Jumat, 20 Desember 2019

Selamat Pagi dari Bukit Panguk

Mencari sunrise kini jadi salah satu aktivitas saat liburan. Kalau kamu di Yogyakarta, Bukit Panguk bisa jadi salah satu pilihan wisata pagi hari.

Yogyakarta, sebuah kota yang penuh rindu tidak pernah habis pesonanya bila traveling kesana. Selalu akan ada cerita indah disetiap sudutnya, aku mencintaimu kota Yogyakarta.

Belum lama kakiku menginjakan kembali di kota ini dan kali ini bersama para sahabat yang sudah seperti keluarga. Salah satu tujuan utama kita mau melihat secara langsung Sunrise di Bukit Panguk, Yogyakarta.

Tepat pukul 04.00 WIB kami dijemput driver untuk menuju Bukit Panguk, beralamat di Kediwung, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55783.

Perjalanan yang masih sangat sepi serta dingin menemani kami semua di dalam mobil, meski jalanan penuh berliku tidak mengurangi antusias kami.

Saat ambil wudhu di lokasi, salah satu sahabatku bergumam setelah sholat shubu. 

Tempat wisata Bukit Panguk tidak ada tiket masuk yang harus kita beli, hanya bayar parkir mobil saja Rp.10.000. Namun ada spot-spot poto yang harus pakai tiket, tapi tenang ajaa tiketnya murah kok Rp.2.000-Rp.3.000 per spot poto.

Bukit Panguk sebuah lokasi untuk melihat Keindahan Sunrise dari atas bukit. Di sekeliling ada pagar pebatas di mana kita boleh ambil poto jadi dijamin.

Pohon pinus yang tinggi-tinggi menambah keindahakan dari Bukit Panguk itu sendiri, jangan lupa siapin handphone atau camera mu untuk kamu abadikan keindahan sunrise di Bukit Panguk. Saat matahari mulai terbit, pandanganku terfokus dengan indahnya ciptaan Tuhan di tanah Jogja ini.

Angin segar langsung menyapu wajahku dengan sejuknya. Pemandangan yang awalnya gelap mulai berubah menjadi terang, kabut putih melintas seperti negri diatas awan menambah keindahan di Bukit Panguk ini.

Dua mata ini serasa tidak mau berkedip sambil menghirup udara yang super sejukk. Setelah puas dengan melihat sunrise dan perut berdendang tidak usah takut. Karena di Bukit Panguk ada banyak warung makan yang selalu dipenuhi oleh wisatawan yang lapar setelah melihat Sunrise.

Menu yang dijual pun beraneka macam, mulai dari nasi goreng, mie goreng, mie rebus, gorengan bakwan, gorengan pisang dan segala macam minuman hangat dan dingin.

Selain warung makan, tempat wisata Bukit Panguk juga sangat ramah wisatawan. Karena memiliki mushala, mukena, dan sarung yang bersih, itu bukti nyata sangat di urus dengan baik.

Ada juga toilet yang di jaga oleh warga sekitar, aku memanggilnya embah saja. Beliau sudah 30 tahun lebih menjaga toilet di Bukit Panguk, di depan toilet ada kotak uang bila kita selesai.

Mencari Sunrise di Bukit Panguk bisa banget bila kamu traveling ke Yogyakarta. Setelah selesai dari Bukit Panguk bisa langsung menuju tempat wisata lain seperti Pinus Becici, Wisata Batu Songgo langit dan tempat wisata lain.

7 Kapal Pesiar Mewah dan Terbesar di Dunia

Siapa yang tak mau jalan-jalan dengan kapal pesiar? 7 kapal pesiar mewah dan terbesar di dunia ini bikin kamu takjub.

Ada banyak kapal pesiar yang sering membawa para penumpangnya menjelajah keliling dunia. Beberapa kapal memang dikeluarkan oleh perusahaan yang sama. Untuk kapal pesiar berukuran besar, biasanya mereka menggunakan tenaga nuklir.

Berikut ini beberapa jenis kapal pesiar terbesar dan mewah yang dirangkum oleh detikTravel:

1. Queen Mary 2 RMS

Ini bisa dibilang menjadi kapal pesiar yang populer di dunia. Salah satu keunggulan Queen Mary 2 adalah memiliki kabin yang besar dan mewah. Luasnya mencapai 232 meter persegi. Uniknya, para penumpang diperbolehkan untuk membawa hewan peliharaannya untuk menginap di sini. Tiketnya lebih dari US$800 atau setara dengan Rp 11 jutaan.

2. The Riviera Oceania Cruise

Diluncurkan pada tahun 2011, kapal pesiar mewah ini memiliki desain yang sangat menarik. Langsung dari tangan Ralph Laurent, dengan suasana yang homey. Tiket kapal pesiar ini terbilang cukup mahal, tarif sewanya sekitar Rp 24 juta.

