Jumat, 20 Desember 2019

Bogor Punya Tradisi Adu Mercon, Tahu?

Tahukah kamu bila ada tradisi unik di Bogor. Namanya Ngadu Kuluwung atau Ngadu Karbit, adalah mercon dari dahan randu atau kapuk yang di isi karbit.
Kebudayaan Sunda khususunya masyarakat Bogor timur ini digelar pasca lebaran selama dua hari. Tradisi ini berasal dari Kampung Haur Kuning Desa Jonggol dan sudah ada sejak tahun 1970.

Hingga sekarang tradisi ini telah merambah ke desa-dasa lain bahkan kecamatan lain yang ada di Bogor timur. Kecamatan Sukamakmur jadi kawasan terbaru yang melakukannya.

Ini Replika Venesia di Puncak Bogor

 Ada kawasan wisata untuk lepas penat di Puncak Bogor, Little Venice. Seperti namanya, wisatawan akan merasa seperti liburan di Venesia.

Keindahan kota kanal Venesia memang jadi favorit. Tapi tak perlu jauh ke Italia, traveler bisa main ke Bogor untuk merasakan Venesia.

Little Venice berlokasi di Batubalang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Tepatnya masih berada dalam kawasan Kota Bunga.

Little Venice merupakan miniatur dari Kota Venesia, Italia yang bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Dengan konsep tempatnya yang mirip dengan Kota Venesia membuat kita seolah-olah sedang berada di luar negeri. Inilah yang menjadi daya tarik kota wisata ini.

Layaknya Venesia, tempat wisata ini menyediakan wahana gondola untuk wisatawan. Di sepanjang perjalanan menggunakan gondola, kamu akan menikmati keindahan arsitektur bagunan-bangunannya. Mengajak pasangan bisa menjadi pilihan terbaik karena suasana yang disajikan cukup romantis.

Selain gondola, kamu juga bisa menikmati kapal, perahu, sepeda air, ubber boat, perahu naga, dan lainnya. Masing-masing wahana ini memiliki tiket masuk yang berbeda, dan pastikan kamu manyakan sebelum mencobanya ya.

Wisata ikonik dunia lain juga bisa kamu temukan di sini. Kamu juga bisa menikmati ikon dunia lainnya seperti Patung Merlion Singapura, Menara Eiffel Paris, hingga Kuil Itsukushima Jepang.

Little Venice juga menyediakan fasilitas penunjang. Di sana juga terdapat kolam pancing, kolam renang, arena fantasi, tempat bermainan anak, lapangan tenis, dan penyewaan kuda. Selain itu, di sana juga terdapat restoran, toilet umum, dan tempat parkir yang cukup luas menampung pengunjung.

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Little Venice, kamu bisa menuju ke kawasan Villa Estate, Puncak, Bogor. Villa yang berkonsep megah ini awalnya dibangun untuk penginapan. Tetapi karena viralnya tempat ini membuat pengelola akhirnya membukanya untuk umum.

Berdarah-darah, Cara Warga Banjarnegara Meminta Hujan

Musim kemarau yang panjang membuat sebagian besar warga di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah melakukan Tradisi Unjungan. Tradisi ini merupakan ritual tradisional untuk meminta hujan yang sudah dilakukan secara turun temurun dari nenek moyang mereka selama ratusan tahun silam.

Acara ritual tradisional ini dilakukan dengan cara adu pukul pada bagian kaki yang dilakukan oleh orang dewasa dengan menggunakan sebilah rotan sebagai alat untuk memukul. Di Desa Gumelem sendiri, Tradisi Ujungan telah dilakukan secara turun temurun serta biasa diselenggarakan pada saat musim kemarau panjang.

Karena pada musim ini para petani di desa tersebut sangat membutuhkan air untuk mengairi sawahnya. Menurut kepercayaan sebagian warga di desa tersebut, untuk mempercepat datangnya hujan, para pemain Ujungan harus memperbanyak pukulan kepada lawannya hingga terluka dan mengeluarkan darah.

Tradisi Ujungan yang merupakan acara ritual dengan menggabungkan antara seni musik, tari dan bela diri. Ritual adu pukul ini tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan antar pemainnya, pasalnya untuk setiap pemain yang berani maju dan bertarung harus tetap mengikuti peraturan yang telah diberikan oleh seorang wasit.

Sebelum para peserta unjungan mengikuti acara ritual ini mereka yang berani akan mengajukan diri untuk ikut bermain. Setelah itu pemain ini akan dikenakan perlengkapan oleh panitia untuk keamanan dirinya. Acara ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik domestik dan mancanegara karena keunikannya. Setiap acara ini dilakukan selalu ramai dengan pengunjung yang datang untuk menyaksikan.

Untuk tahun ini gelaran Festival Ujungan akan dilaksanakan tanggal 4 sampai 6 Oktober 2019 tepatnya di area persawahan dusun Ketandan, Desa Gumelem. Selain acara inti Ujungan, juga ditampilkan beberapa seni hiburan serta budaya seperti seni kuda lumping, kenthongan dan lainnya. Untuk tanggal 5 pada malam hari sangat cocok untuk kaum muda menghabiskan malam minggu di acara Festival Ujungan karena akan disuguhkan acara senandung kitiran yang membuat suasana malam minggu menjadi berwarna.

