Rabu, 25 Desember 2019

Welcome Drink Untuk Para Tamu Allah

Para jamaah haji dan umrah adalah para tamu Allah di Arab Saudi. Saat sampai di hotel, mereka biasa diberikan welcome drink yang istimewa. Apa itu?

Seperti Anda ketahui, Indonesia adalah jamah haji terbesar di dunia yang mempunyai kuota jamaah kurang lebih sekitar 231.000 orang. Perjalanan menuju Madinah ataupun Makkah via pesawat terbang jika langsung dari Indonesia kurang lebih 9-10 jam jika langsung. Bisa Anda bayangkan berapa letih dan lelah dalam pesawat.

Sebagian para jamaah (kloter) singgah sekitar 10 hari di Madinah mendarat di Bandara Internasional Prince Mohammaed Bin Abdulaziz dan ada pula yang langsung menuju Makkah yang mendarat di Bandara Internasional King AbdulAziz Jeddah. Jika jamah pertama kali mendarat di Jeddah, merela melanjutkan perjalanan via darat dari Jeddah menuju Makkah sekitar 1 jam perjalanan.

Ketika para jamaah setelah sampai pada hotel masing-masing yang berada di Madinah mau pun di Makkah mereka akan disuguhkan minuman selamat datang yang berupa kopi khas dari Timur Tengah bernama Qahwah Arabi. Minuman ini disajikan ketika menyambut tamu di Arab Saudi, tetapi para pencinta kopi juga bisa menikmati pada saat sarapan ataupun setelah sarapan, biasa juga bisa dinikmati pada saat sore hari bahkan pula pada malam hari ketika keluarga atau teman berkumpul. Ada pula dari pihak hotel yang menyajikan minuman selamat datang berupa air zam-zam yang dituang melalui kendi yang unik ke gelas kecil

Pada umumnya Qahwa Arabi disajikan mengunakan termos khusus dan khas biasa disebut dengan Dallah dan dituangkan dalam cangkir kecil tanpa gagang biasa disebut dengan Fijan Qahwa (arabic coffee cup). Kopi disuguhkan dalam keadaan panas dan diberi sebutir kurma atau coklat untuk rasa manis dalam kopi tersebut karena dalam pembutan kopi tersebut tanpa mengunakan gula sedikit pun.

Anda akan merasakan pahit serta rasa pedas karena dicampur dengan cengkeh dan kapulaga yangĂ‚  merupakan herbal berkhasiat bagi tubuh kita. Kapulaga yang biasa digunakan untuk memasak di Indonesia adalah salah satu bumbu yang paling mahal ketiga setelah safron dan vanilla.

Hanya dalam hitungan hari, para jamah dari seluruh dunia akan melaksanakan puncak dari haji yaitu Wukuf di Padang Arafah di sebelah tenggara Masjidil Haram. Waktu Wukuf pada tanggal 9 Dzulhijah dimulai dari tergelincirnya matahari hingga matahari terbenam. Para jamah dari seluruh dunia pada saat wuquf berdoa, berzikir, membaca Alquran serta melaksanakan salat Jamak Takdim dhuzur dan ashar.

Setelah melaksanakan Wukuf di Padang Arafah, para jamah haji bergerak menuju Muzdalifah setelah terbenamnya matahari untuk bermalam di sana hingga waktu fajar. Di Muzdalifah para jamaah salat Jamak Qasar maghrib dan isya, serta mengumpulkan batu kerikil yang akan digunakan untuk melempar Jumrah dari tanggal 10-13 Dzulhijah. Ini sudah termasuk dalam rukun haji, setelah itu para jamah melaksanakan Tawaf Ifadha di Makkah.

Setelah itu mereka kembali dari Makkah ke Mina untuk melaksanakan lempar Jumrah yang terakhir dan berakhir pula puncak haji yang dilaksanakan para jamaah dari seluruh dunia. Beberapa hari dari usainya puncak haji, para jemaah sebagian menuju Madinah, untuk yang datang langsung ke Makkah. Di Madinah kurang lebih 10 hari setelah itu para jamah kembali ke negara asal mereka masing-masing.

Sayembara Untuk Fans Harry Potter, Menginap di Rumah Hagrid

Penggemar cerita Harry Potter punya kompetisi seru di Inggris. Ada sayembara untuk menginap di rumah karakter Hagrid.

Libur Natal menjadi momen yang seringkali ditunggu banyak orang. Untuk menyambut Natal 2019, sebuah penginapan di North Shire, Inggris bernama The Groundskeeper's Cottage melakukan sebuah sayembara.

