Juni 2019. Namun, pengalman mengejar waktu kembali terjadi. Road Trip kali ini adalah mengenai mengejar waktu dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

Dubai sudah menjadi salah satu bucketlist destinasi wisata yang harus dikunjungi. Lanskap yang sangat berbeda dengan Indonesia membuat saya tentunya penasaran.

Perbedaan antara Lanskap Gurun dan Lanskap Kota dengan Burj Khalifa di Dubai sangat mencolok, namun dapat menjadi keunggulan dan nilai unik dari Dubai. Saya ingin melihat dan merasakan bagaimana perbedaan tersebut dapat bersinergi dengan baik.

Ini 3 Air Terjun Cantik dari Bengkulu

Bengkulu membuktikan kecantikan alamnya lewat 3 air terjun cantik di Desa Batu Roto. Hijau dan segar, air terjun membuat siapa pun melupakan penat.

Desa Batu Roto terletak di Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara Propinsi Bengkulu. Untuk mencapainya dibutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit dengan kendaraan bermotor.

Perjalanan menuju air terjun di Desa Batu Roto saya lakukan beberapa waktu lalu bersama rekan-rekan jurnalis, dosen hingga mahasiswa dengan tujuan untuk menjelajah keindahan tiga air terjun di hutan Batu Roto yang masih alami. Hal itu karena keberadaannya belum banyak diketahui orang.

Dari Kota Bengkulu kami menggunakan kendaraan bermotor. Setelah meminta izin kepada perangkat desa setempat selanjutnya kami meninggalkan motor di pos parkir dengan terlebih dahulu memastikan keamanannya. Perjalanan selanjutnya kami lakukan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang licin dan menanjak selama lebih kurang 2 jam.

Sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan alam yang asri dengan semak belukar yang tinggi serta sesekali melewati jalan datar dan aliran sungai kecil. Untuk menjaga agar badan tetap stabil saya menggunakan bantuan sebuah tongkat kayu yang ditemukan di tengah jalan.

Namun yang cukup membuat saya merinding kami harus melewati kawanan drakula kecil yaitu pacet yang menanti untuk menghisap darah kami. Untunglah sebelum perjalan saya sudah mempersiapkan diri dengan memakai sepatu dan menyelipkan daun tembakau kering di dalam kaus kaki agar tidak dipanjati pacet.

Peejalanan yang cukup jauh tersebut tidak terasa melelahkan karena diisi dengan canda tawa sembari menikmati hijaunya dedaunan yang masih asri di kiri kanan jalan yang dilalui.

Setelah hampir sampai di air terjun kami melewati aliran sungai berbatu besar yang cukup deras. Senyum pun merekah setelah mendengar suara air terjun dan melihatnya dari kejauhan. Untuk melewati aliran sungai itu kita harua berhati- hati karena kalau lengah bisa terpeleset dan terluka terkena batu-batu di sungai itu.

Air terjun pertama yang dijumpai yaitu air terjun cincin. Dinamakan seperti itu karena setelah dilihat langsung air terjun tersebut terlindung di dalam cadas yang menyerupai cincin dan terbentuk secara alami. Air terjun ini tingginya sekitar 15 meter dan lebar 6 meter. Untuk mencapainya kita harus menyusuri sungai sejauh sekitar 20 meter.

Saya dibuat terpesona dengan keindahan ciptaan Tuhan ini. Rasanya ingin sekali nyebur merasakan kesejukan airnya namun sayang tidak membawa pakaian ganti.

Dari air terjun cincin perjalanan dilanjutkan ke air terjun tengah karena letaknya ditengah-tengah. Air terjun ini mempunyai ketinggian sekitar 14 meter dan lebar 6 meter. Untuk mencapainya kita harus menyusuri sungai sejauh sekitar 2 meter.

Setelah puas melihat dan mengambil gambar, kami menuju air terjun ketiga yaitu air terjun ujung dengan ketinggian mencapai 20 meter dan lebar 3 meter. Untuk mencapainya kami harus menempuh perjalanan sekitar 100 meter.

Perjalanan menuju tiga air terjun tersebut sangat menakjubkan. Salah satu perjalanan lain yang saya impikan yaitu ke Dubai karena saya sangat terpesona dengan foto maupun berita mengenai perjalanan kesana sehingga saya bermimpi suatu saat bisa ke Dubai dan menjelajah tempat-tempat indah disana yang pastinya akan menjadi perjalanan tak terlupakan seumur hidup.