Mengenal Gunung Raung yang Terbakar & Pendaki Sampai Terjebak

 Gunung Raung di Jawa Timur kebakaran dan beberapa pendaki terjebak sampai akhirnya dievakuasi. Gunung Raung sejatinya merupakan destinasi favorit pendaki.

Jalur pendakian Gunung Raung di wilayah Kalibaru Banyuwangi terbakar kemarin, Jumat (4/10/). Wilayah yang terbakar di sekitar pos 7 hingga 9.

13 Pendaki pun sempat terjebak di sana. Ke-13 orang tersebut terdiri dari 2 porter, 2 guide, 2 WNI, 7 WNA Singapura. Beruntung, kabar terakhir mereka semua sudah bisa dievakuasi.

Mengenal profil Gunung Raung lebih dekat, Gunung Raung memiliki ketinggian 3.332 mdpl dan berada di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember. Gunung ini pun masuk dalam daftar 10 gunung tertinggi di Indonesia.

Akses menuju puncak Gunung Raung bisa melewati Kalibaru Banyuwangi atau via Bondowoso. Jalur menuju puncak Raung lewat Bondowoso di Kecamatan Sumber Wringin memiliki medan yang cukup ringan bila dibandingkan dengan lewat Banyuwangi.

Asal tahu saja, pendakian Gunung Raung sangat menantang dikarenakan medannya yang sulit. Tiket masuk pendakian bisa didapatkan di basecamp dengan harga Rp 20 ribu per orang. Letak basecamp dengan jalur pendakian, ternyata masih berkisar 2,5 km sehingga fisik harus kuat.

Terdapat beberapa pos yang dilalui saat pendakian Gunung Raung ini di antaranya Pos Motor, Pos Aborsi, Pos Sumur, Pos Demit, Pos Mayit, Pos Angin, Pos Deden, dan yang terakhir puncak.

Pos sumur menuju Pos Demit membutuhkan waktu 3-4 jam dengan medan jalanan setapak menanjak sudut kemiringan 50-70 derajat. Pos Demit menuju Pos Mayit membutuhkan waktu 30 menit dengan jalanan setapak menanjak sudut kemiringan 20-30 derajat. Pos Demit menuju Pos Angin membutuhkan waktu 2-3 jam.

Lelah terbayar setelah melihat pemandangan di Puncak Gunung Raung. Puncak Gunung Raung memiliki kaldera yang disebut terbesar se-Pulau Jawa. Lekukan indah relief-relief batu mengelilingi kaldera Gunung Raung.

Sayangnya, terdapat batas waktu saat di puncak yaitu pada jam 10.00 WIB semua pendaki harus sudah turun dari puncak. Aturan ini dibuat karena pada saat pukul 10.00 WIB ke atas cuaca sering tidak stabil, terkadang juga terjadi badai.

Cuaca mudah berubah-ubah di Gunung Raung, oleh sebab itu pendaki disarankan membawa mantel dan penghangat. Bawalah bekal makanan dan minuman secukupnya karena pendakian Gunung Raung via Bondowoso ini tidak terdapat sumber mata air. Fisik dan stamina juga harus fit.

Terkait kebakaran, hingga kini pihak terkait masih berusaha memadamkan api. Kemungkinan, pendakian Gunung Raung ditutup sementara waktu.

Ini Replika Venesia di Puncak Bogor

Ada kawasan wisata untuk lepas penat di Puncak Bogor, Little Venice. Seperti namanya, wisatawan akan merasa seperti liburan di Venesia.

Keindahan kota kanal Venesia memang jadi favorit. Tapi tak perlu jauh ke Italia, traveler bisa main ke Bogor untuk merasakan Venesia.

Little Venice berlokasi di Batubalang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Tepatnya masih berada dalam kawasan Kota Bunga.

Little Venice merupakan miniatur dari Kota Venesia, Italia yang bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Dengan konsep tempatnya yang mirip dengan Kota Venesia membuat kita seolah-olah sedang berada di luar negeri. Inilah yang menjadi daya tarik kota wisata ini.

Layaknya Venesia, tempat wisata ini menyediakan wahana gondola untuk wisatawan. Di sepanjang perjalanan menggunakan gondola, kamu akan menikmati keindahan arsitektur bagunan-bangunannya. Mengajak pasangan bisa menjadi pilihan terbaik karena suasana yang disajikan cukup romantis.

Selain gondola, kamu juga bisa menikmati kapal, perahu, sepeda air, ubber boat, perahu naga, dan lainnya. Masing-masing wahana ini memiliki tiket masuk yang berbeda, dan pastikan kamu manyakan sebelum mencobanya ya.

Wisata ikonik dunia lain juga bisa kamu temukan di sini. Kamu juga bisa menikmati ikon dunia lainnya seperti Patung Merlion Singapura, Menara Eiffel Paris, hingga Kuil Itsukushima Jepang.