Tansi Ampek, Air Terjun Perawan dari Sumbar

 Inilah Air terjun Tansi Tampek di Sumatera Barat. Masih perawan dan asri, air terjun ini bisa jadi pilihan untuk lepaskan penat sepekan.

Berada di kota Padang Aro, ibukota Kabupaten Solok Selatan merupakan sebuah berkah tersendiri. Waktu seakan berhenti dikota kecil ini, perbukitan dengan hutan belantara dan kabut tipis serta berhawa sejuk ini memang tiada duanya.

Kota ini di kelilingi oleh sungai dan lembah, sungainya pun banyak mulai dari hulu yang kecil hingga ke hilir yang semakin melebar. Kebanyakan sungai berhulu dikaki gunung Kerinci yang berdiri dengan gagah perkasa. Sehingga tidak heran dijuluki sebagai nagari seribu sungai.

Air terjun Tansi Ampek menyajikan pemandangan yang indah mengingat alam di sekitarnya masih alami dan perawan. Air terjun ini memiliki debet air yang stabil serta memiliki kolam dengan kedalaman airnya yang cukup untuk para pengunjung berenang di sana.

Untuk sampai di objek wisata yang berjarak sekitar 8 kilometer dari pusat ibukota Solok Selatan, Padang Aro, pengunjung akan melewati kawasan perkebunan teh PT Mitra Kerinci sepanjang 3 kilometer yang berlatar tinggi menjulang Gunung Kerinci.

Hamparan perkebunan teh dengan hawa dingin serta udara sejuk mampu menghilangkan penat pengunjung setelah berkendaraan melewati perjalanan panjang. Diperlukan kendaraan mobil 4x4 agar bisa menanjak dengan jalanan berbatu serta motor yang handal, jangan motor matic yang dipastikan akan gagal untuk mencapai puncak.

Waktu terbaik untuk mengunjungi air terjun ini adalah disaat musim kemarau saat ini, karena debit air bisa tiba-tiba meninggi dan menjadi air bah yang berbahaya bagi pengunjung dikala musim hujan. Tetapi karena didaerah pegunungan Kerinci, gerimis kecil sering turun walaupun disaat musim kemarau seperti dibulan September 2019.

Ada banyak air terjun dikota Padang Aro ini, sedikitnya terdapat 5 buah air terjun baik yang kecil maupun yang besar. Tetapi yang terbesar yaitu air terjun tangsi ampek, yang terdiri dari dua tingkat.

Tingkat pertama memiliki ketinggian 15 meter dan tingkat kedua dengan tinggi 10 meter yang berjarak 5 meter dari air terjun tingkat pertama. Bahkan ditahun 2009, menurut catatan ada 4 orang atlet kayak internasional dari Afrika Selatan meluncur dengan kayak dari ketinggian 16 meter dalam rangka mengikuti kegiatan survei dan eksebisi kayak arus deras di Solok Selatan.

Wilayah yang dikenal sebagai Nagari Seribu Sungai itu memiliki sungai-sungai dengan kualitas kelas dunia untuk menjadi destinasi wisata kayak arus deras (Whitewater Kayaking).

Tapi sayang "bungkusan" obyek wisata dikota ini masih seadanya saja dan lebih mengandalkan orang lokal sebagai guide. Tidak ada penanda obyek wisata dan jalan menuju ke obyek wisata pun belum ditata rapi.

Padahal potensinya sangat luar biasa. Kembali ke air terjun tangsi ampek, jalan setapak menuju ke lokasi air terjun ini agak sedikit tertata dan yang masih kurang mengenai safety untuk para pengunjung.

Yang patut diingat ketika hujan deras turun sebelumnya, para pengunjung dilarang untuk turun kedalam aitr terjun, karena dikhawatirkan terjadi air bah yang bisa datang tiba-tiba. Air yang segar dan keadaan sekitar yang masih alami ditambah dengan kebun teh yang maha luas, dipastikan rasa lelah pasti sirna.

Air dingin air terjun yang sangat sejuk patut untuk dinikmati dan bagi yang tidak bisa berenang, harap hati-hati. Beberapa batuan agak licin karena lumut sehingga sendal kaki atau sepatu patut dibuka.

Berada dibawah terpaan air terjun sangatlah berguna bagi tubuh, karena di air terjun banyak sekali ion positive yang berguna bagi kesehatan tubuh.

Setelah selesai menikmati air terjun selama 1 jam, kami kembali keatas dan berganti baju. Hawa dingin segera menerpa, gerimis tipis kembali membasahi bumi. Jangan lupa buanglah sampah ditempatnya! Walau obyek wisata ini gratis, bukan berarti bisa seenaknya saja dan tidak menjaga bumi dari sampah.