Sabtu, 21 Desember 2019

Hotel Budget Namun Kece di Perbatasan Tibet

Punya mimpi menjelajah perbatasan Tibet? Lalu bingung pesan penginapanya? Tenang, di sana banyak hotel keren yang bisa kamu inapi.

Tibet menjadi salah satu negara impian bagi banyak traveler. Alamnya yang indah, budayanya yang kental, serta suasananya yang damai membuat Tibet menjadi primadona.

Tapi di balik keindahan itu semua, tibet menjadi salah satu negara yang cukup sulit. Mulai dari akses, bahasa, hingga akomodasi. Lalu bagaimana kalau mau jalan-jalan ke sana. Apa sulit menemukan penginapan?

Bicara soal penginapan, traveler gak perlu khawatir. Karena penginapan di Tibet maupun perbatasannya itu banyak banget. Memang akan menjadi kendala besar kalau kalian tak mempersiapkan dari jauh-jauh hari.

Untuk urusan penginapan, aku mengandalkan Tiket.com. Kenapa? Yang jelas karena harga yang ditawarkan Tiket.com sangat masuk akal dan masuk di kantong pastinya.

Kalian percaya gak sih untuk penginapan bintang tiga harga yang ditawarkan kurang dari Rp 250 ribu. Hotel yang kental banget dengan nuansa China dan Tibet ini bernama Shangri-La Aged Tree Hotel.

Satu kamar ini bisa ditempati dua hingga tiga orang. Nah, dengan begitu satu orang cuma bayar Rp 100-125 ribu. Murah banget kan?

Untuk kalian yang berbudget minim, kalian bisa pilih hostel. Satu ranjang cuma dihargai Rp 60 ribu saja. Kalian enggak perlu khawatir soal kebersihannya. Kamar ini benar-benar bersih tapi kalian harus berbagi kamar mandi.

Tips penting lainnya, pilih penginapan yang dekat dari tempat wisata. Ini akan menghemat pengeluaran kalian selama berlibur. Sebisa mungkin, pilih penginapan yang dekat dengan masyarakat setempat agar bisa merasakan menjadi orang setempat dalam beberapa hari.

Sedangkan untuk mendapatkan harga termurah, kalian harus mendaftar sebagai member Tiket.com. Ini penting banget agar kalian tak ketinggalan informasi mengenai promo hotel internasional.

Setelah urusan penginapan, yang harus kalian pikirkan adalah transportasi. Di perbatasan China dan Tibet sudah dilengkapi dengan transportasi umum, semacam Transjakarta. Harganya pun sangat murah, yakni 1 Yen atau sekitar Rp 2.000 .

Bagi kalian yang ingin berkeliling ke pedesaan atau tempat wisata lebih baik ikut paket tur atau menyewa mobil. Ini akan memudahkan kalian untuk berpindah tempat. Sebab, transportation di sana sangat terbatas dan hanya beroperasi di waktu tertentu.

So, sudah siap menjelajah Tibet dan China?

Indahnya Kuil Emas Mengapung di Negeri Bollywood

 India tak cuma punya Taj Mahal. Di Kota Amritsar, ada sebuah kuil berlapis emas yang indah. Kuil ini juga terlihat mengapung di tengah kolam.

Amritsar, sebuah kota di provinsi Punjab India mungkin belum familiar bagi sebagian orang, biasanya orang Indonesia hanya mengetahui mumbai dan new delhi saja karna film-film bollywood. Lantas apa yang menjadikan Kota Amritsar ini menarik??

Amritsar adalah kota suci untuk pemeluk agama sikh atau sikhisme, seperti halnya mekkah untuk umat muslim dan vatican untuk umat katholik. ribuan orang datang setiap harinya untuk berdoa di Golden temple.

Saya melakukan perjalanan darat dari delhi ke amritsar sekitar 450km dengan waktu tempuh 8-10 jam. Saya di bantu dengan teman lokal yang beragama sikh, bahkan saya menginap bersama keluarga nya saat itu. Ciri khas pria sikh adalah turban yang selalu melekat dikepalanya,

Golden temple di bangun tahun 1500an dengan lapisan emas di atasnya. Konon emas itu memiliki berat 750kg. Uniknya, Golden Temple berada di tengah dengan kolam air di sekeliling nya.

Sebelum pintu masuk, kita harus mencuci kaki dan tangan. Juga di sediakam kain untuk menutup kepala.

Selain untuk berdoa, di bagian golden temple juga terdapat semacam aula besar. Di sana mereka membagikan makananan secara gratis.

Pihak temple rata-rata membagikan makanan kepada seratus ribu orang dalam setiap hari nya. Golden temple akan dikunjungi banyak wisatawan ketika perayaan dan hari besar tertentu.

Sekarang sudah banyak penerbangan ke amritsar dari jakarta dengan transit di Kuala lumpur atau singapura, tiket bisa di cek di tiket.com dengan sederet promo-promo menarik.