Bukan penginapan biasa, The Groundskeeper's Cottage adalah replika dari rumah Hagrid, tokoh dalam novel Harry Potter. Mulai dari bentuk rumah sampai atapnya dibuat sangat mirip.

Tapi jangan bayangkan bagian dalamnya mirip ya. Interior dalamnya dibuat dari kayu dengan gaya rumah jadul yang nyaman. Ada sofa yang menghadap langsung ke perapian.

Walau tak begitu mirip, tapi kamar mandinya tetap dibuat dengan nuansa Harry Potter. Bathtub dibalut warna emas yang cantik.

Sayembara ini akan memberikan kesempatan bagi Potterhead, para fans Harry Potter untuk menginap dengan harga murah. Kalau biasanya pengunjung harus menghabiskan Rp 24,3 juta selama seminggu, kini hanya Rp 17.000 saja.

Ini adalah aksi amal dari pemilik penginapan Carol Cavendish untuk anak-anak membantu yatim piatu dari Yayasan Lumos milik pengarang JK Rowling. Carol sendiri memiliki latar belakang anak yatim piatu yang diadopsi.

Siapa pun boleh mengikuti sayembara ini. Caranya tinggal mendaftarkan diri di situs resmi dari The Groundskeeper's Cottage. Pemenangnya diperbolehkan untuk mengajak 4 orang untuk menginap bersama.

Pemenang dari sayembara ini bukan cuma mendapat kesempatan menginap, tapi juga hadiah senilai 5.000 Poundsterling atau Rp 86 juta.

Ada banyak kegiatan yang disiapkan penginapan ini untuk pemenang. Pemenang bisa bertemu Hedwig sampai menikmati kereta uap Harry Potter di Goathland. Serunya lagi, untuk memaksimalkan momen Natal akan ada Sinterklas yang datang untuk memberikan hadiah.

Pemenang akan diumumkan pada tanggal 31 Oktober dan menginap tanggal 22-29 Desember 2019. Kamu berminat Potterhead?

Welcome Drink Untuk Para Tamu Allah

Para jamaah haji dan umrah adalah para tamu Allah di Arab Saudi. Saat sampai di hotel, mereka biasa diberikan welcome drink yang istimewa. Apa itu?

Seperti Anda ketahui, Indonesia adalah jamah haji terbesar di dunia yang mempunyai kuota jamaah kurang lebih sekitar 231.000 orang. Perjalanan menuju Madinah ataupun Makkah via pesawat terbang jika langsung dari Indonesia kurang lebih 9-10 jam jika langsung. Bisa Anda bayangkan berapa letih dan lelah dalam pesawat.

Sebagian para jamaah (kloter) singgah sekitar 10 hari di Madinah mendarat di Bandara Internasional Prince Mohammaed Bin Abdulaziz dan ada pula yang langsung menuju Makkah yang mendarat di Bandara Internasional King AbdulAziz Jeddah. Jika jamah pertama kali mendarat di Jeddah, merela melanjutkan perjalanan via darat dari Jeddah menuju Makkah sekitar 1 jam perjalanan.

Ketika para jamaah setelah sampai pada hotel masing-masing yang berada di Madinah mau pun di Makkah mereka akan disuguhkan minuman selamat datang yang berupa kopi khas dari Timur Tengah bernama Qahwah Arabi. Minuman ini disajikan ketika menyambut tamu di Arab Saudi, tetapi para pencinta kopi juga bisa menikmati pada saat sarapan ataupun setelah sarapan, biasa juga bisa dinikmati pada saat sore hari bahkan pula pada malam hari ketika keluarga atau teman berkumpul. Ada pula dari pihak hotel yang menyajikan minuman selamat datang berupa air zam-zam yang dituang melalui kendi yang unik ke gelas kecil

Pada umumnya Qahwa Arabi disajikan mengunakan termos khusus dan khas biasa disebut dengan Dallah dan dituangkan dalam cangkir kecil tanpa gagang biasa disebut dengan Fijan Qahwa (arabic coffee cup). Kopi disuguhkan dalam keadaan panas dan diberi sebutir kurma atau coklat untuk rasa manis dalam kopi tersebut karena dalam pembutan kopi tersebut tanpa mengunakan gula sedikit pun.

Anda akan merasakan pahit serta rasa pedas karena dicampur dengan cengkeh dan kapulaga yangĂ‚  merupakan herbal berkhasiat bagi tubuh kita. Kapulaga yang biasa digunakan untuk memasak di Indonesia adalah salah satu bumbu yang paling mahal ketiga setelah safron dan vanilla.