Cara Keliling Macau dalam Sehari

Pada kesempatan ini, saya berkunjung ke Macau berangkat dari Shenzhen. Tranportasi yang saya pakai saat itu adalah kapal Ferry. Berangkat dari Shekou ke Macau Outer Harbour, dengan lama perjalanan 45 menit. Biaya perjalanan RMB 210 (setara Rp 440 ribu). Tiket kapal bisa di beli saat traveler sampai di Shekou, Shenzhen.

Jika kalian bepergian ke Macao hanya sehari, dan akan balil ke Shenzhen atau Hongkong, alangkah baiknya jika kalian tidak membawa koper. Karena saat itu, saya akan ke Hongkong, maka koper saya masukkan ke dalam bagasi,dengan tambahan biaya lagi,kurang lebih Rp 50.000-100.000 per koper.

Tidak afdhol rasanya kalau ke Macau tapi tidak mengunjungi Reruntuhan St. Paul (Ruins of St. Paul). Dulunya, ini adalah bangunan gereja terbesar di Macau. Tetapi karena suatu bencana, gereja ini hanya tersisa bagian depannya saja. Pasti setiap orang yang datang kesini tidak mau melewatkannya, banyak dari pengunjung yang berfoto-foto.

Selanjutnya, saya menyempatkan ke salah satu kasino yang terbesar di Macau, Grand Lisboa. Di dalam nya, banyak orang yang bermain dengan bertaruh dana yang mereka punya.

Setelah puas melihat orang bermain di kasino, akhirnya saya menyempatkan berfoto di depan Grand Lisboa ini. Bentuk bangunan nya yang lucu dan terlihat megah bagaikan dilapisi dengan emas. Banyak orang yang berswafoto juga di sini.

Sebenarnya beberapa tempat lagi yang bisa di kunjungi di Macau, jika kalian menginap 1-2 hari. Buruan rencanakan perjalanan kalian dari sekarang. Terutama cari tiket pesawat murah di tiket.com.

Saya bepergian selalu pesan tiket pesawat di tiket.com, tak hanya murah dengan diskon nya tetapi juga pembeliannya yang mudah melalui aplikasi hp langsung, serta pemberitahuan pembeliannya pun cepat melalui Whatsapp. Pokoknya tiket.com is the best. Make your dream come true with tiket.com.

Hotel Budget Namun Kece di Perbatasan Tibet

Punya mimpi menjelajah perbatasan Tibet? Lalu bingung pesan penginapanya? Tenang, di sana banyak hotel keren yang bisa kamu inapi.

Tibet menjadi salah satu negara impian bagi banyak traveler. Alamnya yang indah, budayanya yang kental, serta suasananya yang damai membuat Tibet menjadi primadona.

Tapi di balik keindahan itu semua, tibet menjadi salah satu negara yang cukup sulit. Mulai dari akses, bahasa, hingga akomodasi. Lalu bagaimana kalau mau jalan-jalan ke sana. Apa sulit menemukan penginapan?

Bicara soal penginapan, traveler gak perlu khawatir. Karena penginapan di Tibet maupun perbatasannya itu banyak banget. Memang akan menjadi kendala besar kalau kalian tak mempersiapkan dari jauh-jauh hari.

Untuk urusan penginapan, aku mengandalkan Tiket.com. Kenapa? Yang jelas karena harga yang ditawarkan Tiket.com sangat masuk akal dan masuk di kantong pastinya.

Kalian percaya gak sih untuk penginapan bintang tiga harga yang ditawarkan kurang dari Rp 250 ribu. Hotel yang kental banget dengan nuansa China dan Tibet ini bernama Shangri-La Aged Tree Hotel.

Satu kamar ini bisa ditempati dua hingga tiga orang. Nah, dengan begitu satu orang cuma bayar Rp 100-125 ribu. Murah banget kan?

Untuk kalian yang berbudget minim, kalian bisa pilih hostel. Satu ranjang cuma dihargai Rp 60 ribu saja. Kalian enggak perlu khawatir soal kebersihannya. Kamar ini benar-benar bersih tapi kalian harus berbagi kamar mandi.

Tips penting lainnya, pilih penginapan yang dekat dari tempat wisata. Ini akan menghemat pengeluaran kalian selama berlibur. Sebisa mungkin, pilih penginapan yang dekat dengan masyarakat setempat agar bisa merasakan menjadi orang setempat dalam beberapa hari.

Sedangkan untuk mendapatkan harga termurah, kalian harus mendaftar sebagai member Tiket.com. Ini penting banget agar kalian tak ketinggalan informasi mengenai promo hotel internasional.

Setelah urusan penginapan, yang harus kalian pikirkan adalah transportasi. Di perbatasan China dan Tibet sudah dilengkapi dengan transportasi umum, semacam Transjakarta. Harganya pun sangat murah, yakni 1 Yen atau sekitar Rp 2.000 .

Bagi kalian yang ingin berkeliling ke pedesaan atau tempat wisata lebih baik ikut paket tur atau menyewa mobil. Ini akan memudahkan kalian untuk berpindah tempat. Sebab, transportation di sana sangat terbatas dan hanya beroperasi di waktu tertentu.

So, sudah siap menjelajah Tibet dan China?